SEJUMLAH OKNUM KEPALA SMK NEGRI UNGGULAN DI WAY KANAN DIDUGA KORUPSI DANA BOS

Sigerlink.com – Way Kanan, Penetapan Satuan Pendidikan Sebagai Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Unggul di Provinsi Lampung Negeri yang ada di Kabupaten Way Kanan Salah satunya SMK Negri 1 Way Bahuga.

“Nyatanya realisasi dana BOS di beberapa SMK Negeri di Provinsi Lampung pada Tahun 2024 dalam laporan khususnya masalah pembayaran guru honorer bermasalah.

Berdasarkan pakta di lapangan realisasi pembayaran guru honorer tersebut banyak mengalami kerugian diduga kuat merugikan Negara ratusan juta pertahun dalam 1 (satu) Sekolah SMK Negri yang ada di Provinsi Lampung.

“Misalnya untuk di SMK Negri 1 Buay Bahuga dalam laporan realisasi pembayaran 7 Guru Honorer Rp 399.820.000.- pakta di lapangan seharusnya sampai dengan nominal yang di laporkan.

Menurut Andika Leo S. Pd Sebagai Pemerhati Pendidikan  Provinsi Lampung mengatakan, umumnya 1(satu) guru honorer SMK Negri di Provinsi Lampung hanya dibayar paling banyak Rp 50.000,. ribu per jam dan dalam sebulan hanya mendapatkan maksimal 24 jam pelajaran mengajar, untuk masing-masing guru.

“Sehingga dalam sebulan setiap guru honorer SMK Negri mendapatkan gaji maksimal sebesar Rp 1.200.000,.per bulan atau sebesar Rp 14.400.000 per tahun,” jelas Andika kepada Sigerlink.com , Jum’at  03/11/2025

Belum lagi anggaran lainnya yang terindikasi sarat akan penyimpangan berikut jenis mata anggarannya:

•Pelaksanaan satuan pendidikan dan bermain untuk tahap I II menghabiskan anggaran Rp 179.426.500.,

•Pelaksanaan Adminitrasi kegiatan Satuan  Pendidikan Rp 332.890.300.,

•Pemeliharaan Sarana Dan Prasana I IIRp 159.785.000;

“Sumber menambahkan hal seperti ini bukan hanya terjadi di SMK Negri 1 Buay Bahuga Iman Handoko selaku Kepala Sekolah, tapi ada beberpa sekolah dengan modus serupa yang ada di Kabupaten  Way Kanan.

“Berikut daftar nama-nama sekolah SMK Negri lainnya diantaranya:

SMKN 1 PAKUAN RATU
Untuk 1 (Satu) mata anggaran terdapat indikasi korupsi misalnya :
• 10 Guru Honorer
• Laporan Realisasi Rp.315.565.000.-
• Seharusnya Rp.144.000.000.-
• Kelebihan Laporan Pembayara Rp.171.565.000.-

SMKN 1 NEGRI AGUNG
• 5 Guru Honorer
• Laporan Realisasi Rp.196.326.000.-
• Seharusnya Rp.72.00.000.-
• Kelebihan Laporan Pembayaran Rp.124.326.000.-

“Untuk itu, pihak Inspektorat dan Kejaksaan diminta segera periksa sejumlah oknum-oknum Kepala Sekolah  yang diduga melakukan indikasi korupsi tersebut.

Mau tau bagai mana kelanjutan beritanya tunggu Sigerlink.com edisi mendatang.(YUS)

Tinggalkan Balasan