Blog

  • Pesan Mendalam di HUT ke-27 Taat Pajak dan Gotong Royong, Kunci Way Kanan Jadi Contoh

    Pesan Mendalam di HUT ke-27 Taat Pajak dan Gotong Royong, Kunci Way Kanan Jadi Contoh

    WAY KANAN – Sigerlink.com, Pagi itu udara di halaman Pemerintah Kabupaten Way Kanan terasa berbeda. Bukan hanya karena hiruk-pikuk persiapan, melainkan karena getaran semangat yang memancar dari setiap insan yang hadir, Selasa 28/04/2026.

    Hari ini bukan sekadar tanggal di kalender, melainkan tonggak sejarah: Kabupaten Way Kanan genap menginjak usia ke-27 tahun.

    Usia 27 tahun adalah fase kedewasaan. Fase di mana sebuah daerah tidak lagi dianggap muda, melainkan telah memiliki pondasi yang kuat, pengalaman yang cukup, dan visi yang jelas untuk melangkah lebih jauh.

    Upacara peringatan HUT ke-27 berlangsung khidmat dan penuh kehangatan Kehadiran Bupati, jajaran Forkopimda termasuk Kapolres dan Komandan Kodim, Ketua serta Anggota DPRD, hingga perwakilan masyarakat, menjadi bukti nyata bahwa Way Kanan berdiri di atas satu rasa dan satu tujuan.

    Namun, di tengah kemeriahan dan deretan nama besar yang hadir, terselip sebuah pesan filosofis yang sangat dalam dari Sekretaris Daerah Kabupaten Way Kanan, Machiavelli Herman Tarmizi, S.STP., M.Si.

    Ia mengingatkan semua pihak tentang definisi sesungguhnya dari sebuah “kemajuan”.

    “Kemajuan Kabupaten Way Kanan bukan ketika banyaknya gelar yang disandang pejabatnya. Kemajuan yang hakiki terletak pada kekompakan masyarakatnya.”

    Kalimat sederhana namun memiliki makna yang sangat luas Bahwa betapapun hebatnya pemimpin, betapapun tingginya jabatan, tanpa dukungan dan persatuan dari rakyat, pembangunan hanyalah angin lalu, Kekompakan adalah roda penggerak yang sesungguhnya.

    Pria yang akrab disapa Velli ini pun menekankan, kemajuan Way Kanan di masa depan sangat bergantung pada bagaimana budaya luhur bangsa terus dijaga.

    Gotong royong, semangat kebersamaan, dan keyakinan bahwa masa depan akan lebih cerah, adalah modal utama yang tak ternilai harganya.

    paLebih jauh, ia mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menjadi bagian dari solusi pembangunan. Salah satu wujud nyata cinta pada daerah adalah kesadaran untuk memenuhi kewajiban.

    “Dengan masyarakat taat membayar pajak, itu sudah sangat cukup membantu pemerintahan Kabupaten Way Kanan untuk mewujudkan kemajuan.

    Bahkan, kita bisa menjadi contoh teladan bagi kabupaten-kabupaten lain di Provinsi Lampung,” ungkap Velli dengan penuh keyakinan di ruang kerjanya.

    Di usia yang ke-27, Way Kanan tidak hanya merayakan waktu yang berlalu, tetapi merayakan semangat kebersamaan.

    Pesan ini menjadi pengingat abadi bahwa kekuatan sebuah daerah bukan terletak pada gedung-gedung megah atau gelar yang panjang, melainkan pada hati yang bersatu dan tangan yang saling bahu-membahu membangun.

    Selamat Ulang Tahun, Way Kanan. Semakin matang, semakin maju, dan semakin bermartabat.(***)

  • Lampung Raih Apresiasi Nasional atas Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025

    Lampung Raih Apresiasi Nasional atas Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025

    Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung menerima apresiasi atas keberhasilan dalam penyusunan dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) berkualitas di tingkat kabupaten/kota tahun 2025

    dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN.

    Apresiasi diserahkan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Soetriningsih, kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang diwakili oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Provinsi Lampung Tahun 2026 di Hotel Radisson, Selasa (28/04/2026).

    Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan bahwa pembangunan keluarga perlu terus diperkuat melalui peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, pendidikan keluarga, kualitas pengasuhan, serta pemenuhan kebutuhan dasar keluarga.

    Menurutnya, Keberhasilan pembangunan keluarga tidak hanya ditentukan oleh program yang dirancang, tetapi juga oleh komitmen seluruh pihak dalam pelaksanaannya secara bersama-sama.

    “Keberhasilan pembangunan keluarga ditentukan oleh komitmen bersama antara pemerintah, swasta, perguruan tinggi, organisasi profesi, dan masyarakat,” ujarnya.

    Mengusung tema ‘Transformasi Kemendukbangga/BKKBN untuk Mewujudkan Lampung Maju dan Mendukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045’,  Gubernur memandang bahwa tema ini sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama.

    Dalam perspektif kependudukan, Provinsi Lampung diproyeksikan akan mencapai puncak bonus demografi pada tahun 2035, yang menjadi peluang strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi apabila didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas.

    Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, tingkat kemiskinan di Provinsi Lampung pada September 2025 tercatat sebesar 9,66 persen, menurun dari 10,62 persen pada tahun 2024. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lampung pada tahun 2025 mencapai 73,98, meningkat dari 73,13 pada tahun sebelumnya.

    Gubernur juga memberikan tiga arahan strategis, yakni penguatan integrasi program pembangunan keluarga dalam perencanaan daerah, peningkatan sinergi lintas sektor hingga tingkat desa, serta penguatan pengelolaan data keluarga yang didukung sistem monitoring dan evaluasi berkelanjutan.

    Sementara itu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN yang diwakili oleh Plt. Deputi Bidang Penggerakan dan Peran Serta Masyarakat, Wahyuniati, menyampaikan apresiasi atas capaian Provinsi Lampung dalam pelaksanaan Program Bangga Kencana.

    Ia menilai berbagai progres yang telah dicapai, khususnya dalam pendataan keluarga dan pelaksanaan program hingga tingkat desa, menjadi modal penting dalam mendukung agenda pembangunan nasional.

    Selain Pemerintah Provinsi Lampung, apresiasi juga diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Lampung Timur atas keberhasilan penyusunan dokumen PJPK berkualitas.

    Pada kegiatan tersebut dilakukan  penandatanganan komitmen bersama antara Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung dengan OPD KB kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, serta penandatanganan perjanjian kerja sama Program Bangga Kencana dan Gerakan Indonesia Asri dalam upaya menciptakan lingkungan kerja dan publik yang berkelanjutan.(***)

  • Perkuat Akuntabilitas, Pemprov Lampung Dorong Kompetensi Pelaku PBJ

    Perkuat Akuntabilitas, Pemprov Lampung Dorong Kompetensi Pelaku PBJ

    Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi belanja daerah melalui penguatan kompetensi para pelaku Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ).

    Fokus utama diarahkan pada implementasi strategi konsolidasi paket pengadaan serta optimalisasi sistem E-Purchasing sebagai instrumen kunci pencegahan pemborosan anggaran.

    Hal tersebut disampaikan Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Lampung, Sukmawan Hendriyanto, saat membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi Pelaku PBJ di Gedung Pusiban, Selasa (28/04/2026).

    Gubernur menekankan bahwa transformasi digital melalui E-Katalog bukan sekadar perubahan teknis, melainkan langkah strategis untuk menciptakan proses pengadaan yang lebih cepat, terbuka, dan akuntabel.

    “Langkah ini akan membantu kita bekerja lebih rapi, meminimalisir potensi kesalahan, dan yang terpenting, memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran pemerintah,” tegas Sukmawan.

    Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Lampung menaruh harapan besar pada jajaran CPNS yang memiliki latar belakang keahlian di bidang teknologi informasi. Kehadiran mereka dinilai sangat relevan untuk mengakselerasi proses digitalisasi pengadaan yang kini menuntut pemahaman mendalam terhadap sistem elektronik.

    Ketua Pelaksana Kegiatan, Budi Setiawan, melaporkan bahwa agenda ini bertujuan memberikan panduan teknis mengenai peran dan tanggung jawab Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sesuai dengan regulasi terbaru, termasuk Perpres Nomor 46 Tahun 2025.

    Narasumber dalam kegiatan ini, Hernaning Rangga Dita Utama dari LKPP RI, memaparkan pentingnya pemahaman batasan kewenangan guna menghindari risiko hukum. Sementara itu, Yusron dari Biro PBJ Lampung menjelaskan kewajiban penggunaan produk dalam katalog serta prioritas penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) dan pelibatan Usaha Mikro Kecil dan Koperasi (UMKK).

    Melalui konsolidasi pengadaan, diharapkan tercipta efektivitas belanja yang sejalan dengan prinsip Value for Money, memastikan setiap rupiah anggaran memberikan dampak maksimal bagi masyarakat Lampung.(***)

  • Pemerintah Provinsi Lampung Raih Penghargaan Nasional Peta Jalan Pembangunan Kependudukan

    Pemerintah Provinsi Lampung Raih Penghargaan Nasional Peta Jalan Pembangunan Kependudukan

    Bandar Lampung — Sigerlink.com, Pemerintah Provinsi Lampung kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Penghargaan Apresiasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN.r3

    Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan penyusunan dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) yang dinilai berkualitas untuk tahun 2025.

    Penghargaan tersebut diserahkan dalam sebuah seremoni resmi yang berlangsung di Hotel Radisson, Bandar Lampung, pada Selasa (28/04/2026).

    Penerimaan penghargaan dilakukan langsung oleh Ketua TP-PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Mirza, yang hadir mewakili Pemerintah Provinsi Lampung. Turut mendampingi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan.

    Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat perencanaan pembangunan berbasis data kependudukan yang akurat dan terintegrasi.

    Dokumen PJPK menjadi instrumen penting dalam mengarahkan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan, khususnya dalam menghadapi tantangan bonus demografi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

    Ketua TP-PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Mirza, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan di Provinsi Lampung.

    Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memastikan implementasi peta jalan kependudukan berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

    “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan, khususnya dalam bidang kependudukan dan keluarga. Kami berharap upaya ini dapat berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Lampung,” ujarnya.

    Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mengoptimalkan sinergi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dan masyarakat dalam pelaksanaan program pembangunan kependudukan yang berkelanjutan dan inklusif.(***)

  • BREAKING NEWS Arinal Djunaidi Resmi Jadi Tersangka, Diringkus Usai Mangkir Dua Kali

    BREAKING NEWS Arinal Djunaidi Resmi Jadi Tersangka, Diringkus Usai Mangkir Dua Kali

    Bandar Lampung — Sigerlink.com, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung telah menetapkan mantan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana Participating Interest (PI) 10 persen di PT Lampung Energi Berjaya (LEB).

    Berdasarkan pantauan di lokasi, Arinal Djunaidi terlihat keluar dari gedung pemeriksaan Kejati Lampung dengan mengenakan rompi tahanan berwarna pink bertulis tahanan pada Selasa (28/4/26) malam.

    Dengan pengawalan ketat dari aparat penegak hukum, ia langsung digiring menuju mobil tahanan milik Kejaksaan untuk menjalani masa penahanan awal tanpa mengucapkan kata-kata.

    Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Arinal menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik Pidsus Kejati Lampung sejak pukul 11.30 WIB. Kehadirannya hari ini merupakan pemenuhan panggilan setelah sebelumnya ia sempat mangkir sebanyak dua kali.

    Meski awalnya dipanggil dalam kapasitas sebagai saksi, penyidik akhirnya disinyalir menemukan bukti yang cukup kuat untuk meningkatkan status hukumnya.

    Hal ini sejalan dengan isi dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan tiga terdakwa sebelumnya Heri Wardoyo dkk yang menyebutkan adanya peran aktif mantan orang nomor satu di Lampung tersebut.

    Kasus yang menjerat Arinal Djunaidi ini berkaitan dengan pengelolaan dana bagi hasil migas sebesar 10% pada Wilayah Kerja Offshore South East Sumatra (WKOSES) yang diterima oleh BUMD PT LEB.

    Berikut adalah rincian data terkait kasus tersebut:
    Nilai Dana PI Mencapai USD 17.286.000 atau setara dengan Rp271,5 miliar.
    Berdasarkan audit BPKP, kerugian dalam perkara ini ditaksir mencapai Rp268
    miliar.

    Sebelumnya, tim penyidik telah menyita barang bukti senilai Rp38,5 miliar dari kediaman Arinal pada September 2025lalu.

    Peran Arinal dalam kasus ini disebut
    berkaitan dengan posisinya sebagai
    pemegang saham dalam BUMD serta
    perannya saat menjabat sebagai Gubernur yang memiliki kewenangan kebijakan terhadap PT LEB.

    Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejati Lampung masih melakukan proses administrasi penahanan lebih lanjut sebelum memberikan keterangan resmi secara menyeluruh dalam konferensi persnya. (***)

  • Momentum Hari Otonomi Daerah ke-30 Perkuat Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat

    Momentum Hari Otonomi Daerah ke-30 Perkuat Sinergi untuk Kesejahteraan Masyarakat

    Bandar Lampung — Sigerlink.com, Pemerintah Provinsi Lampung memperingati Hari Otonomi Daerah ke-30 sebagai momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

    Peringatan ini menjadi pengingat bahwa setiap kebijakan yang diambil harus memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi publik.

    Dalam upacara peringatan yang digelar, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, membacakan amanat Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian.

    Dalam amanat tersebut ditegaskan pentingnya komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada hasil dan manfaat langsung bagi masyarakat.

    Beberapa poin utama yang disampaikan antara lain:

    •Mewujudkan Asta Cita sebagai arah pembangunan nasional dan daerah

    •Memperkuat kualitas pelayanan publik yang cepat, transparan, dan responsif —

    •Mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang tepat sasaran.

    Pemerintah juga menekankan bahwa kolaborasi, inovasi, dan efisiensi menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

    Sinergi lintas sektor dan lintas pemerintahan diharapkan mampu mempercepat pembangunan daerah yang inklusif dan berdaya saing.

    Melalui peringatan Hari Otonomi Daerah ini, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan, memperkuat pelayanan publik, serta memastikan setiap program dan kebijakan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.(***)

  • Sinergi Pemprov–BKKBN, Warga Lampung Didorong Lebih Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas

    Sinergi Pemprov–BKKBN, Warga Lampung Didorong Lebih Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas

    Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana.

    Hal ini ditegaskan dalam audiensi antara Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, bersama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Soetriningsih, di Ruang Kerja Sekda, Kamis (23/04/2026).

    Pertemuan tersebut difokuskan pada persiapan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 28-29 April mendatang.

    Rakorda ini diproyeksikan menjadi momentum evaluasi sekaligus penyelarasan strategi antara pusat, provinsi, hingga 15 kabupaten/kota untuk mewujudkan visi Lampung Maju dan Indonesia Emas 2045.

    Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung, Soetriningsih, menyampaikan bahwa Rakorda tersebut akan melibatkan sekitar 120 mitra kerja strategis, termasuk TP PKK, DPRD, dan berbagai instansi vertikal.

    “Fokus utama kami adalah mengevaluasi kinerja tahun 2025 dan memastikan program prioritas seperti siklus hidup mulai dari ibu hamil, balita, hingga lansia dapat terintegrasi dengan program daerah,” ujarnya.

    Dalam laporannya, BKKBN menyoroti beberapa capaian dan inovasi lapangan, di antaranya keberhasilan layanan bagi 520.000 sasaran melalui implementasi program MBG 3B. Selain itu, ditekankan pula pentingnya keterlibatan peran ayah melalui gerakan “Ayah Teladan Indonesia” serta pengembangan “Sekolah Lansia” bagi warga berusia di atas 60 tahun yang mendapat respons positif dari pemerintah daerah.

    “Kami rutin melakukan evaluasi per dua bulan bersama OPD-KB di kabupaten/kota untuk memastikan target dan capaian tetap terukur sesuai perjanjian kerja sama yang ada,” tambahnya.

    Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menyatakan bahwa Pemprov Lampung memandang peran BKKBN sangat vital sebagai mitra strategis yang menjalankan fungsi-fungsi krusial pembangunan di daerah.

    “Target-target pembangunan akan lebih cepat tercapai apabila program-program dari instansi vertikal seperti BKKBN diinternalisasikan dan diselaraskan dengan program kerja pemerintah daerah. Kami menyambut baik dan siap mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menyejahterakan masyarakat Lampung,” tegas Sekdaprov.

    Direncanakan dalam kegiatan tersebut akan diberikan apresiasi atas Dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Terbaik kepada Pemerintah Provinsi Lampung.

    Sekdaprov menekankan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dalam menjalankan prosedur dan tata kelola kependudukan yang benar.

    “Yang utama adalah bagaimana kita di daerah mampu in-line dengan program pusat dan bersinergi secara vertikal maupun horizontal hingga ke tingkat kabupaten/kota,” pungkasnya.(***)

  • Seleksi Calon Anggota Paskibraka 2026 Resmi Dibuka, Tekankan Pembentukan Karakter dan Jiwa Nasionalisme

    Seleksi Calon Anggota Paskibraka 2026 Resmi Dibuka, Tekankan Pembentukan Karakter dan Jiwa Nasionalisme

    Bandar Lampung — Sigerlink.com, Pemerintah Provinsi Lampung secara resmi membuka Seleksi Calon Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Pusiban, Senin (27/4/2026).

    Kegiatan ini diikuti oleh 90 putra-putri terbaik yang merupakan perwakilan dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

    Mewakili Gubernur Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, menegaskan bahwa proses seleksi Paskibraka tidak semata-mata menjadi ajang baris-berbaris, melainkan juga sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, serta penguatan jiwa nasionalisme generasi muda.

    “Seleksi ini adalah proses penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat. Kami memastikan seluruh tahapan berjalan secara objektif, transparan, dan tanpa intervensi,” ujarnya.

    Lebih lanjut disampaikan bahwa peserta yang terpilih nantinya tidak hanya akan menjalankan tugas sebagai pengibar bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan, tetapi juga menjadi duta karakter dan teladan bagi generasi muda lainnya di daerah.

    Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung menyampaikan bahwa proses seleksi akan berlangsung hingga 1 Mei 2026.

    Dari seluruh peserta, akan dipilih kandidat terbaik yang berhak mewakili Provinsi Lampung di tingkat nasional.

    “Melalui seleksi ini, diharapkan lahir generasi muda unggul yang mampu membawa nama baik Lampung di kancah nasional serta menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.

    Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan generasi muda melalui berbagai program strategis, termasuk Paskibraka, sebagai bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan berkarakter kebangsaan.(***)

  • Dari Drumband hingga E-Sport, LSO 2026 Satukan Bakat Terbaik Pelajar Lampung

    Dari Drumband hingga E-Sport, LSO 2026 Satukan Bakat Terbaik Pelajar Lampung

    Bandar Lampung — Semangat dan antusiasme generasi muda mewarnai pembukaan Lampung Student Olympic (LSO) 2026 yang digelar di Halaman Kantor Gubernur Lampung, Kamis (23/4/2026).

    Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Lampung, M. Firsada, yang mewakili Gubernur Lampung. Dalam sambutannya, Gubernur mengapresiasi semangat para peserta yang berasal dari jenjang SD hingga SMA. Ia menilai, kehadiran para pelajar dalam ajang ini mencerminkan optimisme dan harapan besar bagi masa depan Lampung.

    “Dari wajah kalian terlihat jelas, ini adalah kumpulan anak-anak hebat yang datang membawa semangat dan harapan. Keberanian kalian untuk tampil di ajang ini saja sudah menjadi langkah besar,” ujarnya.

    Ia menegaskan, LSO bukan semata-mata ajang untuk mengejar kemenangan, melainkan wadah untuk membangun karakter, sportivitas, dan ketangguhan mental. Menurutnya, keberanian mencoba, disiplin berlatih, serta kemampuan bangkit dari kegagalan merupakan nilai utama yang harus ditanamkan sejak dini.

    “Yang terpenting bukan siapa yang menang, tetapi keberanian untuk ikut, berproses, dan tetap jujur serta sportif dalam bertanding,” tambahnya.

    Pemerintah Provinsi Lampung, berkomitmen untuk terus menghadirkan ruang-ruang pengembangan bagi generasi muda. Melalui kegiatan seperti LSO, diharapkan lahir atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama daerah hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.

    Menurutnya, melalui latihan, disiplin, dan semangat yang  dilakukan hari ini akan menjadi bekal berharga di masa depan. Kegiatan seperti ini akan terus berlanjut dengan dukungan semua pihak.

    “Selamat bertanding, tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan nikmati setiap prosesnya. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Lampung Student Olympic 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkasnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, sekaligus Ketua Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Lampung menjelaskan bahwa LSO merupakan agenda tahunan yang kini memasuki tahun kedua penyelenggaraan. Ajang ini hadir sebagai wadah bagi pelajar yang telah berlatih secara serius namun sebelumnya belum memiliki ruang kompetisi yang memadai.

    “Melalui LSO, kami ingin memastikan seluruh potensi, bakat, dan minat anak-anak Lampung dapat tersalurkan dengan baik. Tahun lalu kita sudah melihat banyak potensi yang bahkan mampu menembus ajang nasional hingga internasional,” jelasnya.

    Ia menambahkan, penyelenggaraan tahun ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032, di mana Lampung bersama Banten direncanakan menjadi tuan rumah.

    “Kita ingin mempersiapkan sejak dini agar anak-anak Lampung mampu berpartisipasi dan berprestasi di ajang besar tersebut,” ujarnya.

    Selain itu, Thomas juga mengungkapkan adanya lomba drumband yang diikuti 33 peserta, melampaui target awal. Hal ini menjadi sinyal positif bangkitnya kembali aktivitas drumband yang sempat meredup pascapandemi.

    “Kami berharap drumband kembali berkembang dan mampu mencetak generasi yang berprestasi di bidang tersebut,” tambahnya.

    Lampung Student Olympic 2026 akan berlangsung hingga Bulan Juli 2026 dengan mempertandingkan berbagai cabang olahraga, seni, dan sastra. Berdasarkan laporan Ketua Pelaksana Nyimas Gandasari, cabang yang diperlombakan meliputi drumband, atletik, bulu tangkis, renang, voli, basket, futsal, karate, hingga e-sport

    Selain itu, ajang ini juga menghadirkan kompetisi seni dan sastra seperti solo song, tari kreasi, modern dance, serta baca puisi. Terdapat pula lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) variasi yang turut menambah semarak kegiatan.

    Dengan ragam cabang yang dipertandingkan, LSO 2026 diharapkan menjadi panggung bagi pelajar Lampung untuk mengasah kemampuan, menumbuhkan sportivitas, serta membangun kepercayaan diri dalam menghadapi tantangan masa depan.(***)

  • Pelantikan Pengurus PDBI Lampung Jadi Momentum Cetak Atlet Berprestasi dan Generasi Disiplin

    Pelantikan Pengurus PDBI Lampung Jadi Momentum Cetak Atlet Berprestasi dan Generasi Disiplin

    Bandar Lampung — Gubernur Lampung diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, Meiry Harika Sari, menghadiri Pelantikan Pengurus Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Provinsi Lampung masa bakti 2025–2029 serta Pengurus PDBI Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung periode 2026–2030, di Balai Keratun Lantai 3, Kamis (23/4/2026).

    Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan Pengurus PDBI Pusat Nomor : 17 Tahun 2025 Tentang Pengukuhan Personalia Kepengurusan Pengurus Provinsi Persatuan Drum Band Indonesia Lampung (PENGPROV PDBI Lampung) Masa Bakti 2025 – 2029.

    Pelantikan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi seluruh insan drum band di Lampung untuk mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi sekaligus membangun karakter generasi muda yang disiplin, kreatif, dan berdaya saing.

    Ketua PDBI Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru mampu menghidupkan kembali eksistensi drum band di seluruh kabupaten/kota di Lampung.

    Ia menegaskan, diperlukan komitmen bersama dan kolaborasi semua pihak agar pembinaan dapat berjalan berkelanjutan, mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga SMK.

    “Melalui kebersamaan dan dukungan semua pihak, kita ingin drum band di Lampung kembali hidup, berkembang, dan mampu mengharumkan nama daerah pada event lokal maupun nasional,” ujarnya.

    Thomas juga mengungkapkan antusiasme masyarakat terhadap cabang olahraga ini terus meningkat. Hal tersebut terlihat dari jumlah peserta pada agenda lomba perdana yang melampaui target pendaftaran.

    Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Intan Nyimas Gandasari, menjelaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, tetapi menjadi simbol lahirnya semangat baru, dedikasi baru, dan komitmen bersama untuk memajukan olahraga drum band dan marching band di Lampung.

    Mengusung tema “Berkolaborasi dan Bersinergi Menuju Prestasi Tertinggi PDBI”, kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal terciptanya organisasi yang semakin profesional, solid, dan bermartabat.

    “PDBI Lampung ke depan diharapkan menjadi rumah besar bagi para atlet dan insan drum band untuk terus berkarya, berprestasi, serta membawa nama Lampung ke tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.

    Dukungan juga datang dari Ketua KONI Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, yang menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Menurutnya, PDBI merupakan cabang olahraga yang memiliki potensi besar, tidak hanya dalam pembinaan atlet usia dini, tetapi juga dalam membentuk karakter generasi muda.

    Ia menambahkan, momentum pelantikan ini harus menjadi awal dari tanggung jawab besar untuk membawa Lampung sejajar dengan provinsi-provinsi terbaik di Indonesia dalam cabang olahraga drum band.

    Taufik juga menyampaikan bahwa Provinsi Lampung bersama Provinsi Banten tengah berproses menuju pencalonan tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032. Karena itu, seluruh cabang olahraga, termasuk PDBI, diharapkan mulai mempersiapkan diri secara maksimal.

    “Lampung bukan hanya harus siap menjadi tuan rumah, tetapi juga harus siap berprestasi,” tegasnya.

    Melalui pelantikan ini, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis pembinaan olahraga drum band akan semakin berkembang, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk berprestasi dan membawa harum nama daerah di kancah nasional.(***)

  • Pererat Sinergi Sumbagsel, Gubernur Lampung Hadiri Silaturahmi Perantau di Palembang

    Pererat Sinergi Sumbagsel, Gubernur Lampung Hadiri Silaturahmi Perantau di Palembang

    Palembang – Sigerlink.com, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri kegiatan Halal Bihalal Masyarakat Perantau Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang digelar di Griya Agung, Palembang.

    Kehadiran ini menjadi bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat sinergi dan kolaborasi antardaerah di kawasan Sumbagsel.

    Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menegaskan pentingnya momentum silaturahmi sebagai ruang strategis untuk mempererat hubungan antarprovinsi, menyatukan visi pembangunan, serta menyusun langkah bersama dalam mendorong percepatan kemajuan kawasan Sumatera Bagian Selatan.

    “Kolaborasi lintas daerah menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing dan mempercepat pembangunan. Sumbagsel memiliki potensi besar yang perlu dikelola secara bersama dan berkelanjutan,” ujar Gubernur.

    Kegiatan ini turut dihadiri tokoh masyarakat, pejabat daerah, serta perwakilan perantau dari berbagai provinsi di Sumbagsel.

    Forum ini dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi, bertukar gagasan, serta menjalin kerja sama yang lebih erat di berbagai sektor, termasuk ekonomi, infrastruktur, dan sumber daya manusia.

    Melalui semangat kebersamaan yang terbangun, diharapkan kawasan Sumbagsel semakin maju, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.(***)

  • Edukasi Publik, Dinas PSDA Lampung Sosialisasikan Pentingnya Sistem Irigasi bagi Ketahanan Pangan

    Edukasi Publik, Dinas PSDA Lampung Sosialisasikan Pentingnya Sistem Irigasi bagi Ketahanan Pangan

    Bandar Lampung – Sigerlink.com, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Lampung terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya sistem irigasi dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.

    Melalui kanal media sosial resminya, Dinas PSDA menjelaskan bahwa irigasi bukan sekadar aliran air, melainkan sebuah sistem terintegrasi yang berperan vital dalam mengatur ketersediaan air bagi lahan pertanian.

    Dalam publikasi tersebut dijelaskan bahwa irigasi mencakup berbagai jenis, di antaranya irigasi permukaan, irigasi rawa, irigasi air bawah tanah, irigasi pompa, hingga irigasi tambak.

    Seluruh jenis irigasi ini memiliki fungsi strategis dalam memastikan tanaman mendapatkan pasokan air yang cukup sehingga dapat tumbuh secara optimal.

    “Dengan pengelolaan irigasi yang baik, produktivitas pertanian dapat meningkat, risiko gagal panen dapat ditekan, serta ketahanan pangan masyarakat dapat lebih terjaga,” demikian disampaikan dalam keterangan resmi Dinas PSDA Provinsi Lampung.

    Upaya sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya petani, terhadap pentingnya pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan dan efisien.

    Ke depan, Dinas PSDA Provinsi Lampung akan terus memberikan edukasi lanjutan terkait jenis-jenis irigasi lainnya serta penerapannya di lapangan guna mendukung pembangunan sektor pertanian yang lebih maju dan berdaya saing.

    Masyarakat dapat memperoleh informasi lebih lanjut melalui media sosial Instagram @psdaprovlampung, Facebook Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Provinsi Lampung, serta situs resmi dinaspsda.lampungprov.go.id.

    Layanan call center juga tersedia 24 jam untuk memberikan informasi dan pengaduan masyarakat.(***)

  • Prestasi Gemilang Lulusan Terbaik PPI Fakultas Teknik Universitas Lampung Periode April 2026

    Prestasi Gemilang Lulusan Terbaik PPI Fakultas Teknik Universitas Lampung Periode April 2026

    Bandar Lampung — Sigerlink.com, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh lulusan Program Profesi Insinyur (PPI) Fakultas Teknik Universitas Lampung pada periode wisuda April 2026.

    Sejumlah tokoh daerah berhasil meraih predikat lulusan terbaik, menunjukkan komitmen kuat terhadap peningkatan kapasitas diri di tengah kesibukan menjalankan tugas pemerintahan.

    Capaian ini menjadi bukti bahwa semangat belajar dan pengembangan kompetensi dapat terus dilakukan tanpa mengabaikan tanggung jawab profesional.

    Dalam momentum wisuda tersebut, dua figur penting di Provinsi Lampung berhasil mencatatkan prestasi akademik yang membanggakan.

    Gubernur Provinsi Lampung, Ir. Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., meraih predikat Wisudawan Terbaik I dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,88. Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Dr. Ir. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., memperoleh predikat Wisudawan Terbaik II dengan IPK 3,78.

    Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, khususnya aparatur sipil negara dan generasi muda, untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan berkelanjutan.

    Keberhasilan tersebut mencerminkan pentingnya sinergi antara pengalaman praktis di lapangan dengan penguatan keilmuan akademik, khususnya dalam bidang keinsinyuran yang memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah.

    Diharapkan, prestasi para lulusan terbaik ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendorong percepatan pembangunan di Provinsi Lampung serta menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus belajar, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.(***)

  • SMKN 1 Sekampung Ukir Prestasi, Enam Siswa Lolos SPAN-PTKIN 2026

    SMKN 1 Sekampung Ukir Prestasi, Enam Siswa Lolos SPAN-PTKIN 2026

    Lampung Timur — Sigerlink.com, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMKN 1 Sekampung.

    Sebanyak enam peserta didik dinyatakan lulus Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) tahun 2026 dan berhasil menembus perguruan tinggi keagamaan negeri ternama.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun dari unggahan resmi sekolah, keenam siswa tersebut diterima di Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung dan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh dengan berbagai program studi unggulan, seperti Akuntansi Syariah, Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, hingga Hukum Tata Negara Islam.

    Adapun nama-nama siswa berprestasi tersebut antara lain:
    1. Jesika Sari (Akuntansi Syariah – UIN Raden Intan Lampung)
    2. Syahira Nadya S (Ekonomi Syariah – UIN Raden Intan Lampung)
    3. Nasya Fauziah R (Akuntansi Syariah – UIN Raden Intan Lampung)
    4. Shinta Fitri N (PGMI – UIN Raden Intan Lampung)
    5. Fransischa R M (Perbankan Syariah – UIN Raden Intan Lampung)
    6. Nawang Setiani (Hukum Tata Negara Islam – STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh)

    Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan di SMKN 1 Sekampung yang tidak hanya fokus pada keterampilan vokasi, tetapi juga mampu bersaing dalam jalur akademik nasional.
    Kepala SMKN 1 Sekampung, Martin Indra, S.T., M.M., menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian para siswa tersebut. Ia menegaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan guru, serta peran orang tua dalam mendorong semangat belajar.

    “Ini adalah langkah awal menuju masa depan yang lebih gemilang. Kami berharap para siswa dapat terus berprestasi dan menjaga nama baik almamater,” ujarnya.

    Pihak sekolah juga berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan prestasi dan tidak ragu bersaing di tingkat nasional.

    Dengan capaian ini, SMKN 1 Sekampung semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu sekolah vokasi yang mampu mencetak lulusan unggul dan berdaya saing tinggi, baik di dunia kerja maupun pendidikan tinggi. (Rls)

  • Pemkab Pringsewu Raih Penghargaan Peserta Terbaik dari Kementerian Keuangan RI

    Pemkab Pringsewu Raih Penghargaan Peserta Terbaik dari Kementerian Keuangan RI

    Jakarta – Sigerlink.com, Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

    Dalam kegiatan Workshop Penguatan Pengelolaan Fiskal dan Ekonomi Daerah Angkatan III Tahun 2026, Pemkab Pringsewu berhasil meraih penghargaan sebagai Peserta Terbaik.

    Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Anggaran dan Perbendaharaan, Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia tersebut berlangsung di Jakarta pada tanggal 21–22 April 2026.

    Workshop ini diikuti oleh perwakilan pemerintah daerah dari berbagai wilayah di Indonesia dengan tujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan fiskal dan ekonomi daerah.

    Penghargaan ini diberikan kepada perwakilan Pemkab Pringsewu, Olpin Putra, yang dinilai menunjukkan kinerja, pemahaman, serta partisipasi terbaik selama kegiatan berlangsung.

    Kepala BPKAD Kabupaten Pringsewu menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

    “Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pengelolaan data keuangan dan aset daerah agar semakin akurat serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
    Lebih lanjut, penghargaan ini diharapkan mampu memperkuat peran BPKAD dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah yang efektif dan berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
    Pemerintah Kabupaten Pringsewu menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan kualitas pengelolaan keuangan daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

  • Komisi III DPR RI Apresiasi Kinerja Polda Lampung dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Anak

    Komisi III DPR RI Apresiasi Kinerja Polda Lampung dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Anak

    Lampung Selatan — Sigerlink.com, Komisi III DPR RI menyampaikan apresiasi atas kinerja Polda Lampung dalam mengungkap dan menangkap pelaku kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di wilayah Natar, Lampung Selatan.

    Penangkapan tersebut dinilai sebagai hasil dari koordinasi yang cepat dan responsif antara aparat penegak hukum dengan berbagai pihak terkait dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.

    Pelaku diketahui berhasil diamankan di wilayah Serang setelah dilakukan proses penyelidikan intensif.

    Komisi III DPR RI menegaskan pentingnya penanganan kasus kekerasan seksual, khususnya terhadap anak, dilakukan secara profesional dan berorientasi pada perlindungan korban.

    Penegakan hukum harus mengedepankan prinsip keadilan serta memberikan efek jera bagi pelaku.

    Selain itu, Komisi III juga mendorong agar seluruh proses penanganan perkara mengacu pada prinsip victim-centered, yaitu menempatkan korban sebagai prioritas utama.

    Hal ini mencakup perlindungan menyeluruh serta pemulihan kondisi mental dan psikologis korban melalui pendampingan yang tepat.

    Komisi III DPR RI berharap sinergi antar lembaga penegak hukum dan pemerintah daerah terus diperkuat guna menciptakan lingkungan yang aman bagi anak serta mencegah terjadinya kasus serupa di masa mendatang.(***)

  • Pemprov Lampung Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah untuk Tata Kelola Lebih Transparan dan Akuntabel

    Pemprov Lampung Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah untuk Tata Kelola Lebih Transparan dan Akuntabel

    Bandar Lampung — Suaraexpose.com, Pemerintah Provinsi Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transformasi digital, khususnya pada sektor pengelolaan keuangan daerah.

    Upaya ini diwujudkan melalui penguatan implementasi digitalisasi keuangan secara terintegrasi melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

    Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan langkah strategis dalam meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas tata kelola keuangan daerah.

    Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi kunci dalam menciptakan sistem pemerintahan yang modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

    “Digitalisasi bukan hanya sekadar inovasi, tetapi menjadi fondasi utama dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel,” ujar Gubernur.

    Dalam implementasinya, Pemerintah Provinsi Lampung didukung oleh berbagai inovasi, salah satunya melalui pengembangan aplikasi Saibara sebagai bagian dari sistem digitalisasi keuangan daerah.

    Selain itu, sinergi yang kuat juga terjalin bersama Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, serta Bank Lampung dalam memperkuat ekosistem digital keuangan di daerah.

    Melalui kolaborasi tersebut, Pemprov Lampung optimistis mampu meraih hasil terbaik dalam ajang Championship TP2DD Tahun 2026.

    Ajang ini menjadi tolok ukur keberhasilan pemerintah daerah dalam mengakselerasi digitalisasi transaksi keuangan secara luas dan berkelanjutan.

    Transformasi digital yang dilakukan diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja pemerintah daerah, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

    Dengan sistem yang lebih terintegrasi dan efisien, masyarakat dapat merasakan layanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan.

    Pemprov Lampung menegaskan bahwa digitalisasi akan terus menjadi prioritas dalam pembangunan daerah ke depan, sebagai bagian dari visi mewujudkan Lampung yang maju, modern, dan berdaya saing tinggi.(***)

  • Pemprov Lampung Ajak Mahasiswa Jadi Motor Transformasi Digital dan SDM Unggul

    Pemprov Lampung Ajak Mahasiswa Jadi Motor Transformasi Digital dan SDM Unggul

    Bandar Lampung — Pemerintah Provinsi Lampung mengajak kalangan mahasiswa untuk mengambil peran strategis dalam menyiapkan masa depan daerah melalui penguatan sumber daya manusia, inovasi, dan pemanfaatan teknologi digital.

    Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat menjadi keynote speaker pada kegiatan Lampung Digital Education Transformation Symposium (LEDTS) 2026 bertema Sinergi Lintas Sektor: Mewujudkan Ekosistem Pendidikan Digital yang Inklusif dan Berkelanjutan, yang digelar di Hall Fakultas Hukum Universitas Lampung, Jumat (17/4/2026).

    Dalam paparannya, Marindo menyampaikan kebanggaannya dapat kembali hadir di lingkungan Universitas Lampung, kampus yang dinilai telah banyak melahirkan tokoh dan pemimpin berpengaruh di Provinsi Lampung.

    “Universitas Lampung telah banyak melahirkan sumber daya manusia unggul yang kini berkiprah di berbagai bidang. Ini menjadi kebanggaan bersama dan bukti bahwa pendidikan tinggi memiliki peran besar dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

    Menurutnya, masa depan Lampung tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi juga sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya. Dengan jumlah penduduk sekitar 9,5 juta jiwa dan mayoritas berada pada usia produktif, Lampung saat ini berada pada momentum bonus demografi yang sangat berharga.

    Berdasarkan data, sebanyak 69,24 persen penduduk Lampung berada pada rentang usia 15 hingga 64 tahun. Kondisi ini menjadi peluang besar untuk mendorong percepatan pembangunan daerah.

    “Kesempatan ini tidak datang dua kali. Jika dikelola dengan baik, Lampung dapat melompat jauh ke depan. Namun jika gagal dimanfaatkan, bonus demografi justru bisa menjadi beban pembangunan,” katanya.

    Karena itu, mahasiswa diminta mempersiapkan diri dengan keterampilan, kreativitas, dan daya saing tinggi agar mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang semakin kompetitif.

    Marindo menegaskan bahwa perkembangan teknologi harus dipandang sebagai peluang, bukan ancaman. Mahasiswa diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan solusi bagi masyarakat.

    “Jangan hanya menjadi pengguna teknologi. Jadilah inovator, jadilah pencipta, dan jadilah problem solver yang mampu menghadirkan solusi bagi masyarakat,” tegasnya.

    Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong transformasi digital di berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik, informasi lowongan kerja, pembayaran pajak, promosi pariwisata, hingga kanal pengaduan masyarakat yang terintegrasi melalui aplikasi Lampung-inn.

    Upaya digitalisasi tersebut diharapkan semakin mempermudah akses layanan masyarakat sekaligus membuka ruang partisipasi publik yang lebih luas.

    Selain itu, Pemprov Lampung juga berkomitmen memperluas infrastruktur digital agar manfaat teknologi dapat dirasakan secara merata, tidak hanya di perkotaan, tetapi juga hingga desa, kabupaten, dan wilayah terpencil.

    “Kami ingin memastikan digitalisasi hadir secara merata. Mahasiswa di daerah harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan mengakses teknologi,” lanjutnya.

    Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lampung, Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., menilai kegiatan simposium tersebut sebagai langkah positif dalam menyiapkan generasi muda menghadapi era digital.

    Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut mahasiswa untuk terus beradaptasi, meningkatkan kompetensi, serta memanfaatkan ruang digital secara produktif. “Mahasiswa harus mampu menggunakan teknologi informasi sebagai sarana belajar, berinovasi, dan meraih cita-cita di masa depan,” ujarnya.

    Ia juga menyampaikan capaian membanggakan dunia pendidikan di Lampung. Saat ini, sebanyak 86 persen mahasiswa yang diterima melalui jalur prestasi di Universitas Lampung berasal dari SMA di Provinsi Lampung.

    Selain itu, pada Program Studi Kedokteran yang menjadi salah satu jurusan favorit, sebanyak 63 persen mahasiswa yang diterima tahun ini juga berasal dari SMA di Provinsi Lampung.

    Capaian tersebut dinilai sebagai hasil sinergi antara sekolah, tenaga pendidik, perguruan tinggi, dan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan.

    “Ini menunjukkan bahwa kita telah bergerak bersama memajukan pendidikan di Provinsi Lampung. Anak-anak daerah mampu bersaing dan menembus program studi unggulan,” katanya.

    Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar SMA dan SMK untuk terus berkembang, memanfaatkan teknologi, serta menyiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.

    Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, dan generasi muda diyakini menjadi kekuatan besar dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan membawa Provinsi Lampung semakin maju, modern, dan berdaya saing.(***)

  • Lampung Matangkan Langkah Strategis Menuju Tuan Rumah PON XXIII 2032

    Lampung Matangkan Langkah Strategis Menuju Tuan Rumah PON XXIII 2032

    Bandarlampung — Pemerintah Provinsi Lampung mulai mempersiapkan diri sebagai calon tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032. Bersama KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Pemprov Lampung terus mematangkan langkah strategis melalui diskusi intensif dengan Tim Visitasi dan Verifikasi KONI Pusat di Ruang Rapat Gubernur, Rabu (15/4/2026).

    Pertemuan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan daerah, baik dari sisi infrastruktur, pembinaan atlet, hingga dampak ekonomi yang akan dihasilkan. Sejumlah catatan strategis dari KONI Pusat langsung ditindaklanjuti sebagai bagian dari upaya serius Pemprov Lampung dalam memenuhi seluruh indikator penilaian.

    Ketua Tim Penyaringan dan Penjaringan (TPP) KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno, mengapresiasi langkah progresif Pemprov Lampung yang terus mendorong percepatan persiapan. Ia menekankan pentingnya kepastian pembagian venue cabang olahraga antara Lampung dan Provinsi Banten sebagai mitra tuan rumah, termasuk untuk beberapa cabang olahraga di bawah Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) serta cabang angkat berat.

    Menanggapi hal tersebut, Pemprov Lampung menegaskan kesiapan untuk segera menyelesaikan berbagai aspek teknis, termasuk perencanaan pembangunan sport center sebagai salah satu infrastruktur utama yang menjadi perhatian dalam proses evaluasi nasional. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sarana olahraga di Lampung.

    Selain infrastruktur, Pemprov Lampung juga menaruh perhatian besar pada peningkatan prestasi atlet. Sejalan dengan arahan KONI Pusat, pembinaan atlet akan dilakukan secara berkelanjutan sejak dini guna menciptakan kontingen yang tangguh dan kompetitif di tingkat nasional hingga internasional.

    Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari visi besar Lampung dalam mencetak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah.

    Tidak hanya berorientasi pada sukses penyelenggaraan, Pemprov Lampung juga memaksimalkan peluang PON sebagai penggerak ekonomi daerah. Pengembangan sport industry menjadi fokus utama dengan melibatkan pelaku UMKM, sektor kuliner, dan perhotelan secara terintegrasi.

    Dengan pendekatan ini, perhelatan PON diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

    Untuk memastikan seluruh proses berjalan optimal, Pemprov Lampung juga mendorong penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Kolaborasi dengan aparat penegak hukum seperti Kejaksaan Tinggi dan Kepolisian akan dilakukan guna memastikan setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan berjalan sesuai koridor hukum.

    Melalui langkah-langkah strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis dapat memenuhi seluruh persyaratan dan tampil sebagai tuan rumah yang tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan, tetapi juga mampu memberikan legacy pembangunan olahraga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa depan.(***)

  • Pemprov Lampung Dorong Transformasi Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Penguatan SDM

    Pemprov Lampung Dorong Transformasi Ekonomi Lewat Hilirisasi dan Penguatan SDM

    Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam melakukan transformasi ekonomi melalui penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan hilirisasi komoditas unggulan.

    Hal tersebut disampaikannya saat menjadi Keynote Speaker dalam acara Lampung Post Executive Forum 2026 bertajuk “Satu Tahun Membangun: Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045” di Hotel Emersia, Selasa (14/04/2026).

    Hadir dalam acara tersebut Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Komjen Pol. (Purn) Akhmad Wiyagus, yang memberikan paparan mengenai sinergi pusat-daerah dalam akselerasi pembangunan dari perspektif Kemendagri.

    Dalam arahannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyoroti tantangan struktural ekonomi Lampung. Meskipun Lampung merupakan provinsi terpadat kedua di Sumatera dengan populasi hampir 9 juta jiwa, mayoritas masyarakat masih bergantung pada sektor pertanian dengan pendapatan yang belum memadai.

    “Kita adalah penghasil kopi, jagung, dan singkong nomor satu dan dua di Indonesia. Namun selama ini, komoditas kita keluar dalam bentuk mentah. Hilirisasi adalah harga mati agar nilai tambah ekonomi tetap tinggal di Lampung dan dinikmati oleh petani kita,” tegas Gubernur.

    Gubernur juga memaparkan program unggulan “Desaku Maju” yang berfokus pada peningkatan produktivitas desa, termasuk penyediaan alat pengering (dryer) untuk komoditas pertanian guna memastikan standar kualitas industri.

    Selain itu, dalam hal peningkatan kualitas SDM, Pemprov Lampung mulai mengirimkan tenaga kerja terampil ke Jepang untuk mendapatkan keahlian teknis yang diharapkan dapat diaplikasikan saat kembali ke daerah.

    Terkait potensi energi, Gubernur mengungkapkan bahwa Lampung memiliki aset strategis berupa Green Energy di Ulu Belu yang merupakan satu-satunya di dunia. Potensi ini, ditambah dengan rencana pembangunan solar cell di Bendungan Marga Tiga, akan menjadi fondasi bagi pengembangan empat kawasan industri baru di Lampung, termasuk di Way Kanan.

    Sementara itu, Wamendagri RI Akhmad Wiyagus dalam keynote speechnya menekankan pentingnya digitalisasi pemerintahan dan efisiensi anggaran, termasuk pengendalian proyek strategis secara real-time dan pengelolaan risiko untuk mencegah kebocoran anggaran di daerah.

    Pada kesempatan yang sama, dilaksanakan penyerahan penghargaan Lampung Post Award: Asta Cita Bersama Lampung Maju. Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menerima penghargaan tersebut yang diserahkan langsung oleh Wamendagri Akhmad Wiyagus.

    Selain Gubernur, penghargaan sektor Pemerintah Daerah juga diberikan kepada Walikota Bandar Lampung, Bupati Lampung Utara, dan Bupati Lampung Selatan. Penghargaan juga diberikan kepada instansi di berbagai sektor, mulai dari hukum dan keamanan, ekonomi, infrastruktur, ketahanan pangan, hingga pendidikan dan kesehatan.

    Pemimpin Perusahaan Lampung Post, Iskandar Zulkarnain, dalam laporannya menyampaikan bahwa forum ini merupakan bentuk kontribusi media dalam memberikan solusi dan edukasi kepada masyarakat serta apresiasi bagi kepala daerah yang telah bekerja luar biasa untuk kesejahteraan masyarakat Lampung.(***)