Blog

  • Sekolah Dipalak Rp. 500.000 Demi Banner Bupati? Dugaan Pungli Mengguncang Pendidikan Lampung Barat!

    Sekolah Dipalak Rp. 500.000 Demi Banner Bupati? Dugaan Pungli Mengguncang Pendidikan Lampung Barat!

    Lampung Barat —Sigerlink.com, Kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat kembali menuai sorotan tajam. Sejumlah kepala sekolah dari tingkat PAUD, SD hingga SMP mengeluhkan adanya kewajiban menebus banner sosialisasi program Bupati dengan biaya mencapai Rp. 500.000 per sekolah. (4/04/2026)

    Program yang diklaim sebagai bagian dari sosialisasi tersebut justru dinilai membebani pihak sekolah. Setiap sekolah disebut diwajibkan mengambil dua banner berukuran sekitar 1,5 x 2 meter dengan harga yang telah ditentukan.

    Informasi yang dihimpun menyebutkan, instruksi pengambilan banner bahkan telah disampaikan sebelum Hari Raya Idul Fitri. Dalam praktiknya, sejumlah kepala sekolah mengaku tidak memiliki pilihan selain mengikuti arahan tersebut.

    “Sebelum Lebaran kami sudah disuruh ambil banner di dinas. Harganya Rp. 500.000 untuk dua banner, ini dan itu sifatnya wajib,” ungkap salah satu kepala sekolah yang meminta identitasnya dirahasiakan.

    Kondisi ini diperparah dengan keterbatasan anggaran sekolah. Tidak sedikit yang mengaku keberatan, bahkan ada yang belum mengambil banner karena tidak memiliki dana.

    “Ada yang belum bayar karena memang tidak ada uang. Kalau belum bayar, banner juga belum diberikan,” ujar sumber lainnya.

    Sumber lain juga menyebutkan bahwa praktik semacam ini bukan hal baru.

    “Kalau dari mereka (dinas), biasanya bayar, mas. Nggak ada yang gratis,” ucapnya.

    Harga yang ditetapkan untuk setiap banner adalah sebesar Rp. 500.000. Nilai ini memicu tanda tanya besar, mengingat harga umum pencetakan banner dengan kualitas bahan terbaik di pasaran berkisar sekitar Rp. 35.000 per meter.

    Dengan ukuran sekitar 1,5 x 2 meter, perhitungan sederhana menunjukkan adanya selisih harga yang cukup signifikan. Kondisi ini jelas semakin memperkuat kecurigaan publik terhadap transparansi pengadaan banner tersebut.

    Salah satu pelaku usaha percetakan di Lampung Barat yang tidak mau di sebutkan namanya bahkan mengungkapkan bahwa banner tersebut tidak diproduksi melalui percetakan lokal.

    “Mereka sekarang cetak sendiri, mas. Kemarin guru-guru cerita mereka dipatok harga dan wajib mengambil banner tersebut,” jelasnya.

    Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Lampung Barat, Tati Sulastri, S.Sos., M.M., tidak memberikan penjelasan langsung dan mengarahkan konfirmasi kepada Kepala Bidang Kebudayaan, Endang Guntoro.

    Dalam keterangannya, Endang menyebut bahwa pengadaan banner merupakan bagian dari sosialisasi program unggulan Bupati di lingkungan pendidikan. Ia juga menyatakan bahwa pembiayaan banner bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang difasilitasi oleh dinas.

    Namun, pernyataan tersebut justru memunculkan polemik baru. Mengingat penggunaan dana BOS memiliki aturan ketat dan tidak semua jenis pengeluaran dapat dibenarkan.

    Saat ditanya terkait mekanisme pengadaan, Endang menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan merupakan program pengadaan dinas sehingga tidak melalui proses lelang.

    “Karena ini bukan program pengadaan dinas, maka tidak melalui proses lelang,” jelasnya.

    Ia juga menyebutkan bahwa biaya Rp. 500.000 mencakup produksi, distribusi, serta operasional lainnya.

    “Ini murni untuk sosialisasi program unggulan Bupati, percetakannya dari Bandar Lampung, biaya tranportasi dan operasional yang menunggu di dinas,” tegasnya.

    Namun bagi banyak pihak, dalih tersebut dinilai belum cukup menjawab substansi persoalan, terutama terkait kewajiban pembayaran dan transparansi harga.

    Founder Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (Germasi), Ridwan Maulana, SH.,C.PL.,CDRA menilai adanya indikasi kuat dugaan pungutan liar (pungli) yang dibungkus dalam program banner.

    “Jika benar seluruh sekolah diwajibkan membayar Rp. 500.000, maka nilainya sangat besar. Ini patut diduga sebagai pungli yang harus ditelusuri secara serius,” tegasnya.

    “Dana BOS penggunaannya diatur ketat. Jika dipaksakan untuk kegiatan seperti ini, maka berpotensi menyalahi aturan,” lanjutnya.

    Desakan kini menguat agar aparat penegak hukum segera melakukan pemeriksaan dan penyelidikan menyeluruh.

    Langkah tegas dinilai penting agar praktik serupa tidak kembali terulang di dunia pendidikan, khususnya di Lampung Barat.

    Aparat penegak hukum diminta tidak boleh lemah, serta harus menunjukkan ketegasan tidak tumpul ke atas dan tajam ke bawah.

    Bahkan, di tengah suhu udara Lampung Barat yang dikenal dingin, aparat diingatkan agar tidak ikut “mendingin”, melainkan tetap tajam, responsif, dan berani menindak siapa pun yang terbukti melanggar hukum.

    Ridwan juga mendesak adanya audit pemeriksan dan penyelidikan secara transparan dan terbuka agar tidak mencederai kepercayaan publik.

    “Kami minta dilakukan, audit, pemeriksan dan penyelidikan terbuka kepada pihak pihak yang terkait. Jangan sampai pendidikan dijadikan ladang praktik yang merugikan sekolah dan masyarakat,” ujarnya.

    Meski demikian, ia mengingatkan agar semua pihak tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

    “Semua dugaan harus dibuktikan melalui proses hukum yang berlaku. Namun indikasi yang muncul tidak boleh diabaikan,” pungkasnya.

    Persoalan ini kini menjadi sorotan luas. Jika tidak segera dikaji ulang, kebijakan tersebut bukan hanya berpotensi melanggar aturan, tetapi juga dapat menggerus kepercayaan publik terhadap tata kelola pendidikan di Kabupaten Lampung Barat.(wd)

  • Terima Dubes Palestina, Gubernur Mirza: Solidaritas Lampung Lahir dari Ketulusan

    Terima Dubes Palestina, Gubernur Mirza: Solidaritas Lampung Lahir dari Ketulusan

    Bandar Lampung — Suasana hangat dan penuh keakraban terasa saat Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menyambut kedatangan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari, di ruang kerjanya, Senin (20/4/2026).

    Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza menegaskan bahwa dukungan Lampung untuk Palestina lahir dari ketulusan hati. Baginya, solidaritas itu bukan sekadar sikap politik, melainkan panggilan kemanusiaan.

    “Masyarakat Lampung sangat mencintai Palestina. Dukungan kami akan terus mengalir tanpa perlu diminta. Kami merasa bangga dan terhormat bisa menyambut saudara kami dari Palestina di sini,” ujar Gubernur.

    Sebagai bentuk kepedulian nyata, Pemerintah Provinsi Lampung membuka ruang kolaborasi yang luas, mulai dari sektor pendidikan, ekonomi, hingga kemanusiaan. Gubernur Mirza menyampaikan bahwa Lampung siap menjadi tempat yang ramah bagi warga Palestina untuk belajar, berkarya, dan membangun harapan baru.

    Ia mengungkapkan, sejumlah perguruan tinggi di Lampung telah menyatakan kesiapan menerima mahasiswa Palestina, termasuk dari Gaza. Bahkan, Pemprov Lampung saat ini tengah membantu pengurusan dokumen seorang mahasiswa asal Gaza yang menempuh pendidikan di Universitas Lampung.

    “Kampus-kampus kami terbuka. Kami ingin mereka merasa aman dan diterima, seperti di rumah sendiri,” ungkapnya.

    Tak hanya di bidang pendidikan, peluang kerja sama ekonomi juga menjadi perhatian. Gubernur Mirza mengajak pelaku usaha Palestina untuk menjajaki potensi investasi di Lampung, sekaligus mendorong kolaborasi langsung dengan pengusaha lokal.

    “Kami ingin membangun hubungan yang saling menguatkan. Ketika mereka berkembang di sini, manfaatnya juga akan kembali kepada keluarga dan masyarakat mereka di Palestina,” tambahnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Dubes Palestina Abdalfatah A.K. Alsattari turut berbagi kisah yang menyentuh tentang kondisi kemanusiaan di Gaza. Dirinya menceritakan bagaimana keluarganya dan masyarakat Gaza bertahan di tengah keterbatasan.

    Ia mengungkapkan, bantuan dari Indonesia memiliki arti yang sangat besar. Bahkan, keluarganya kerap menyimpan bantuan makanan sambil menandainya sebagai pemberian dari rakyat Indonesia, sebuah simbol harapan di tengah situasi sulit.

    “Kami mungkin kehilangan banyak hal, bahkan rumah kami dihancurkan, tetapi kami tidak kehilangan harapan untuk merdeka,” ujarnya.

    Abdalfatah juga mengapresiasi konsistensi Indonesia dalam mendukung Palestina, baik melalui forum internasional maupun bantuan nyata di bidang pendidikan dan kemanusiaan. Ia menilai, langkah yang ditunjukkan Pemerintah Provinsi Lampung menjadi contoh nyata solidaritas yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diwujudkan dalam aksi.

    Menanggapi tawaran kerja sama, Abdalfatah menyatakan kesiapan penuh untuk menjembatani hubungan antara pengusaha Palestina dan Lampung. “Jika ada peluang, kami siap memfasilitasi kolaborasi ini,” katanya.

    Pertemuan tersebut menjadi lebih dari sekadar kunjungan diplomatik. Di balik percakapan yang hangat, tersirat harapan besar tentang persahabatan lintas bangsa yang dibangun atas dasar kemanusiaan.

    Melalui sikap terbuka dan keramahan yang ditunjukkan Gubernur Mirza, Lampung kembali menegaskan diri sebagai daerah yang tidak hanya berfokus pada pembangunan, tetapi juga aktif mengambil peran dalam diplomasi kemanusiaan global.(***)

  • Dirgahayu ke-17 Kabupaten Pringsewu: Wujudkan Pringsewu Makmur dengan SDM Unggul

    Dirgahayu ke-17 Kabupaten Pringsewu: Wujudkan Pringsewu Makmur dengan SDM Unggul

    Pringsewu — Sigerlink.com, Pemerintah Kabupaten Pringsewu memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 dengan penuh semangat kebersamaan dan optimisme menuju masa depan yang lebih baik.

    Momentum ini menjadi refleksi perjalanan pembangunan daerah sekaligus komitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai pilar utama kemajuan.

    Mengusung tema “Pringsewu Makmur, SDM Unggul”, peringatan tahun ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

    Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pringsewu, Olpin Putra, S.H., M.H., dalam pernyataannya menyampaikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas manusia yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik.

    “Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, mari kita wujudkan Kabupaten Pringsewu yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing.

    Kita terus melangkah membangun daerah dengan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

    Peringatan HUT ke-17 ini juga menjadi ajang memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.

    Harapannya, Kabupaten Pringsewu dapat semakin berkembang menjadi daerah yang sejahtera serta menjadi kebanggaan bersama.

    Dengan bertambahnya usia, Kabupaten Pringsewu diharapkan mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan dengan inovasi dan kolaborasi yang kuat, guna mencapai kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.(***)

  • Kadis Kominfo Lambar Luruskan Pemberitaan Isu Larangan Kendaraan Plat Luar Daerah Parkir di Lingkungan Pemda

    Kadis Kominfo Lambar Luruskan Pemberitaan Isu Larangan Kendaraan Plat Luar Daerah Parkir di Lingkungan Pemda

    LIWA – Sigerlink.com, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Barat, Burlianto Eka Putra angkat bicara terkait pemberitaan yang beredar di berbagai platfrom media sosial terkait isu larangan kendaraan berplat luar daerah parkir di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat, Selasa 31 Maret 2026.

    Burlianto menegaskan, bahwa memang benar Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berencana akan mengeluarkan peraturan larangan bagi kendaraan berplat luar daerah untuk parkir di lingkungan Pemerintah Daerah, akan tetapi hal tersebut khusus diperuntukan bagi pegawai yang bersetatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat.

    “Peraturan ini direncanakan khusus bagi pegawai ASN yang berada di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat. Tidak berlaku bagi masyarakat umum atau tamu dari luar daerah yang hendak mengurus kepentingan mereka di Lambar. Bagi masyarakat umum peraturan tersebut tidak berlaku,” kata Burlianto

    Dikatakannya, rencana tersebut lebih ditujukan sebagai bentuk imbauan dan ajakan kepada pegawai ASN di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat untuk meningkatkan kesadaran agar menjadi contoh kepada masyarakat.

    “Rencana tersebut dimaksudkan agar pegawai ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat menjadi contoh bagi lapisan masyarakat,” tutur Burlianto.

    Ia menambahkan, langkah ini dimaksudkan selain untuk meningkatkan kesadaran ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Lampung Barat juga salah satu upaya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sebab, kendaraan yang digunakan di Lampung Barat namun masih terdaftar di daerah lain menyebabkan pajak kendaraan tersebut tidak masuk ke kas daerah Lampung Barat.

    “Sayang sekali jika kendaraan yang setiap hari digunakan di Lampung Barat, tetapi pajaknya justru dibayarkan ke daerah lain. Padahal, pajak tersebut dapat dimanfaatkan untuk pembangunan daerah kita sendiri, terutama pembangunan jalan Kabupaten,” tutup Burlianto

    Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan masyarakat tidak salah memahami informasi yang beredar, serta dapat melihat kebijakan ini sebagai upaya Pemerintah Daerah dalam meningkatkan PAD Lampung Barat guna memajukan pembangunan ke depan. (***)

  • DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Gelar Halalbihalal untuk Pererat Silaturahmi

    DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Gelar Halalbihalal untuk Pererat Silaturahmi

    Bandar Lampung — Sigerlink.com, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung menggelar kegiatan Halalbihalal dalam suasana penuh kehangatan pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

    Kegiatan ini dilaksanakan di kediaman Ketua DWP, Ny. Satria U. Dewi. Acara yang berlangsung dengan khidmat tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antaranggota DWP sekaligus memperkuat kebersamaan dalam mendukung tugas dan peran organisasi.

    Dalam suasana kekeluargaan, para peserta saling bermaafan dan berbagi kebahagiaan setelah menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan.

    Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kekompakan, serta sinergi dalam mendukung program-program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung.

    Ketua DWP menyampaikan bahwa kegiatan Halalbihalal ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antaranggota serta meningkatkan semangat dalam menjalankan peran sebagai bagian dari organisasi yang mendukung pembangunan di bidang pendidikan dan kebudayaan.

    Acara ditutup dengan ramah tamah yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.(***)

  • PEMPROV LAMPUNG TETAPKAN PROGRAM STRATEGIS 2026, PERKUAT SINERGI DENGAN KPK RI

    PEMPROV LAMPUNG TETAPKAN PROGRAM STRATEGIS 2026, PERKUAT SINERGI DENGAN KPK RI

    Bandar Lampung – Sigerlink.com, Pemerintah Provinsi Lampung resmi menetapkan program strategis tahun 2026 sebagai bagian dari upaya mendukung implementasi Monitoring Center for Prevention (MCSP) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

    Langkah ini menjadi komitmen nyata Pemprov Lampung dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi.

    Program strategis tersebut dirancang untuk meningkatkan efektivitas pengawasan, optimalisasi pelayanan publik, serta penguatan sistem pencegahan korupsi di seluruh perangkat daerah.

    Gubernur Lampung menegaskan bahwa sinergi dengan KPK RI melalui program MCSP merupakan bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

    Dengan penerapan indikator-indikator MCSP, diharapkan seluruh proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan program dapat berjalan sesuai prinsip good governance.

    “Program strategis ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan, tetapi juga memastikan bahwa setiap kebijakan berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujarnya.

    Selain itu, Pemprov Lampung juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengawal jalannya pemerintahan. Partisipasi publik dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan sistem pengawasan yang efektif.

    Melalui langkah ini, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis dapat mendorong percepatan pembangunan daerah yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.

    Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses laman resmi Pemerintah Provinsi Lampung.(***)

  • BPPDRD Lampung Selatan Intensifkan Monitoring Pajak Hiburan di Kawasan Pantai Marina

    BPPDRD Lampung Selatan Intensifkan Monitoring Pajak Hiburan di Kawasan Pantai Marina

    Lampung Selatan – Sigerlink.com, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kabupaten Lampung Selatan terus mengintensifkan kegiatan pengawasan dan pemantauan pajak hiburan, khususnya di kawasan wisata pantai yang ramai dikunjungi masyarakat.
    Salah satu lokasi yang menjadi fokus monitoring adalah Pantai Marina.

    Dalam kegiatan tersebut, petugas BPPDRD turun langsung ke lapangan untuk memastikan kepatuhan para pelaku usaha terhadap kewajiban pajak daerah, seiring meningkatnya jumlah pengunjung.

    Kepala BPPDRD Lampung Selatan melalui keterangan resminya menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pajak hiburan.

    “Pengawasan ini kami lakukan secara rutin, terutama di destinasi wisata yang memiliki potensi pajak tinggi. Kami ingin memastikan bahwa setiap pelaku usaha telah menjalankan kewajibannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

    Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan edukasi kepada pengelola tempat wisata mengenai pentingnya kepatuhan pajak sebagai kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

    Di sisi lain, BPPDRD juga mengajak masyarakat yang berkunjung ke objek wisata, termasuk Pantai Marina, untuk tetap menjaga ketertiban dan turut mendukung sistem perpajakan daerah dengan memilih tempat usaha yang taat pajak.

    “Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap menikmati keindahan wisata Lampung Selatan bersama keluarga, namun tetap patuh terhadap aturan yang berlaku,” tambahnya.

    Dengan adanya kegiatan monitoring ini, diharapkan kesadaran wajib pajak semakin meningkat, sehingga berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan daerah yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Lampung Selatan.

  • Pemprov Lampung Terbitkan Edaran Pencegahan Korupsi dan Gratifikasi Jelang Idulfitri 1447 H

    Pemprov Lampung Terbitkan Edaran Pencegahan Korupsi dan Gratifikasi Jelang Idulfitri 1447 H

    Sigerlink.com — Bandar Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung menerbitkan surat edaran khusus mengenai pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini diambil sebagai upaya memperkuat integritas aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadapi momentum hari besar keagamaan.

    Kebijakan tersebut ditujukan kepada seluruh kepala perangkat daerah, direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga pimpinan asosiasi usaha di wilayah Lampung, dan merujuk pada regulasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai pelaporan pemberian yang berkaitan dengan jabatan atau tugas kedinasan.

    Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, dalam pernyataannya pada Kamis (19/3/2026), mengingatkan seluruh penyelenggara negara agar menjadi teladan bagi masyarakat luas. Ia menekankan pentingnya menolak setiap pemberian hadiah yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dalam menjalankan fungsi pelayanan publik.

    “Aparatur pemerintah harus menjadi contoh dalam menjaga integritas serta tidak terlibat dalam praktik gratifikasi,” tegas Marindo.

    Dalam edaran tersebut, pegawai pemerintah dilarang keras melakukan permintaan dana atau hadiah kepada masyarakat maupun pihak swasta dengan mengatasnamakan institusi. Tindakan tersebut merupakan pelanggaran hukum serius yang dapat berimplikasi pada tindak pidana korupsi serta merusak kepercayaan masyarakat.

    Sementara itu, setiap penerimaan hadiah yang tidak dapat dihindari wajib segera dilaporkan kepada Unit Pengendalian Gratifikasi disertai dokumentasi yang lengkap. Laporan tersebut nantinya akan diteruskan kepada KPK melalui aplikasi pelaporan resmi guna transparansi data.

    Pimpinan perangkat daerah juga diminta memperkuat pengawasan internal serta melakukan mitigasi risiko di unit kerja masing-masing secara berkala. Komitmen bersama ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pemerintahan yang transparan, profesional, dan bebas dari praktik korupsi.(***)

  • Polresta Bandarlampung Siapkan Rekayasa Lalu Lintas ke Pantai, Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran

    Polresta Bandarlampung Siapkan Rekayasa Lalu Lintas ke Pantai, Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran

    Bandarlampung – Sigerlink.com, Polresta Bandarlampung menyiapkan rekayasa arus lalu lintas menuju kawasan wisata pantai guna mengantisipasi lonjakan kendaraan selama libur Lebaran.

    Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya mobilitas masyarakat yang diperkirakan akan memadati jalur menuju destinasi wisata di wilayah Kabupaten Pesawaran.

    Kasi Humas Polresta Bandarlampung, AKP Agustina Nilawati, mengatakan bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional sesuai kondisi di lapangan.

    “Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan melihat perkembangan arus kendaraan. Jika terjadi kepadatan, petugas akan segera melakukan pengalihan arus,” ujarnya, Senin.

    Sejumlah titik rawan kemacetan telah dipetakan, terutama di ruas Jalan RE Martadinata, sekitar simpang Sukamaju, Teluk Betung Timur.

    Untuk mengurai kepadatan, kendaraan dari arah Jalan Zulkarnain Subing akan diarahkan berputar di kawasan SPBU Sukamaju apabila terjadi lonjakan volume lalu lintas.

    Polresta Bandarlampung mengimbau masyarakat agar mematuhi arahan petugas dan tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju lokasi wisata.

    Dengan rekayasa ini, diharapkan arus lalu lintas tetap lancar dan masyarakat dapat menikmati libur Lebaran dengan nyaman.(***)

  • Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu Perayaan Idul Fitri 1447 H / 2026 M

    Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu Perayaan Idul Fitri 1447 H / 2026 M

    Sigerlink.com — Pringsewu, Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat yang merayakan.

    “Atas nama segenap keluarga besar Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M. Taqabbalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum.

    Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita,” demikian disampaikan dalam pernyataan resmi.

    Momentum Idul Fitri ini diharapkan menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat.

    Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kesehatan, kebersihan lingkungan, serta menerapkan pola hidup sehat sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas hidup.

    Di hari yang penuh berkah ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu turut menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat.

    “Mohon maaf lahir dan batin.”

  • Bupati Riyanto Pamungkas Jadi Khatib, Ingatkan Jamaah Idulfitri Bukan Garis Finish, Tapi Garis Start

    Bupati Riyanto Pamungkas Jadi Khatib, Ingatkan Jamaah Idulfitri Bukan Garis Finish, Tapi Garis Start

    PRINGSEWU – Sigerlink.com, Suasana khidmat dan penuh keakraban menyelimuti halaman Masjid Al-Furqon, Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, pada Sabtu pagi (21/3/2026).

    Ribuan jamaah dari berbagai lapisan masyarakat berkumpul untuk melaksanakan salat Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah, yang kali ini dipimpin langsung oleh Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, selaku khatib.

    Kami di lokasi melihat, jajaran pejabat daerah mulai dari Wakil Bupati Umi Laila, Ketua TP-PKK Ny. Rahayu Riyanto, Sekda M. Andi Purwanto, hingga anggota DPRD, Forkopimda, perwakilan MUI, BAZNAS, dan tokoh agama hadir memadati area salat, berdiri sejajar bersama warga dalam satu barisan yang rapi.

    Dalam khotbah yang disampaikan dengan nada tegas namun menyentuh hati, Bupati Riyanto Pamungkas langsung menyentil persepsi masyarakat tentang Idulfitri. Ia menegaskan di hadapan ribuan jamaah bahwa hari raya ini bukanlah akhir dari perjalanan ibadah, melainkan awal yang baru.

    “Saudara-saudara, kita sering menganggap Idulfitri sebagai garis finish. Padahal, sesungguhnya Idulfitri bukan garis finish, melainkan garis start!” tegas Bupati Riyanto di mimbar, disambut anggukan setuju dari jamaah.

    Ia menjelaskan makna kata “fitri” yang berasal dari “fitrah”, yang berarti kesucian atau kembali ke asal seperti bayi yang baru lahir. Namun, kembali ke fitrah bukan berarti kembali menjadi tak berdaya, melainkan kembali ke kondisi hati yang bersih dan dekat dengan Allah tanpa penghalang.

    “Kita harus berlari ke depan, bukan kembali ke belakang. Tapi lihatlah apa yang sering terjadi Setelah takbiran selesai, kita pulang, makan ketupat, berfoto-foto. Dan esoknya Masjid yang selama Ramadan penuh sesak, kembali sepi. Mushaf Al-Qur’an yang setiap hari dibuka, kembali berdebu,” ujarnya menyoroti fenomena yang kerap terjadi pasca-Ramadan.

    Bupati Riyanto mengingatkan, Ramadan bukanlah sekadar “pertunjukan sementara” yang berakhir saat layar diturunkan. Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadi orang yang cerdas dengan menjaga kebaikan yang sudah dibangun selama sebulan penuh.

    “Marilah kita menjadi orang yang cerdas, yang tidak menunggu Ramadan berikutnya untuk berubah. Perubahan itu dimulai hari ini, di pagi yang mulia ini, di momen yang tidak akan pernah terulang lagi,” serunya.

    Di akhir khotbah, Bupati Riyanto Pamungkas memimpin doa bersama, memohon agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah umat di bulan Ramadan yang telah berlalu, mengampuni dosa-dosa yang lampau, dan mempertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan dalam keadaan yang lebih baik.

    Usai salat, suasana berubah menjadi hangat dengan saling bersalaman dan maaf-memaafkan antara pejabat daerah dan warga, menandakan semangat persaudaraan yang kental di Kabupaten Pringsewu di hari yang fitri ini.(***)

  • Dinas Perkimtan Lampung Tengah Ikuti Entry Meeting BPK di Pemda

    Dinas Perkimtan Lampung Tengah Ikuti Entry Meeting BPK di Pemda

    Lampung Tengah – Sigerlink.com, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Cipta Karya (Perkimtan) Kabupaten Lampung Tengah mengikuti kegiatan Entry Meeting bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang dilaksanakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.


    Kegiatan Entry Meeting ini merupakan tahapan awal dalam proses pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah, yang bertujuan untuk menyamakan persepsi antara tim pemeriksa BPK dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait ruang lingkup, mekanisme, serta jadwal pemeriksaan.

    Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Lampung Tengah, Irfan Toga Setiawan, SE., MM, turut hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran.

    Kehadiran ini menunjukkan komitmen Dinas Perkimtan dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

    Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pentingnya kerja sama aktif antara OPD dan tim pemeriksa guna memastikan proses pemeriksaan berjalan lancar, efektif, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    “Kami siap mendukung penuh proses pemeriksaan ini dengan menyediakan data dan informasi yang dibutuhkan secara terbuka dan tepat waktu,” ujar Irfan Toga Setiawan.

    Melalui kegiatan Entry Meeting ini, diharapkan seluruh perangkat daerah dapat meningkatkan kualitas tata kelola keuangan, serta memperkuat komitmen dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

    Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terus berupaya meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah sebagai bagian dari pelayanan publik yang optimal kepada masyarakat.(***)

  • BPKAD Mesuji Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

    BPKAD Mesuji Sampaikan Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H

    Mesuji – Sigerlink.com, Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Keluarga Besar Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mesuji menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat, khususnya umat Muslim yang merayakan.

    Kepala BPKAD Kabupaten Mesuji, Hendra Cipta, S.I.P., M.I.P, mengungkapkan bahwa Idul Fitri merupakan momentum yang penuh makna untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

    “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Semoga hari kemenangan ini membawa kedamaian dan keberkahan bagi kita semua,” ujar Hendra dalam pernyataannya.

    Lebih lanjut, ia berharap semangat Idul Fitri dapat menjadi inspirasi dalam meningkatkan kinerja, integritas, serta pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah yang transparan dan akuntabel.

    BPKAD Kabupaten Mesuji juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan mendukung pembangunan daerah demi kemajuan Kabupaten Mesuji ke depan.

    Momentum Idul Fitri ini diharapkan menjadi titik awal untuk memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta pelayanan publik yang optimal.

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
    Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin

  • DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

    DINAS KOMUNIKASI, INFORMATIKA DAN STATISTIK PROVINSI LAMPUNG

    Sigerlink.com — Pemprov Lampung Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun Gubernur Lampung Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang jatuh pada tanggal 18 Maret 2026.

    Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Ganjar Jationo, S.E., M.AP., menyampaikan bahwa momentum hari ulang tahun ini menjadi refleksi atas dedikasi dan pengabdian Gubernur dalam memimpin serta membangun Provinsi Lampung ke arah yang lebih maju dan berdaya saing.

    “Seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Lampung mengucapkan selamat ulang tahun kepada Bapak Gubernur.

    Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ganjar Jationo.

    Lebih lanjut disampaikan, di bawah kepemimpinan Gubernur, berbagai program pembangunan strategis terus berjalan dengan baik, mulai dari peningkatan infrastruktur, pelayanan publik, hingga penguatan sektor ekonomi daerah.

    Dinas Kominfo Provinsi Lampung juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan agar Gubernur Lampung senantiasa diberikan perlindungan serta keberkahan dalam setiap langkah pengabdian.

    Momentum ini diharapkan dapat memperkuat semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan visi Lampung yang maju, mandiri, dan sejahtera.

    Bandar Lampung, 18 Maret 2026
    Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung
    Ganjar Jationo, S.E., M.AP.(Ls)

  • APBD LAMSEL 2026 Rp23 MILYAR DI BAWAH KACA PEMBESAR DANA RAKYAT TERNYATA DIMAKAN BIROKRASI

    APBD LAMSEL 2026 Rp23 MILYAR DI BAWAH KACA PEMBESAR DANA RAKYAT TERNYATA DIMAKAN BIROKRASI

    LAMPUNG SELATAN – Sigerlink.com, Tak hanya sekadar angka di kertas, APBD Lampung Selatan tahun 2026 kini menjadi sorotan panas setelah temuan mengejutkan yang mengungkapkan bahwa sebagian besar anggaran bernilai besar justru “tersedot” oleh kebutuhan birokrasi, bukan proyek yang langsung memberi manfaat pada rakyat, Minggu 15/03/2026.

    Dari total anggaran yang perlu klarifikasi mendalam, mencapai angka fantastis Rp23 MILYAR sebuah jumlah yang bisa saja membangun ribuan rumah layak huni, sekolah, atau jalan raya bagi masyarakat.

    DANA DARURAT Rp9,6 MILYAR: KOTAK HITAM YANG MENYIMPANG?

    Bayangkan saja, hampir Rp10 miliar dialokasikan sebagai Belanja Tidak Terduga (BTT) dana yang seharusnya jadi penolong terakhir saat bencana melanda atau konflik sosial pecah.

    Tapi nyatanya, fleksibilitas penggunaannya membuat BTT ini seperti “kotak hitam yang tak pernah terbuka” bagi publik.

    Kapan dana dicairkan Untuk apa sebenarnya Siapa yang punya wewenang menggerogoti uang rakyat ini Tanpa transparansi yang ketat, tidak mustahil jika dana yang seharusnya menyelamatkan nyawa dan harta benda rakyat justru berbalik menjadi lahan subur praktik tidak jelas.

    IURAN PPPK Rp8 MILYAR DIBAHAGIKAN DEMI DISAMARKAN?

    Anggaran iuran jaminan kesehatan PPPK yang lebih dari Rp8 miliar tidak muncul sebagai satu kesatuan malah dipotong-potong jadi beberapa paket pengadaan! Skema ini bukan tanpa tujuan.

    Dalam dunia audit, pemecahan paket seperti ini sering jadi “trik untuk menyembunyikan rahasia di balik angka”, membuat pengawasan jadi sulit dan total belanja jadi tidak terlihat jelas.

    Berapa sebenarnya jumlah PPPK yang menerima iuran Berapa besar potongan gaji mereka untuk jaminan kesehatan Dan apakah perhitungan anggaran tersebut benar-benar adil dan sesuai standar Rakyat punya hak tahu setiap rupiah yang dihabiskan dari uang mereka!.

    HONORARIUM Rp1,58 MILYAR: PEJABAT SUDAH DAPAT GAJI, KENAPA MASIH DAPAT BONUS?

    Ini yang paling membuat masyarakat kesal! Sebesar Rp1.582.260.000 dialokasikan sebagai honorarium untuk pejabat pengelola keuangan mulai dari Pengguna Anggaran, Kuasa Pengguna Anggaran, hingga Bendahara. Padahal, para pejabat ini sudah menerima gaji bulanan sebagai ASN, tunjangan jabatan, dan tambahan penghasilan (TPP).

    Lantas, mengapa mereka masih mendapatkan honorarium tambahan dalam jumlah besar Apakah ini benar-benar perlu, atau hanya membuat belanja birokrasi semakin boros Saat banyak rakyat kesusahan memenuhi kebutuhan dasar, uang publik justru dialirkan untuk menambah penghasilan pejabat yang sudah cukup makmur.

    INTERNET Rp780 JUTA APAKAH HARGA ITU SESUAI DENGAN KUALITAS?

    Pengadaan layanan internet dedicated internasional dengan nilai Rp780 juta juga menjadi tanda tanya besar. Tanpa ada rincian yang jelas, masyarakat tidak bisa menilai apakah anggaran ini wajar atau terlalu mahal.

    Berapa kapasitas bandwidth yang dibeli Berapa lama masa kontraknya? Dan berapa banyak kantor yang akan mendapatkan layanan tersebut.

    Bayangkan saja, Rp780 juta bisa saja digunakan untuk membangun beberapa unit laboratorium sekolah atau menyediakan peralatan kesehatan di puskesmas terpencil. Tapi justru dialokasikan untuk kebutuhan yang tidak jelas spesifikasinya.

    SWAKELOLA MILYARAN RUPIAH JALUR MASUK UNTUK PEMBOROSAN?

    Tak hanya itu, beberapa paket anggaran bernilai besar menggunakan metode swakelola. Meskipun diizinkan oleh peraturan, metode ini punya celah besar tidak ada tender terbuka, tidak ada kompetisi harga, dan pengawasan publik jadi sangat terbatas.

    Ini seperti “memberikan kunci rumah kepada orang yang tidak dikenal”, berpotensi membuat uang rakyat lenyap tanpa jejak.

    AKHIRNYA, APBD UNTUK SIAPA?

    Dari semua temuan ini, muncul pertanyaan mendasar yang harus dijawab oleh pemerintah daerah “Apakah APBD dibuat untuk melayani rakyat, atau hanya untuk menopang biaya birokrasi yang terus membengkak?”.

    Saat infrastruktur daerah masih memprihatinkan, banyak sekolah tanpa atap, dan puskesmas kekurangan obat-obatan, alokasi anggaran yang besar justru terserap oleh kebutuhan internal birokrasi.

    Transparansi dan akuntabilitas bukan lagi kata-kata kosong ini adalah hak rakyat yang harus ditegakkan. Jika tidak, APBD akan terus menjadi ladang pemborosan yang membuat rakyat semakin tertinggal.

    Sampai berita ini kami tayangkan Ir. Rini Ariasih M.M sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kab. Lampung Selatan, Saat di minta tanggapan melalui aplikasi whatsap terkait pengguna anggaran walau keadaan ponsel beliau dalam keadaan aktif namun tidak enggan  menjawab alias diam membisu.

    Sebagai penjabat publik keterbukaan dalam penggunaan anggaran wajib karna itu uang rakyat, Bimo Nugroho S.H., Ketua Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (GEMAK) provinsi Lampung berkomentar keras atas permasalahan ini, Berita berikutnya akan segera tayang.

    Tanggapan Ketua Gerakan Masyarakat Anti Korupsi (GEMAK) Bimo Nugroho S.H. terhadap Temuan APBD Lampung Selatan Tahun 2026

    “Temuan ini bukan hanya masalah teknis anggaran, melainkan pelanggaran terhadap kepercayaan rakyat yang harus segera ditindaklanjuti dengan tegas.” ujar Bimo Nugroho S.H. dalam keterangan resmi GEMAK.

    Berikut poin-poin tanggapan utama:

    1. Dana Darurat (BTT) Rp9,6 Miliar.
    Fleksibilitas penggunaan BTT yang tidak diimbangi transparansi adalah resep bencana. GEMAK mendesak pemerintah daerah untuk segera membuka riwayat penggunaan dana ini selama 3 tahun terakhir, serta menetapkan peraturan daerah yang jelas mengenai kondisi, tahapan, dan mekanisme pengawasan publik saat pencairan BTT.

    2. Iuran PPPK Rp8 Miliar yang Dipotong-potong.
    Pemecahan paket pengadaan seperti ini adalah praktik yang sering digunakan untuk menghindari pengawasan. Kami menuntut Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Bawaslu daerah melakukan pemeriksaan mendalam terkait jumlah penerima iuran, perhitungan anggaran, dan alasan dibelinya paket terpisah.

    3. Honorarium Rp1,58 Miliar untuk Pejabat.
    Pemberian honorarium tambahan kepada pejabat yang sudah menerima gaji dan tunjangan lengkap adalah bentuk pemborosan yang tidak dapat diterima. GEMAK akan mengajukan laporan resmi ke Kejaksaan Tinggi Lampung untuk menyelidiki apakah ada unsur korupsi atau penyalahgunaan wewenang di balik alokasi ini.

    4. Pengadaan Internet Rp780 Juta.
    Tanpa rincian kapasitas, masa kontrak, dan jangkauan layanan, masyarakat tidak bisa menilai kelayakan anggaran ini. Kami meminta pemerintah daerah untuk segera mempublikasikan dokumen tender dan spesifikasi teknisnya, serta melakukan audit harga terhadap penyedia layanan terkait.

    5. Metode Swakelola yang Berpotensi Berbahaya.
    Meskipun diizinkan peraturan, swakelola harus digunakan hanya untuk kasus yang benar-benar tidak memungkinkan dilakukan tender terbuka.

    GEMAK mengusulkan pembentukan tim pengawas publik yang terdiri dari akademisi, masyarakat, dan organisasi sipil untuk mengawasi setiap paket anggaran yang menggunakan metode ini.

    “APBD seharusnya menjadi instrumen untuk kesejahteraan rakyat, bukan ladang pemerasan uang publik. Jika pemerintah daerah tidak segera mengambil langkah korektif, GEMAK bersama masyarakat akan melakukan aksi tegas untuk menuntut akuntabilitas penuh,” tegas Bimo Nugroho S.H.

    PENAMBAHAN TANGGAPAN KETUA GEMAK Bimo Nugroho S.H. TERKAIT APBD LAMPUNG SELATAN TAHUN 2026

    Setelah menyampaikan poin-poin utama tanggapan, Bimo Nugroho S.H. menambahkan beberapa hal krusial sebagai berikut:

    “Masalah yang terjadi di APBD Lampung Selatan bukan kasus tunggal, melainkan cerminan dari sistem pengelolaan keuangan daerah yang masih memiliki banyak celah.

    Kita tidak bisa hanya fokus pada satu tahun anggaran, melainkan harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran yang berlangsung selama bertahun-tahun”.

    1. Tuntutan Pembentukan Tim Investigasi Bersama.
    GEMAK mengusulkan agar pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan membentuk tim investigasi bersama dengan unsur kejaksaan, BPK, dan masyarakat untuk melakukan audit menyeluruh terhadap APBD Lampung Selatan periode 2024-2026. Hal ini bertujuan untuk mengungkap apakah ada pola atau skema tertentu yang telah berlangsung secara berkelanjutan.

    2. Pentingnya Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan APBD.
    Perencanaan anggaran tidak boleh hanya menjadi urusan birokrat semata. Kami mendesak pemerintah daerah untuk melaksanakan musyawarah rakyat secara benar-benar partisipatif sebelum menyusun rancangan APBD tahun depan. Setiap kecamatan dan desa harus memiliki perwakilan yang benar-benar mewakili aspirasi masyarakat dalam menentukan prioritas pembangunan.

    3. Sanksi yang Tegas Bagi Pelaku Pemborosan dan Korupsi.
    Tidak cukup hanya melakukan pemeriksaan, namun harus ada konsekuensi hukum yang jelas bagi siapa saja yang terbukti terlibat dalam pemborosan atau penyalahgunaan uang rakyat.

    GEMAK akan bekerja sama dengan advokat hukum untuk membantu masyarakat yang ingin mengajukan tuntutan publik terhadap pejabat yang tidak bertanggung jawab.

    4. Usulan Pembentukan Lembaga Anti Korupsi Daerah.
    Berdasarkan pengalaman di beberapa daerah yang berhasil menekan korupsi, GEMAK menyarankan agar Lampung Selatan segera membentuk Lembaga Anti Korupsi Daerah (LAKD) yang independen dan memiliki wewenang untuk melakukan pengawasan, penyelidikan, dan memberikan rekomendasi tindakan hukum terhadap kasus korupsi di tingkat daerah.

    “Rakyat sudah terlalu lama menanggung beban akibat ketidakjujuran dan ketidakmampuan pengelola anggaran.

    Waktunya pemerintah daerah menunjukkan komitmen yang nyata dengan mengambil langkah-langkah konkret untuk membersihkan sistem dan mengembalikan kepercayaan rakyat,” pungkas Bimo Nugroho S.H.(***)

  • BPKAD Pringsewu Berseri Bersih Lingkungannya, Tertib Kinerjanya

    BPKAD Pringsewu Berseri Bersih Lingkungannya, Tertib Kinerjanya

    Pringsewu – Sigerlink.com, Dalam rangka mendukung Gerakan Jum’at Berseri Bersih, Sehat, Rapi, Indah sekaligus memperingati Hari Sampah Nasional Tahun 2026, Olpin Putra S.H. M.H., Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pringsewu mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sebagai bagian dari budaya hidup sehat dan produktif.

    Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus menjadi contoh nyata bagi masyarakat bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah kecil yang konsisten.

    Melalui Gerakan Jum’at Berseri, jajaran pegawai BPKAD secara rutin melakukan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan kantor, menata arsip dan aset secara tertib, serta mengedukasi pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar.

    Momentum Hari Sampah Nasional 2026 semakin memperkuat pesan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

    Kepala BPKAD Kabupaten Pringsewu menyampaikan bahwa kebersihan lingkungan memiliki dampak langsung terhadap kualitas pelayanan publik, “Lingkungan yang bersih mencerminkan tata kelola yang tertib” Jika lingkungan kerja kita bersih dan rapi, maka kinerja dan pelayanan kepada masyarakat pun akan semakin optimal,” ujarnya Olpin.

    BPKAD Pringsewu juga mengimbau masyarakat untuk mulai menerapkan kebiasaan sederhana namun berdampak besar, seperti:

    •Tidak membuang sampah sembarangan.
    •Memilah sampah organik dan anorganik dari  rumah.
    •Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.
    •Menggiatkan budaya gotong royong di   lingkungan masing-masing.

    Edukasi pengelolaan sampah sejak dini menjadi langkah strategis untuk menciptakan generasi yang peduli lingkungan. Dengan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan Kabupaten Pringsewu dapat menjadi daerah yang bersih, sehat, dan berdaya saing.

    Melalui semangat “BPKAD Pringsewu Berseri Bersih Lingkungannya, Tertib Kinerjanya,” pemerintah daerah menegaskan bahwa disiplin dalam menjaga kebersihan sejalan dengan disiplin dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah yang transparan serta akuntabel.

    Orang nomor satu di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kab. Pringsewu juga mengajak seluruh pegawai di lingkungan Pemkab Pringsewu dan Masyarakat Pringsewu mari bersama-sama wujudkan Pringsewu yang bersih hari ini, untuk masa depan yang lebih sehat dan berkelanjutan,”Tutup Olpin”.(***)

  • DPRD Provinsi Lampung Dapil III (Pringsewu, Pesawaran, Metro) Gelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi PancasilaBandar Lampung — DPRD Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila pada 17–18 Januari 2026.

    DPRD Provinsi Lampung Dapil III (Pringsewu, Pesawaran, Metro) Gelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi PancasilaBandar Lampung — DPRD Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila pada 17–18 Januari 2026.

    DPRD Provinsi Lampung Dapil III (Pringsewu, Pesawaran, Metro) Gelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi PancasilaBandar Lampung — DPRD Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila pada 17–18 Januari 2026.

    Kegiatan ini dilaksanakan oleh Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan (Dapil) III di wilayah daerah pemilihannya (Pringsewu, Pesawaran, Metro).

    Pelaksanaan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Provinsi Lampung yang membahas agenda kerja DPRD, khususnya terkait penjadwalan kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pada bulan Januari 2026.

    Daerah Pemilihan III DPRD Provinsi Lampung secara garis besar meliputi wilayah Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Pringsewu, dan Kota Metro. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di wilayah tersebut dengan melibatkan unsur masyarakat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

    Kegiatan ini merupakan agenda rutin DPRD Provinsi Lampung yang bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa, serta sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

    Melalui kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila ini, DPRD Provinsi Lampung berharap dapat meningkatkan kesadaran ideologis masyarakat, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga nilai-nilai kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

  • Safari Ramadan, DPRD dan Pemprov Lampung Pererat Silaturahmi di Tulang Bawang Barat

    Safari Ramadan, DPRD dan Pemprov Lampung Pererat Silaturahmi di Tulang Bawang Barat

    Tulang Bawang Barat — Pemerintah Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Masjid Al Amin Pulung Kencana, dengan mengusung tema “Ramadan Bersedekah” sebagai momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat serta meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan, Senin (23/2/2026).

    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung yang diwakili Wakil Ketua III DPRD Provinsi Lampung, Maulidah Zauroh, M.A.Pd, bersama Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Lampung Dr. Drs. Sulfakar, M.M, mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.T, unsur pejabat eselon II Pemerintah Provinsi Lampung, unsur Forkopimda Kabupaten Tulang Bawang Barat, Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Nadirsyah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat.

    Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Nadirsyah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Lampung di wilayahnya. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata perhatian pemerintah provinsi kepada masyarakat daerah serta sarana mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

    Dalam sambutan Ketua DPRD Provinsi Lampung yang disampaikan oleh Wakil Ketua III DPRD Provinsi Lampung, Maulidah Zauroh, M.A.Pd, disampaikan bahwa Safari Ramadan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, menyerap aspirasi masyarakat, serta memastikan kehadiran pemerintah daerah benar-benar dirasakan hingga ke daerah.

    Ia juga menyampaikan bahwa Kabupaten Tulang Bawang Barat memiliki potensi besar di sektor pertanian, UMKM, dan sumber daya manusia yang unggul. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat, diharapkan pembangunan daerah dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

    Momentum Ramadan diharapkan menjadi sarana meningkatkan keimanan, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama. Masyarakat diajak untuk menjaga persatuan, mempererat kebersamaan, serta menumbuhkan empati terhadap sesama demi terwujudnya Lampung yang maju dan sejahtera.

    Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyerahkan santunan kepada anak yatim dan bantuan hibah rumah ibadah. Selain itu, rangkaian acara diisi dengan sambutan pemerintah daerah, ceramah agama, buka puasa bersama, salat Magrib berjamaah, serta ramah tamah dengan masyarakat.

    Kegiatan Safari Ramadan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menghadirkan keberkahan Ramadan yang dirasakan secara luas oleh masyarakat, khususnya di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Provinsi Lampung.(adv)

  • Mahasiswa Gelar Aksi, DPRD Lampung Terima dan Siap Kawal Aspirasi Pendidikan

    Mahasiswa Gelar Aksi, DPRD Lampung Terima dan Siap Kawal Aspirasi Pendidikan

    Bandar Lampung — BEM SI Lampung menggelar aksi unjuk rasa dengan membawa bendera Aliansi Lampung Melawan di Kantor DPRD Provinsi Lampung, Senin (23/2/2026)

    Aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi mahasiswa terkait kebijakan pendidikan di Provinsi Lampung. Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan enam tuntutan, antara lain menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama daerah, mewujudkan pendidikan gratis, penambahan anggaran pendidikan, peningkatan kesejahteraan guru honorer, pemindahan siswa dan guru SMA Siger ke sekolah berlegalitas resmi dengan jaminan beasiswa, serta mendorong regulasi pajak progresif untuk anggaran pendidikan.

    Aspirasi mahasiswa diterima langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung A. Giri Akbar, S.E., M.B.A., dan turut hadir membersamai Wakil Ketua I DPRD Khostiana SE. MH,  Ketua Komisi V DPRD Lammpung Dr. Yanuar Irawan., SE. MM.

    Turut hadir menemui massa aksi antara lain Ni Ketut Dewi Nadi. ST, Ferliska Ramadita Johan. SH, Lesty Putri Utami. SH M.Kn. M. Syukron Mukhtar. Lc. MA, Budhi Condrowati. SE. Ketut Romeo, serta Staff ahli Gubernur bidang pemerintahan, hukum dan politik Ahmad saefullah, SH, Sekretaris DPRD Provinsi Lampung Desca Paksi Moeda, ST. MT MM dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung Thomas M. Rico. S.STP, MH

    Ketua DPRD Provinsi Lampung menegaskan bahwa DPRD menerima aspirasi yang disampaikan mahasiswa dan akan menindaklanjuti serta mengawal tuntutan tersebut bersama Pemerintah Provinsi Lampung sesuai kewenangan yang ada.

    Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung yang membidangi pendidikan juga menyatakan komitmennya untuk fokus mengawal implementasi kebijakan pendidikan, termasuk program pendidikan gratis di SMA dan SMK negeri, peningkatan kesejahteraan guru honorer, serta penanganan sekolah yang belum memiliki legalitas agar tidak merugikan siswa.

    DPRD Provinsi Lampung menilai aksi mahasiswa merupakan bagian dari partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, DPRD bersama Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memastikan kebijakan pendidikan berjalan konkret, adil, dan merata guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Lampung.(adv)