3 Tokoh Lokal Diperhitungkan, dan Muncul di Musra XI Lampung

SIGERLINKCOM | Musyawarah Rakyat (Musra) XI Lampung digelar beberapa waktu yang lalu, dan panitia melaksanakannya dengan sangat demokratis. Para relawan Jokowi bebas menentukan calon yang paling pantas melanjutkan kepemimpinan dua periode Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Adapun tujuan Musra XI Lampung tersebut adalah untuk mengetahui dan menjajaki aspirasi akar rumput dalam menentukan pilihan presiden untuk menggantikan Jokowi yang sudah menjabat 2 periode sebagai Presiden Republik Indonesia.

Namun yang paling menarik dari Musra XI Lampung  tersebut adalah munculnya 3 Tokoh Lokal yang menjadi aspirasi akar rumput di antara sederet Tokoh Nasional yang menjadi pilihan peserta Musra.

Dari ketiga tokoh Lampung tersebut adalah pertama Irjen Pol (Purn) DR. H. Ike Edwin S.H., M.H., M.M., yang  merupakan Kapolda Lampung pada tahun 2016 dan juga salah satu tokoh Lampung.

Yang kedua adalah Arinal Djunaidi yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur Lampung, dan yang ketiga adalah salah satu tokoh wanita Lampung adalah Chusnunia Chalim yang juga masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Lampung.

Walaupun ketiga tokoh Lampung tersebut jauh panggang dari api jika akan menggantikan Jokowi sebagai Presiden Republik Indonesia pada periode yang akan datang, namun paling tidak ketiga tokoh Lampung tersebut patut diperhitungkan dalam kancah politik lokal untuk memimpin Lampung pada periode yang akan datang.

Dimana Provinsi Lampung pada tahun 2024 juga akan melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati yang masa Kepemimpinannya telah habis pada tahun 2023.

Diantara 3 tokoh Lampung tersebut, adalah merupakan putra-putri terbaik Lampung yang mempunyai rekam jejak masing-masing, memiliki kelebihan dan keunggulan masing-masing yang mempunyai kemampuan, prestasi dan dedikasi serta komitmen masing-masing.

Dang Ike yang merupakan asli putra Lampung, setelah purna tugas dari Kepolisian, rela meninggalkan gemerlapnya kehidupan kota metropolitan Jakarta dan pulang ke Lampung demi untuk menyumbangkan pikiran, gagasan serta ide-ide cemerlangnya untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Lampung, yang merupakan tanah kelahiran orang tua dan keluarga besarnya.

Seperti yang disampaikan Dang Ike kepada Lampung7.com saat berbincang santai di kediamannya Lamban Gedung Kuning (LGK) jalan Pangeran Suhaimi, Sukarame Bandar Lampung, Minggu (25/12/2022).

“Kalau saya hanya memikirkan diri saya sendiri dan keluarga dalam menjalani kehidupan dimasa pensiun ini, mungkin saya tinggal di Jakarta saja, rumah saya punya di Jakarta, untuk biaya hidup sehari-hari Insya Allah masih ada Rezeki dari Allah SWT, tapi saya lebih memilih pulang ke Lampung setelah saya pensiun dari kepolisian,” ujar Ike Edwin.

Masih menurut Ike Edwin, pulangnya dia ke Lampung setelah purna tugas dari Kepolisian, karena dia ingin terus mengabdi kepada masyarakat terutama di tanah leluhurnya atau tanah kelahiran orang tua dan keluarganya.

“Saya mengabdi pada bangsa dan negara ini sudah 40 tahun sebagai anggota Bhayangkara, dan sudah bertugas di 15 provinsi dan beberapa kabupaten di Indonesia, termasuk Jadi Kapolda Lampung pada tahun 2016 yang lalu, dan saya telah menyumbang pikiran, tenaga, ide dan gagasan serta kemampuan selama saya bertugas di berbagai wilayah di Indonesia tersebut dalam bekerjasama dengan Forkompinda untuk keamanan, kemajuan dan kesejahteraan masyarakat setempat,” katanya.

Lanjut Dang Ike, Tugas di Kepolisian boleh selesai tapi pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara serta Agama tidak boleh selesai.

“Saya memang sudah Purna dari tugas di Kepolisian, tapi pengabdian kita kepada bangsa, negara, masyarakat, dan Agama tidak boleh berhenti selagi kita punya kemampuan fisik dan mental serta daya pikir yang baik. Dan yang terpenting pengabdian itu kita niatkan dan kita jalankan semata-mata untuk ibadah,” ucapnya.

Menurut Dang Ike juga, Lampung adalah daerah yang kaya akan sumber daya alam dan memiliki tanah yang cukup subur, tergantung bagaimana mengelolanya dengan baik untuk kesejahteraan dan kemajuan masyarakat dan provinsi Lampung.

“Lampung ini adalah merupakan daerah kaya dan subur, banyak sumber daya alam di Lampung ini yang kita miliki, baik hasil pertaniannya, perkebunan, maupun potensi pariwisata, yang jika dikelola dengan baik akan membuat masyarakat Lampung sejahtera, dan kemajuan untuk provinsi Lampung, jadi tinggal bagaimana para pemangku kebijakan di Lampung ini mengelola potensi yang ada,” katanya.

Ketika disinggung tentang munculnya nama Ike Edwin di Musra XI Lampung, Dia mengatakan bahwa masyarakat yang bisa menilainya.

“Untuk masalah tersebut hanya masyarakat yang bisa menilai, yang jelas untuk pemimpin Lampung kedepannya harus yang bisa membuat perubahan untuk masyarakat dan provinsi Lampung, baik segi kesejahteraan masyarakatnya, maupun dari sisi pembangunannya,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan bahwa masyarakat harus jeli dalam memilih pemimpin kedepannya.

“Masyarakat harus jeli dalam memilih pemimpin kedepannya, jangan sampai provinsi Lampung ini jauh ketinggalan dari provinsi lain di sumatera pada khususnya maupun di Indonesia pada umumnya.” Pungkasnya. | Feby.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *