Blog

  • Polsek Kedaton Amankan 2 Pelaku Curanmor di 13 TKP



    GK, Bandar Lampung – Unit Reskrim Polsek Kedaton Polresta Bandar Lampung kembali berhasil mengamankan dua orang pelaku tindak pidana Curanmor yang menjalankan aksinya di 13 TKP berbeda di diantaranya 9 lokasi di Wilayah Hukum Polsek Kedaton, dan 4 lagi diwilayah tanjung karang barat, tanjung senang dan Lampung Selatan.

    Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K. yang diwakilkan Kapolsek Kedaton Kompol Atang Sayamsuri mengatakan penangkapan pelaku berhasil dibekuk dari hasil penyelidikan dan pengembangan kasus-kasus sebelumnya.

    Para Pelaku yang berhasil diamankan yaitu FD (19) Tuna Karya, warga Kelurahan Gedung Meneng Rajabasa Bandar Lampung dan satu lagi IG (20) Tuna karya, Kelurahan Rajabasa Jaya Bandar Lampung.

    “Selanjutnya Unit Opsnal Reskrim Polsek melaksanakan pengembangan dan mendatangi TKP Curanmor dibeberapa tempat yang disinyalir dilakukan oleh tersangka,” ungkap Kapolsek Kedaton, Selasa (18/01/2022).

    Ia menambahkan, setelah melakukan pengembangan dibeberapa TKP Curanmor dan benar tersangka mengakui bahwa pernah melakukan pencurian kendaraan bermotor di beberapa tempat diwilkum Polsek Kedaton dan Wilayah Lainnya.

    “Pelaku menjelaskan melakukan pencurian dengan TKP Polsek Kedaton sebanyak 9 lokasi dan TKP TanjungSenang sebanyak 2 lokasi, TKP Tanjung Karang Barat sebanyak 1 lokasi dan 1 lagi lampung selatan . Untuk sementara hasil Penyelidikan terdapat 13 TKP dan akan melakukan pengembangan kembali,” jelas Kompol Atang.

    Kapolsek menjelaskan bahwa modus operandi pelaku yaitu ada yang dengan cara menodong korbannya ditengah jalan dan ada juga yang mengambil motor ketika di parkiran dengan merusak kunci satang menggunakan Kunci Leter T.

    Adapun untuk barang bukti yang berhasil diamankan dari pelaku berupa Satu Buah Kunci leter T

    12 pasang plat Nomer kendaraan, 10 Unit R2 Kendaraan Bermotor Berbagai Jenis adapun merk kendaraan sbb :

    1. Yamaha Vega ZR warna biru dgn no.pol BE 8928 YF

    2. Kawasaki Ninja warna ungu metalik no.pol BE 2357 AQH

    3. Suzuki smash warna biru hitam no.pol BE 7308 EC

    4. Yamaha Mio 125 warna biru hitam no.pol BE 3988 AZ

    5. Honda Beat warna Hitam no.pol BE 2351 AAS

    6. Honda Beat warna Putih merah no.pol BE 2292 BI

    7. Yamaha Fino warna Ungu BE 3491 BX

    8. Honda Beat warna merah no.pol BE 3990 CT

    9. Yamaha Vixion warna Putih tahun 2015 nopol BE 2241 DH

    10. Honda Beat warna Putih merah BE 3763 AT 

    Adapun untuk kedua pelaku akan di jerat pasal 365 dan 363 KUHPidana dengan ancaman penjara sembilan tahun penjara.

    Kemudian Kapolsek Kedaton Kompol Atang Saymsuri Menghimbau Kepada Masyarakat Yang merasa Kehilangan Motornya bisa datang ke Polsek Untuk Mengeceknya dengan membawa Bukti Bukti Kepemilikan yang sah. Dan terakhir Kapolsek Juga Menghimbau Kepada Masyarakat Agar Selalu Memperhatikan Kendaraannya Ketika Parkir dan lebih baik menambahkan kunci ganda. [Sur]

  • 21 Jawaban lucu di pertanyaan esai ini bikin kamu cekikikan

    Kreatifnya kebangeten, makanya jawabannya jadi ngawur. Meski ngawur, mengandung kelucuan.


    GARIS KOMANDO – Tugas utama seorang siswa adalah belajar dan menyerap semua materi yang diberikan guru di sekolah. Tak jarang guru memberikan soal untuk dikerjakan siswa. Tugas-tugas itu nantinya dikoreksi dan dijadikan bahan evaluasi, sejauh mana siswanya menguasi materi yang disampaikan.

    Itu sebabnya sebelum menjawab soal atau tugas yang diberikan, baiknya kamu pelajari dulu materi yang sudah diajarkan. Karena ketidaktahuan kamu mungkin berujung dengan menjawab asal soal-soal yang diberikan, seperti deretan jawaban lucu ini.

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini 21 jawaban lucu di pertanyaan esai ini bikin kamu cekikikan, Selasa (18/1).

    1. Pokoknya semuanya ada kok.


    foto: Instagram/@wkwkland_real

    2. Anaknya terlalu jujur.


    foto: Instagram/@meme.wkwk


    3. Lha, bener juga. Apalagi mobil sport.

    foto: Instagram/@receh.id


    4. Teknik menjawab dengan metode ATM. Amati, Tiru, dan Modifikasi.

    foto: Facebook/Kegiatan Warga Hari Ini


    5. Yang tulis jawaban juga lagi mumet.

    foto: Facebook/Ella Ahmad


    6. Setiap pelajaran IPA pasti bolos ke kantin terus.

    foto: Facebook/Andi Permana


    7. Orang kreatif kalau jawab suka beda sendiri.

    foto: Facebook/Kementrian Humor Indonesia


    8. Jawaban seadanya.

    foto: Istimewa


    9. Kalau ini sih jangan cuma dikasih nilai nol. Tapi minus sepuluh.

    foto: 1cak.com


    10. Lebih efektif kalau jawabnya pakai voice note.

    foto: Instagram/@recehtapiviral


    11. Malah diceramahin.

    foto: Instagram/@id.dagelan


    12. Mending beli kue biar praktis.

    foto: Instagram/@receh.id


    13. Belum dijawab udah menyerah duluan.

    foto: Instagram/@receh.id


    14. Kalau murid jawab seperti ini, kira-kira guru harus beri nilai berapa?

    foto: Instagram/@receh.id


    15. Buat apa pohon menyembunyikan kehamilan dan sejak kapan pohon bisa hamil?

    foto: Instagram/@receh.id


    16. Jawaban nomor 32 bikin ngakak.

    foto: Istimewa


    17. Kalau dipikir ada benarnya juga.

    foto: Liputan6.com


    18. Malah senang karena tidak harus ikut ibu ke pasar.

    foto: Instagram/@katalucugambar


    19. Basa-basi dikit, siapa tahu dapat belas kasih.

    foto: Twitter/@txtdaripelajar


    20. Salah pergaulan kayaknya, nih.

    foto: Twitter/@txtdaripelajar


    21. Udah nggak bisa jawab, bawa-bawa bapaknya Aurel Hermansyah.

    foto: 1cak.com



  • Kisah 5 Pejabat Eselon II Lambar Yang Dirolling Bupatinya



    GARIS KOMANDO, Lambar – Penon-joban sejumlah pejabat eselon II dan Pelantikan Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Barat (Lambar), diduga tanpa persetujuan Gubernur Lampung Arinal Junaidi serta dianggap melanggar Surat Edaran Gubernur dan tanpa persetujuan pihak Provinsi.

    Hal tersebut dijelaskan salah seorang pejabat eselon II, yang enggan disebutkan namanya, beberapa waktu lalu.

    “Mereka itu dinonjobkan tanpa alasan yang jelas karena sesuai dengan Surat Edaran Gubernur,” kata dia.

    Diketahui beberapa waktu lalu, sejumlah Pejabat Teras di Lambar dirolling dan 5 Pejabat Eselon II di non-jobkan serta telah diisi oleh pejabat lainnya.

    Ironisnya, kendati di non-jobkan, kelima Pejabat Eselon II itu enggan menandatangani surat pengunduran diri. Lalu kata dia, “Jika mereka di non-jobkan apa alasannya.. sementara penon-joban tanpa alasan yang jelas, jika pensiun mana SK pensiunnya,” tambahnya.

    “Kalau begitu, mereka masih dianggap aktif dan bisa jadi doble jabatan donk,” ujarnya.

    Dia juga mengatakan, pelantikan PLT Sekda Lambar juga terkesan lepas dari aturan karena permasalahan yang sama, tanpa persetujuan Gubernur. Sebab, hingga saat ini Sekda sebelumnya yaitu Akmal Abdul Nasir, belum menandatangani surat pengunduran diri.

    “Itu harus ada persetujuan Gubernur apa lagi PLT, itu Pejabat Eselon II A jadi harus ada persetujuan Gubernur dan seharusnya Gubernur yang melantik bukan Bupati,” tegasnya.

    Meskipun pihaknya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lambar, telah menyurati namun ditolak oleh gubernur, sehingga keluar surat edaran.

    Pemberhentian kelima Pejabat Eselon II dan Sekda Lambar Akmal Abdul Nasir harus jelas alasanya. 

    “Karena kalau mereka pensiun mana SK pensiunnya, kalau tersandung hukum mana bukti pidananya, kalau sakit mana keterangan rumah sakitnya, kalau mengundurkan diri mana bukti surat pengunduran dirinya, ini pemerintahan lho..Partai aja ada aturan, maka Gubernur seharusnya menegur dugaan kesewenang-wenangan ini,” kata dia.

    Menanggapi hal itu, Mulyono salah seorang Pejabat Eselon II yang di non-job menambahkan, sampai saat ini dirinya belum menerima surat non-job.

    “Sampai saat ini kami belum menerima surat non-job,” tandasnya. [Red]

  • Baru Mencapai 60%, Pembangunan Gedung ini Sudah Menelan Belasan Miliyar Rupiah



    GARIS KOMANDO, Lambar – Masyarakat Kabupaten Lampung Barat (Lambar), yang selama ini menanti-nantikan selesainya pembangunan gedung budaya. 

    Namun, fakta dilapangan hingga saat ini proses pembangunan terkesan lamban, dan diduga ada pemborosan dana. Pasalnya, sejak era 2020 silam hingga kini belum terselesaikan.  

    Uniknya, pembangunan gedung dengan anggaran dana belasa miliar rupiah tersebut, menjadi perbincangan hangat di masyarakat, karena sampai saat ini baru 60% terselesaikan.

    Ironisnya lagi, dalam proses pembangunanya diindikasi banyak melakukan pelanggaran, sebab proyek tersebut terkesan siluman dan tidak transparan karena selama proses pengerjaanya tidak memasang papan informasi.

    Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PUPR Lambar Annuh mengatakan, pembangunan gedung tersebut dilakukan dengan tiga tahap pengerjaan, untuk tahap satu anggaran yang terserap Rp5 milyar lebih dan tahap kedua kembali dianggarkan sebesar Rp7 milyar lebih. 

    Ketika awak media mempertanyakan siapa pemilik PT. atau Cv yang mengerjakan gedung tersebut Kabid Cipta Karya itu terkesan bungkam.

    “Yang jelas bang saya minta tolong jangan diganggu pekerjaan itu, nanti kontraktornya saya arahkan kekalian, jangan ribut-ribut karna kalau sampai ribut dihawatirkan bisa memperhambat semuanya, lebih lagi ini menjadi tanggung jawab kita semua, gedung budaya ini, saat ini dinantikan masyarakat Lampung Barat,” katanya. 

    Terpisah salah satu pejabat eselon II Lambar dalam menanggapi hal tersebut mengatakan, “Jika hanya sebatas itu pembangunannya apa lagi sudah menelan anggaran sebesar 12 milyar lebih sudah barang tentu kebesaran dan terkesan pemborosan anggaran karena menurut informasi yang sampai kepada saya dari total anggaran tahap satu dan dua yang menelan anggaran APBD sebesar 12 miliyar lebih, sudah tentu anggaran tersebut cukup fantastik,” ujarnya. 

    Sayangnya sang kontraktor saat hendak dikonfirmasi, terkesan menghindar bahkan hingga berita ini diterbitkan sang kontraktor belum dapat dikonfirmasi. [Red]
  • Mahasiswa KKN Unila Menggerakkan Pelatihan Pencak Silat dan Tekhakot Pedang di Karang Agung



    GARIS KOMANDO, Tanggamus – Mahasiswa KKN UNILA periode 1 kembali menggerakkan sekaligus ikut serta dalam kegiatan pelatihan Pencak Silat dan Tekhakot Pedang yang dinaungi oleh Kerajaan Adat Paksi Pak Skala Brak Kepaksian Pernong Lampung Wilayah Tanggamus tepatnya dilapangan bulu tangkis Pekon Karang Agung, Kecamatan Semaka, Senin (17/1).

    Adapun tujuan mahasiswa KKN Unila menjadikan kegiatan pelatihan tersebut sebagai salah satu program kerja tidak lain untuk meningkatkan kembali rasa cinta, pengetahuan, serta minat dan bakat genarasi muda Pekon Karang Agung terhadap kebudayaan, khususnya kebudayaan lokal Lampung.

    Rohmat Amin selaku Kepala Pekon Karang Agung memberikan himbauan kepada masyarakat untuk ikut serta mendukung program mahasiswa KKN Unila.

    “Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mendukung dan ikut menyukseskan seluruh rangkaian program kegiatan yang dicanangkan mahasiswa KKN Unila dalam berbagi sektor, termasuk sektor kesenian pencak silat yang sudah menjadi ikon daerah, khususnya Pekon Karang Agung” ujar Amin.

    Amin berharap dengan kedatangan mahasiswa KKN, dapat memberikan pengaruh positif kepada masyarakat Karang Agung.

    “Saya berharap dengan hadirnya mahasiswa KKN Unila dapat menerapkan ilmu mereka ke masyarakat Karang Agung sesuai disiplin ilmu masing-masing dan membawa dampak positif bagi masyarakat” Pungkas Rohmat Amin dalam sambutan saat Loka Karya KKN Unila Periode 1 di Balai Pekon Karang Agung.

    Kemudian, Agus Nurwahid selaku Koordinator Desa KKN Unila Periode 1 Karang Agung mengungkapkan, dengan penerimaan masyarakat yang sangat baik, ia merasa senang ditempatkan di Pekon Karang Agung.

    “Saya selaku Kordinator Desa merasa sangat bersyukur dan senang bisa ditempatkan di pekon yang para pemudanya sangat terbuka dan antusias dalam menyambut setiap kegiatan yang kami programkan, terlebih dalam hal kesenian maupun sosial masyarakat yang ada di Pekon Karang Agung,” jelasnya.

    Selain itu, Rika Astianda, salah satu Pelatih Muda Pencak Silat dan Tekhakot Pedang mengatakan bahwa kesenian yang pernah menyabet piala dalam Semarak Semaka tersebut ditujukan kepada generasi muda pekon Karang Agung dengan jumlah anggota lebih dari 50 orang.

    “Saya berharap kesenian pencak silat yang saya tekuni berlangsung seterusnya dan para pemuda dapat mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif,” ujarnya. 

    Tak lupa, Ia mewakili Muli Mekhanai Pekon Karang Agung mengaku senang dengan kehadiran mahasiswa KKN dari Unila.

    “Saya merasa senang atas kedatangan mahasiswa KKN, bisa saling kenal, sharing, dan berdiskusi dengan mereka,” kata Rika.

    Rika menambahkan, Hal tersebut sejalan dengan pendapatnya yang ingin mengembangkan serta menjaga warisan kebudayaan Lampung. 

    “Saya ingin kesenian Pencak Silat dan Tekhakot Pedang terus lestari dan dikenal berbagai kalangan, termasuk mahasiswa KKN Unila dan masyarakat luas,” harapnya. [Red]

  • Emak-emak Punya Penghasilan Tambahan Melalui BSE.ID


    GK, Bandar Lampung – Warga beramai-ramai membawa sampahnya menuju rumah Elismawati yang terletak di Jalan Dr. Setia Budi, Sukarame 2, Kecamatan Teluk Betung Barat, Kota Bandar Lampung pada hari Senin (17/1/2022).


    Hasil wawancara gariskomando.com, diketahui bahwa Elismawati merupakan Ketua Kelompok (Koordinator) Bank Sampah Emak yang ada di daerah tersebut. Mereka menamai Kelompok Bank Sampahnya yakni Banksampahemak.id (BSE.id Sukarame 2 TBB).

    “Kami baru membentuk kelompok Bank Sampah sekitar satu bulan ini, dan baru hari ini mengumpulkan sampah,” ucap Elismawati.

    “Saya sebagai Ketua Kelompok di BSE.id Sukarame 2 TBB ini, tugas saya mengajak anggota untuk mengumpulkan sampah dan mendatanya sebelum dijual,” ujarnya.


    Anggota mereka sendiri saat ini baru berjumlah 10 orang, dan setiap anggota memiliki buku tabungan. Jadi setiap hasil dari penjualan sampah anggota, akan masuk dalam buku tabungan masing-masing dan uang yang terkumpul baru bisa dilakukan penarikan oleh anggota setelah sedikitnya terkumpul Rp. 100 ribu.


    Hal tersebut dijelaskan oleh Riki selaku anggota Banksampahsmak.id mewakili founder BSE.ID Agus Solihin, S.Pi., yang berkantor di Jalan Imam Bonjol, Gg. Darussalam No.134 Kelurahan Langkapura Baru, Kecamatan Langkapura, Kota Bandar Lampung.

    “Saya sebagai anggota Bank Sampah Emak yang bertugas menimbang dan mengambil sampah dari kelompok-kelompok, setiap anggota kelompok ini memiliki buku tabungan. Baru bisa mereka ambil uangnya setelah tabungan mereka mencapai sedikitnya 100 ribu rupiah,” jelas Riki.

    Hal tersebut mereka lakukan untuk mendukung realisasi dari Program Pemerintah Provinsi Lampung yang mana menjaga kebersihan menjadi hal utama dalam sendi kehidupan di Provinsi Lampung. Di Kota Bandar Lampung sendiri, terdata berton-ton sampah yang dihasilkan setiap harinya, dan jika dikalikan sebulan bahkan setahun kapasitas tempat pembuangan akhir tentunya akan menggunung.

    Riki juga mengharapkan, lebih banyak lagi emak-emak yang ikut dalam Banksampahemak.id ini karena keuntungannya akan menjadi penghasilan tersendiri untuk ibu rumah tangga dan akhirnya sampah akan terkendali.

    “Kami berharap kepada emak-emak untuk bergabung dalam program Banksampahemak.id ini karena banyak manfaat yang didapat baik dari nilai ekonomi dan sosial,” ucap Riki. (Sur)
  • Warga Desa Sabah Balau Inginkan Realisasi Pembangunan yang Sudah Dianggarkan pada TA 2020 – 2021

    GARIS KOMANDO,LAMSEL – Warga Masyarakat Desa Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan meminta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk memeriksa dan mengevaluasi APBDes Sabah Balau.

    Hal itu terkait dugaan penyimpangan penggunaan Anggaran Penerimaan dan Belanja Desa (APBDes) Sabah Balau Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan tahun anggaran 2020-2021 oleh Kadesnya.

    Seperti yang disampaikan oleh warga masyarakat setempat yang enggan disebutkan namanya, kepada awak media melalui pesan singkat WhatsAppnya, Senin (17/01/2022).

    “Bagaimana Desa ini mau maju pak, jika program pembangunan yang sudah dianggarkan dari Dana Desa tidak direalisasikan, dan dananya entah digunakan untuk apa dan oleh siapa,” ujarnya.

    Masih menurut warga tersebut, mereka meminta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk mengevaluasi dan memeriksa Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBDes Sabah Balau TA 2020-2021.

    “Melalui media ini, kami warga masyarakat Desa Sabah Balau meminta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) untuk mengevaluasi dan memeriksa LPJ APBDes Sabah Balau,” tegasnya.

    Lebih lanjut warga masyarakat menyampaikan bahwa APBDes Sabah Balau TA 2020 – 2021 diduga tidak Transparan dan ada penyimpangan.

    “Bagaimana kami tidak mempertanyakan soal Sekdes dinonaktifkan karena tidak mau menandatangani LPJ APBDes, sementara pak Sekdes punya alasan yang kuat untuk tidak mau menandatangani LPJ APBDes tersebut, diantaranya karena adanya beberapa item pekerjaan fisik yang belum direalisasikan,” ungkapnya.

    Masyarakat Desa Sabah Balau juga mengharapkan perubahan pada desa mereka, terutama di infrastruktur agar masyarakat lebih lancar dalam akses transportasi dan untuk kemudahan dalam mengangkut hasil bumi.

    “Kami berharap dalam pembangunan desa ini ada keterbukaannya pada sesama perangkat desa, hingga akhirnya desa ini ada perubahan dalam pembangunan dari tahun sebelumnya, baru lah desa ini nanti akan telihat lebih maju dan setara dengan desa-desa lain,” pungkasnya. [Red]

  • Usai Disahkan Sebagai RUU Inisiatif, Begini Tahapan Hingga RUU TPKS Resmi Jadi UU

    GARIS KOMANDO,JAKARTA – Rancangan Undang-Undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) akan diputuskan sebagai RUU Inisiatif DPR pada sidang paripurna esok hari, 18 Januari 2022. Setelah disahkan sebagai RUU Inisiatif, RUU TPKS masih akan melalui sejumlah tahapan sebelum ditetapkan sebagai undang-undang (UU).

    Wakil Ketua Komisi VIII DPR Diah Pitaloka mengingatkan, RUU TPKS bukan berarti sudah resmi menjadi undang-undang setelah disahkan sebagai RUU Inisiatif besok. RUU TPKS baru selesai melalui tahap harmonisasi di Badan Legislatif (Baleg) DPR sebelum dibawa ke sidang paripurna untuk disahkan sebagai RUU Inisiatif.
    Usai menetapkan RUU TPKS sebagai RUU Inisiatif, DPR nantinya akan bersurat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
    “Presiden kemudian akan mengirimkan Surpres (Surat Presiden) dan DIM (daftar inventarisasi masalah). Presiden juga akan menunjuk Kementerian yang akan membahas bersama dengan DPR, misalkan Kemenkumham (Kementerian Hukum dan HAM) dan Kementerian PPPA (Perlindungan Perempuan dan Anak),” kata Diah di Jakarta, Senin (17/1/2022).
    Setelah menerima balasan dari Presiden, DPR akan menggelar rapat paripurna untuk membahas alat kelengkapan dewan yang akan membahas RUU TPKS. Dalam rapat tersebut, akan diputuskan Komisi atau Badan Legislatif (Baleg) yang diberi kewenangan membahas RUU tersebut bersama pemerintah.
    “Alat kelengkapan bisa dari komisi atau Baleg. Semoga prosesnya berjalan lancar,” ujar Diah.
    Politikus PDIP ini mengingatkan pentingnya kualitas dan komprehensif RUU ini sehingga pembahasan antara DPR dan Pemerintah harus dilakukan secara seksama. Diah mengatakan, RUU TPKS diharapkan dapat membawa perubahan, terutama dalam penegakkan keadilan bagi korban kekerasan.
    “UU ini juga dapat membangun mekanisme pencegahan dan pelayanan yang optimal dalam upaya perlindungan perempuan dan anak sebagai pihak yang rentan mengalami kekerasa seksual,” jelasnya.
    Seperti diketahui, Ketua DPR Puan Maharani memastikan RUU TPKS akan disahkan menjadi inisiatif DPR pada sidang paripurna, Selasa (18/1/2022). Menurutnya, kecermatan dalam proses pengesahan RUU ini diperlukan agar produk hukum ini tak malah membatasi fungsi dan dedikasi perempuan.
    “Bagaimana kita keluar rumah dengan tenang? Kita mau keluar rumah karena kita mau mendedikasikan diri kita pada pekerjaan kita. Kita kan mau dalam keluar rumah nyaman, aman, tenang melaksanakan tugas tugas kita sebagaimana kita harapkan”, ungkap Puan saat merespons keresahan komika perempuan, Sakdiyah Ma’ruf dalam audiensi bersama pejuang RUU TPKS, pekan lalu.
    Dalam forum dengan sejumlah aktivis perempuan dari berbagai elemen masyarakat itu, Peneliti Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap betapa figur pemimpin perempuan menjadi tumpuan harapan pembangunan bangsa.
    “Ketika seorang perempuan diberikan ruang yang aman, perempuan akan bisa bekerja dan memberikan karya. Pemimpin perempuan menjadi penting untuk memastikan hal tersebut. Karena pemimpin perempuan itu memiliki gaya kepemimpinan yang bersahabat dan lebih mempunyai empati dan hanya pemimpin perempuan yang bisa memahami persoalan dan mengatasi masalah perempuan,” ucap Lucky.
    Sejumlah aspirasi dan desakan disahkannya RUU TPKS menjadi bahasan Prolegnas prioritas siang itu dipastikan Ketua DPR RI menjadi masukan berharga dalam menjalankan fungsi legislasi. Rencananya, Sidang Paripurna DPR RI 18 Januari 2022 akan mengesahkan RUU TPKS menjadi salah satu dari 40 RUU Prolegnas prioritas.
    Dengan demikian, sinergi antara DPR dan Pemerintah akan berlanjut seusai Sidang Paripurna digelar. Proses ini akan menjadi fase baru perjalanan RUU TPKS yang melibatkan sebanyak mungkin elemen masyarakat. Puan menginginkan RUU TPKS menjadi produk hukum yang disusun dengan benar-benar cermat sehingga tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. [Red]
  • Pelayanan Puskesmas Sukamaju Mendapat Keluhan Warga



    GK,BANDAR LAMPUNG – Warga kota Bandar Lampung keluhkan pelayanan Puskesmas Sukamaju, Kecamatan Teluk Betung Timur yang tutup pada jam buka operasional. Senin (17/01/2022). 

    Diinformasikan oleh warga yang mengantarkan istrinya untuk berobat di Puskesmas Sukamaju. Namun sesampainya disana ia ditolak oleh petugas Puskesmas dengan dalih tutup.

    “Padahal sesuai jam kerja itu, seharusnya puskesmas itu tetap buka untuk melayani masyarakat. Buruk bener pelayanan Puskesmas sukamaju,” ujarnya.

    Ia juga mengungkapkan, saat mengantarkan istrinya berobat, jam menunjukkan jam 12 siang, padahal di pintu puskesmas tertera jelas jam operasional pukul 08.00 WIB sampai 14.30 WIB.

    “Saya sudah sampai ke puskes malah petugas bilang tutup, dan beralasan menyusun berkas, padahal jam operasionalnya aja tertera buka,” lanjutnya.

    Hal ini menurut warga pelayanan tersebut dinilai buruk, yang diketahui secara fungsi, Puskesmas mempunyai peran sebagai pelayan masyarakat terlebih pertolongan pertama dilingkungan terdekat.

    Guna mengkonfirmasi permasalahan itu, kemudian awak media mendatangi Puskesmas Sukamaju, namun pihak petugas tidak ada yang bisa menanggapi.

    Sementara, Kepala Puskesmas Sukamaju, Ian Rahmadi saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, hingga saat ini belum memberikan konfirmasi terhadap pelayanan yang dikeluhkan oleh warga. [Red]

  • Dandim 0422/LB Dampingi Bupati Resmikan Pembangunan Jalan Sepanjang 5,3 Km



    GARIS KOMANDO,LIWA – Komandan Kodim 0422/LB bersama jajaran Forkopimda dampingi Bupati Hi. Parosil Mabsus meresmikan pembangunan jalan Sepanjang 5.3 Kilo Meter Di Pekon Tawan Sampai Pekon Suka Banjar Kecamatan Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Senin(17/01).

    Adapun yang hadir dalam acara tersebut Bupati Lambar Hi. Parosil Mabsus, Wakil Bupati Lambar, Drs. H. Mad Hasnurin, Dandim 0422/LB. Letnan Kolonel Czi Anthon Wibowo, Kapolres Lambar yang diwakili oleh Aiptu Syahrul, Ketua Kajari Lambar Riyadi,S.H., Ketua Pengadilan Negeri Liwa Akhmad Budiawan, SH., MH., Camat Lumbok Erwin, Danramil 422-04/BB Kapten Inf Waniran, Asisten Bupati Lambar, Seluruh Pratin Kecamatan Lumbok, Tokoh masyarakat Hasnul Misyar, Anggota Babinsa Ramil 422-04/BB, Anggota Babinkathimas Polsek Balik Bukit, masyarakat Tawan Sukabanjar.

    Dalam sambutannya Bupati menyampaikan, “Mudah-mudahan semua jalan penghubung di wilayah Kabupaten Lampung Barat akan mulus dengan harapan perekonomian masyarakat makin baik dan sejahtera. Pemkab Lampung Barat terus menggenjot pembangunan infrastruktur Jalan,” ucap Bupati.

    Bupati meminta masyarakat, “Agar menjaga dan merawat jalan yang sudah dibangun sehingga bisa bertahan lama dengan tidak membawa muatan barang melebihi tonase jalan. Jalan kita ini paling maksimal 8-12 ton, kalau lebih dari itu dipastikan cepat rusak, maka mari kita jaga dan kita rawat secara bersama-sama”. Tutup Parosil. [Gun]

  • Kapolresta Bandar Lampung Pimpin Sertijab Kapolsek Tanjung Karang Barat



    GK,BANDAR LAMPUNG – Upacara serah terima jabatan Kapolsek Tanjung Karang Barat dari Kompol David Jeckson Sianipar, S.I.K. kepada Kompol Sandy Galih Putra, S.H. S.I.K. Pelaksanaan Serah terima jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto, S.I.K. 

    Upacara Serah terima tersebut digelar dengan penerapan protokol kesehatan dan diikuti oleh peserta terbatas diantaranya seluruh Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran Polresta Bandar Lampung. Senin, (17/1/22). 

    “Pelaksanaan sertijab merupakan tindak lanjut STR Kapolda Lampung Nomor : ST / 29 / I / 2022 Tanggal 14 Januari 2022 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam jabatan di lingkungan Polda Lampung.

    Pada awal pelaksanaan upacara serah terima jabatan Kapolresta Bandar Lampung membacakan sumpah jabatan yang diikuti oleh pejabat baru dengan didampingi rohaniawan, dalam sumpah tersebut yang berisi tentang janji dan kesiapan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab selaku Pelindung, Pengayom dan pelayan masyarakat untuk tidak terlibat KKN, dan senantiasa mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi, golongan dan jabatan.

    Dengan kehadiran pejabat baru diharapkan dapat memelihara dan meningkatkan keseimbangan serta kesinambungan upaya-upaya yang telah dilaksanakan Kapolsek sebelumnya, yang juga mampu mengadakan koreksi, analisa / evaluasi guna perbaikan dan penyempurnaan kinerja yang selaras dengan situasi dan kondisi yang berkembang.

    Serah terima jabatan ini juga memiliki makna penting dan strategis, karena terkait dengan dinamika proses kesinambungan pembinaan secara utuh dan menyeluruh baik pembinaan organisasi, pembinaan Personil, maupun regenerasi dilingkungan Polresta Bandar Lampung khususnya dan Polri pada umumnya, karena itu mekanisme pergantian pejabat Seperti ini, tidak hanya dimaknai sebagai pergantian personel semata, tetapi lebih dari itu merupakan proses kesinambungan pembinaan yang mendorong semangat pembaruan dan penyegaran bagi peningkatan peran organisasi, terang Kapolresta”.

    Kapolresta mengucapkan terima kasih kepada Kompol David J Sianipar, S.I.K atas dedikasi dan peran aktif selama bertugas di Polresta Bandar Lampung.

    Kemudian Pejabat Baru untuk selalu memahami tugas pokoknya, berikan contoh yang baik kepada bawahan, segera pahami karakteristik daerah dan kamtibmas wilayahnya karena merupakan modal dasar untuk kesiapan dalam mengahadapi setiap gejolak-gejolak yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas. 

    Akhir sambutannya Kapolresta menekankan kepada Kapolsek Baru agar segera berkoordinasi dengan pemerintah setempat serta instansi terkait dalam memelihara kamtibmas di wilayahnya, Ucap Kapolresta”. [Nnd]

  • Kolonel Faisol Izuddin Karimi Pimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Makodim 0410/KBL


    GARIS KOMANDO,BANDAR LAMPUNG — Komando Distrik Militer 0410/KBL menggelar upacara bulanan tanggal 17 Januari 2022 yang di pimpin oleh Komandan Kodim 0410/KBL Kolonel Inf Faisol Izuddin Karimi.

    Bertempat di Markas Kodim 0410/KBL Jln. Imam Bonjol Kecamatan Langkapura Kota Bandar Lampung. Upacara tersebut di ikuti oleh Prajurit dan PNS Kodim 0410/KBL, Senin (17/1)

    Dandim 0410/KBL saat membacakan amanat KASAD Jenderal Dudung Abudurahman menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras dan dedikasi yang ditunjukkan oleh seluruh prajurit dan PNS Angkatan Darat sepanjang tahun 2021 yang lalu.

    “Berbagai tugas yang diamanatkan oleh negara telah dapat kita laksanakan dengan baik, berbagai tugas seperti pengamanan perbatasan penanggulangan bencana alam termasuk penanganan panen covid 19, tugas perbantuan lainnya telah menjadi bukti nyata pengabdian kita kepada bangsa dan negara,” ungkap Dandim.

    Lanjutnya, Pencapaian ini tentu harus dapat dipertahankan dan tingkatkan di tahun 2022. Untuk menyambut tugas Mulia tersebut, maka kesiapan operasional harus terus dipelihara. Disamping itu program peningkatan profesionalisme prajurit TNI AD harus menjadi prioritas dalam tahun anggaran 2022 nanti, banyak prestasi yang berhasil ditorehkan TNI AD. Namun demikian masih terdapat berbagai kekurangan yang harus segera diperbaiki. 

    “Salah satunya adalah masih adanya berbagai pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit maupun PNS TNI AD, hal ini harus menjadi koreksi buat kita kedepan agar tidak terjadi kembali di masa mendatang,” imbuhnya. [Sur]

  • Kodim 0410/KBL Gelar Acara Koprs Raport Pindah Satuan dan Tradisi Pelepasan Dua Prajurit Terbaiknya


    GARIS KOMANDO, BANDAR LAMPUNG — Sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada Prajurit yang akan melaksanakan pindah satuan. Kodim 0410/KBL melaksanakan Korps raport pindah satuan untuk dua Prajurit terbaiknya, yang berlangsung di Markas Kodim 0410/KBL Jalan Imam Bonjol, Langkapura, Kota Bandar Lampung, Senin (17/1).

    Kedua prajurit yang melaksanakan pindah satuan adalah Letda Inf Aan Juniarto beralih tugas di Satuan Yonif 141/AYJP dan Sertu Romi Hara Pakpahan beralih tugas di Kodim 0412/LU.

    Pada kesempatan itu, Dandim 0410/KBL Kolonel Inf Faisol Izuddin Karimi menyampaiakan ucapan selamat kepada kedua prajurit yang akan melaksanakan pindah satuan.

    “Selamat kepada Letda Infanteri Aan dan Sertu Romi atas jabatan barunya. Atas nama pribadi dan juga seluruh jajaran Kodim 0410/KBL saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas Dedikasi dan pengabdian yang selama ini sudah diberikan kepada satuan ini,” ucap Dandim.

    Dandim juga berharap kepada dua prajurit tersebut nantinya dapat berdinas dengan baik di satuan yang baru serta menonjolkan hal-hal yang positif sehingga dapat membawa nama baik satuan asal yakni Kodim 0410/KBL. Pindah satuan atau Tour Of Duty ini merupakan bentuk kepercayaan pimpinan dalam mengemban tugas selanjutnya dan dapat memberi warna positif dalam kinerja sehingga kehadiran Anda benar-benar bermanfaat. [Sur]

  • Lah Kok Malah Ditangkap, Penendang Sajen Selamatkan Akidah dan Basmi Kemusyrikan: Segera Bebaskan!



    GARIS KOMANDO – Wakil Ketua Sekretaris Jenderal Persadaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menanggapi soal penangkapan pria berinisial HF di Yogyakarta.

    HF merupakan pria yang beberapa waktu viral karena menendang dan membuang sesajen di Gunung Semeru.

    Novel mengatakan, di dalam Islam, sesajen memang dianggap sebagai kemusyrikan yang berbahaya bagi akidah agama.

    “Dia sedang membasmi kemusyrikan itu,” kata Novel saat dihubungi, Minggu (16/1).

    Alih-alih menangkap pria penendang sesajen, Novel justru meminta polisi ikut menertibkan sesajen-sesajen yang masih ada di sana.

    Novel mengatakan, jika sesajen itu berbentuk makanan, alangkah baiknya diberikan kepada orang yang membutuhkan.

    “Polisi harus membebaskan orang yang ditahan ini karena sudah menyelamatkan akidah umat Islam dan Pancasila,” katanya.

    Sebelumnya, terduga pelaku penendang sesajen di Semeru ditangkap di kecamatan Banguntapan, Yogyakarta.

    Polisi telah menetapkan HF sebagai tersangka dan dijerat Pasal 156 KUHP tentang penghinaan golongan.

    Sumber

  • Mengenal Formikofilia, Fetish Kemaluan Dijelajahi Serangga termasuk Belatung

    Ilustrasi formikofilia, fetish terhadap rangsangan serangga, termasuk belatung.


    GARIS KOMANDO – 
    Mengenal Formikofilia, fetish kemaluan dijelajahi serangga, termasuk belatung.

    Kata belatung belakangan ini tengah ramai diperbincangkan publik di media sosial.

    Ternyata, itu muncul menyusul beredarnya video dewasa yang memperlihatkan organ intim wanita yang dipenuhi belatung.

    Banyak warganet yang merasa jijik setelah melihat video tersebut.

    Beberapa orang menyebut bahwa video belatung itu sengaja dibuat untuk membuat gempar. 

    Selain itu, orang pada video menjijikan itu juga disebut berperlilaku seksual menyimpang.

    Orang dalam video disebut memiliki fetish formikofilia, gairah seksual yang didapat dari rangsangan serangga.

    Mengenal belatung, larva dari telur lalat. (Outdoor Happens)


    Lantas Apa Itu Formikofilia?

    Sebelum turun ke penjelasan formikofilia, ada baiknya mengenal parafilia terlebih dahulu.

    Sebab, formikofilia termasuk salah satu fetish atau perilaku seksual parafilia.

    Dikutip dari Psychology Today, parafilia adalah suatu kondisi di mana gairah dan kepuasan seksual seseorang bergantung pada berfantasi dan terlibat dalam perilaku seksual yang tidak lazim dan ekstrim.

    [Orang dengan parafilia atau pharapilics sering bergantung pada rangsangan yang menimbulkan rasa ngeri atau jijik.

    Beberapa contoh parafilia yakni ruang tertutup (claustrophilia), penguburan hidup-hidup (taphephilia), lendir (mucophilia), hingga serangga (formidophilia).

    Formikofilia sendiri merupakan ketertarikan seksual untuk dijelajahi atau digigit oleh serangga, seperti semut, atau makhluk kecil lainnya.

    Orang yang memiliki parafilia ini seringkali menaruh serangga ke alat kelamin, dan area sensitif tubuh lain.

    Efek-efek yang diinginkan dalam parafilia ini dapat berupa rasa geli, menyengat, sensasi berlendir, atau dengan menimbulkan penderitaan psikologis pada orang lain.

    Menurut Journal of Sex and Marital Therapy, istilah formikofilia pertama kali dicetuskan oleh Ratnin Dewaraja dan John Money pada tahun 1986.

    Istilah tersebut diambil dari bahasa Latin yakni formica yang berarti semut.

    Meskipun formikofilia secara etimologis terkait dengan penggunaan semut, definisi tersebut telah diperluas untuk mencakup semua serangga, bahkan invertebrata lainnya, termasuk pula belatung.

    ](https://www.psychologytoday.com/intl/blog/the-infested-mind/201506/paraphilia-insects-sources-sexual-arousal)

    Belatung atau larva lalat. (EPA via Daily Mail)

    [Viral Video Belatung Memenuhi Organ Intim Wanita, dari Mana Sebenarnya Asal Belatung?

    Terlepas dari kebenaran soal video viral yang memperlihatkan organ kewanitaan dipenuhi belatung saat berhubungan intim, mari mengenal belatung dan dari mana asalnya.

    Beberapa orang awam mungkin bingung, karena belatung seringkali muncul secara tiba-tiba.

    Apakah belatung muncul begitu saja dari udara?

    Jawabannya adalah tidak, mereka tidak muncul begitu saja.

    Perlu diketahui, belatung merupakan larva dari lalat.

    Ketika hewan mati, mikroba dalam tubuhnya akan mulai memecah jaringan tubuh.

    Enzim tubuh juga mulai mencerna dirinya sendiri, maka dimulailah pembusukan jaringan tubuh hewan.

    ](https://www.psychologytoday.com/intl/blog/the-infested-mind/201506/paraphilia-insects-sources-sexual-arousal)

    Lalat, serangga yang melepaskan telur-telur yang kemudian menjadi belatung. (Orkin)

    [Melansir How Stuff Works, jaringan yang membusuk itu mengeluarkan zat hijau serta gas yang menarik perhatian serangga.

    Para ahli entomologi mengatakan bahwa serangga yang paling pertama datang adalah lalat.

    Boleh dibilang, lalat adalah serangga yang paling cepat menghampiri zat organik busuk.

    Mengutip National Geographic, lalat betina akan bertelur di rongga-rongga lembap bangkai hewan.

    Seekor lalat betina dapat menghasilkan sekitar 300 telur dalam sekali bertelur.

    Telur lalat itu kemudian menetas menjadi larva, yang dikenal pula sebagai belatung.

    ](https://www.psychologytoday.com/intl/blog/the-infested-mind/201506/paraphilia-insects-sources-sexual-arousal)

    Larva atau belatung. (ish-on-friday.com)

    [Apakah Belatung Bisa Muncul di Tubuh Manusia Hidup?

    Melansir AZ Animals, menemukan belatung pada tubuh manusia hidup jarang terjadi.

    Akan tetapi, ini mungkin bisa terjadi jika manusia terpapar melalui makanan basi atau jika terinfeksi penyakit myiasis.

    Menurut Theodor pada tahun 1964, myiasis pada manusia adalah penyakit yang disebabkan oleh belatung yang berasal dari ordo Diptera dengan sub ordo Cyclorrhapha.

    Melansir Centers for Disease Control and prevention (CDC), myiasis banyak ditemukan di daerah tropis dan subtropis, umumnya terjadi pada musim hujan.

    Beberapa lalat menyimpan telurnya di atau di dekat luka atau luka, larva yang menetas masuk ke dalam liang kulit.

    Larva spesies tertentu akan bergerak lebih dalam di dalam tubuh dan menyebabkan kerusakan parah.

    Orang dengan luka yang tidak dirawat dan terbuka lebih mungkin terkena myiasis.

    Meski begitu, kasus tersebut jarang terjadi.

    Belatung biasanya tidak memakan inang hidup.

    Sebaliknya, mereka sering memilih bangkai atau makanan yang membusuk.

    Belatung memakan jaringan lunak yang mati seperti bangkai hewan, manusia, dan juga sisa-sisa zat organik pada sampah makanan.

    Sumber

  • SPJ APBDes Sabah Balau TA 2020-2021 Diduga Fiktif



    GARIS KOMANDO,LAMSEL – Kepala Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan diduga membuat Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Sabah Balau tahun anggaran 2020-2021 fiktif.

    Pasalnya ada beberapa item pembangunan fisik di Desa Sabah Balau yang hingga tahun 2022 tidak direalisasikan pembangunannya.

    Adapun pembangunan fisik yang tidak direalisasikan tersebut menurut Sekdes nonaktifkan Sukadi ada 3 item.

    “Pembangunan fisik yang hingga tahun 2022 ini tidak direalisasikan pembangunannya ada 3 item, yaitu pengerasan jalan (onderlagh), dengan anggaran biaya Rp.74.090.000,- dua titik gorong-gorong, dengan anggaran biaya masing-masing Rp.12.000.000,-/titik, dan satu titik beronjong untuk penahan erosi dengan anggaran biaya Rp.36.000.00,-,” jelas Sukadi, Minggu (16/01/2022).

    Masih menurut Sukadi, jika SPJ itu lolos dan diterima oleh pihak terkait, dan ada tanda tangannya, maka bisa dipastikan tanda tangannya dipalsukan.

    “Jika SPJ APBDes TA 2020-2021 untuk Desa Sabah Balau itu lolos dan diterima oleh pihak Kecamatan, PMD Kabupaten Lampung Selatan, dan ada nama serta tanda tangan saya disitu, maka saya pastikan itu palsu karena saya tidak pernah menandatangani SPJ APBDes tersebut,” katanya.

    Bahkan menurut Sukadi, untuk pengelolaan keuangan Desa Sabah Balau, baik DD maupun ADD yang memegang Dananya adalah Kades langsung, sementara Bendahara Desa hanya berpungsi mencairkan Dana dari Bank.

    “Bendahara Desa itu tidak berpungsi pak, karena setelah uangnya dicairkan dari Bank, langsung diambil Kades dan ia semua yang mengatur keuangannya,” imbuh Sukadi.

    Dilain pihak Ketua RT. 05, Dusun 1B, Desa Sabah Balau, Yono mengatakan bahwa, dari tahun kemarin (2021) rencananya jalan tersebut akan dilakukan pengerasan dengan onderlagh, namun kenyataannya hingga saat ini tidak ada.

    “Ya rencananya sih dari tahun kemarin jalan ini mau dibangun dengan onderlagh, namun hingga saat ini nyatanya belum, sehingga warga RT. 05 Dusun 1B berinisiatif untuk membeli sabes (pasir gunung) dengan cara iuran 20- 50 ribu rupiah/KK untuk menimbun jalan yang becek, demi kelancaran warga yang melintas,” ungkap Yono.

    Ketika awak media mendatangi rumah Kades Sabah Balau guna konfirmasi, namun ia tidak ada dirumah, bahkan menurut beberapa warga masyarakat Desa Sabah Balau, “Jangankan wartawan pak, warga masyarakat Sabah Balau ini saja, susah banget mau nemui Kades,” ujar warga.

    Tidak sampai disitu, awak media mencoba mengkonfirmasi melalui pesan singkat WhatsAppnya, namun hingga berita ini diterbitkan tidak ada jawaban, walaupun chat awak media masuk ke selulernya. [Tim]

  • Babinsa Sertu Riyatno Monitoring dan Pengamanan Pemilihan Ketua RT di Wilayah Binaan

    GARIS KOMANDO,BANDAR LAMPUNG – Bertempat di Kampung Sukadami Kelurahan Srengsem Kecamatan Panjang Kota Bandar Lampung Sertu Riyatno laksanakan pengamanan pemilihan Ketua RT. Minggu (16/01/2022)

    Sertu Riyatno mengatakan, kegiatan pemilihan ketua RT ini dihadiri oleh Ketua Pemilihan RT, Bhabinkamtibmas, Kepala Lingkungan 1 dan 2, Linmas dan masyarakat setempat.

    “Dalam pelaksanaannya alhamdulillah kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar dari mulai awal hingga proses penghitungan selesai,” ujarnya.

    “Saya berpesan kepada masyarakat siapapun yang terpilih itu merupakan warga terbaik di kampung kita, kita dukung bersama – sama sehingga kampung kita bisa lebih maju dan lebih sejahtera,” pungkasnya.

    “Di akhir acara saya selaku Babinsa mengingatkan kepada warga masyarakat dimusim penghujan ini kita harus terus menjaga kebersihan baik di rumah kita maupun lingkungan sekitar rumah kita agar tidak mengakibatkan banjir dan penyakit berdatangan,” tutupnya. [Sur]

  • 2 Pelaku Penganiayaan Anak Ditangkap Jajaran Polsek Teluk Betung Utara 


    GARIS KOMANDO,BANDAR LAMPUNG – Jajaran Polsek Teluk Betung Utara mengamankan 2 pelaku penganiayaan terhadap anak, mereka adalah DI (33) dan RC (41), ke duanya diamankan oleh anggota di dua lokasi berbeda.

    Peristiwa penganiayaan ini sendiri terjadi pada hari Sabtu (01/1/2022) di Jalan Tangkuban Perahu Kupang Kota dan dipicu kesalah pahaman dimana ketika itu Korban AF (14, Pelajar) Mengatakan Pada Awalnya ketika bersama teman-temannya sedang duduk duduk di depan mushola pinggir jalan mereka di hampiri 4 orang laki-laki dan salah satu dari laki-laki itu mengatakan “Sapa tadi yang ngomong anjing” kepada nya namun oleh korban dikatakan ada apa dan tidak ada yang ngomong, yang kemudian 3 orang dari laki-laki tersebut langsung melakukan penganiayaan terhadap korban dengan tangan kosong, beruntung kejadian ini diketahui oleh warga sekitar, sehingga warga melerai. Akibat dari kejadian ini, beberapa korban mengalami luka-luka memar di beberapa bagian tubuhnya.

    Kapolsek Teluk Betung Utara Kompol Robi B.Wicaksono, SH. menjelaskan, bahwa penangkapan terhadap ke dua pelaku ini setelah polsek menerima laporan lalu memeriksa korban dan saksi serta mengumpulkan beberapa barang bukti, serta hasil visum.

    Untuk 1 orang pelaku lagi berinisial RH belum berhasil ditangkap dan Kapolsek meminta pelaku untuk segera menyerahkan diri.

    Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 80 ayat 1 UU No 35 tahun 2014 sub pasal 170 KUHPidana. [Red]

  • Ramai Foto Selfie KTP Dijual Jadi NFT di OpenSea, Ini Kata Menkominfo

    Ramai Foto Selfie KTP Dijual Jadi NFT di OpenSea, Ini Kata Menkominfo

    Sigerlink.com – Setelah Ghozali Everyday meraup miliaran Rupiah dari Non Fungible Token (NFT) di OpenSea, banyak yang mengikuti jejaknya.

    Akan tetapi, yang dijual justru adalah foto e-KTP dari sejumlah masyarakat di platform OpenSea tersebut.

    Hal itu sebagaimana diinformasikan dalam unggahan salah satu akun Facebook.

    Akun ini menangkap layar unggahan penjualan foto selfie KTP NFT tersebut dan membagikannya di Twitter pada Sabtu (15/1/2022).

    “Terkutuklah orang2 latahan yang jadiin opensea jadi tempat sampah, NFT yang harusny mensejahterakan kreator seni malah dijadiin ladang “yang penting cuan” dengan hal sampah. Crypto!,” tulis akun tersebut.

    Hingga Minggu (16/1/2022) siang, twit tersebut telah dibagikan lebih dari 5.000 kali dan disukai lebih dari 19.000 kali oleh warganet.

    Lantas, bagaimana penjelasan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menanggapi hal ini?

    Perlindungan data pribadi

    Menkominfo Johnny G. Plate mengatakan, dia telah memerintahkan jajaran terkait di Kementerian Kominfo untuk mengawasi kegiatan operasi platform yang memfasilitasi transaksi NFT.

    “Serta akan berkoordinasi dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) selaku lembaga berwenang dalam tata kelola perdagangan aset kripto,” kata dia, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (15/1/2022) malam.

    Johnny menegaskan, seluruh penyelenggara sistem elektronik (PSE) dalam dan luar negeri yang dapat diakses di Indonesia, termasuk platform transaksi NFT, OpenSea, wajib mematuhi prinsip pelindungan data pribadi.

    PSE, lanjut dia, juga wajib memastikan platform-nya tidak memfasilitasi penyebaran konten yang melanggar peraturan perundang-undangan.

    Hal itu sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta perubahannya, dan peraturan pelaksananya.

    Penyalahgunaan data

    Johnny pun meminta masyarakat yang memanfaatkan platform NFT untuk tidak menyebarkan dan mengkomersilkan data pribadi.

    “Masyarakat yang memanfaatkan platform transaksi NFT, saya minta untuk tidak menyebarkan serta menjual data pribadinya, baik berupa foto KTP, swafoto bersama KTP, dan data pribadi terkait lain dalam platform NFT,” katanya.

    “Karena berisiko menimbulkan penyalahgunaan data pribadi oleh pihak lain baik dalam bentuk penipuan, penggunaan identitas tanpa izin, serta risiko lainnya,” imbuh dia.

    Johnny mengatakan, Kementerian Kominfo akan mengambil tindakan tegas bagi pengguna platform transaksi NFT yang memperjualbelikan data pribadi milik orang lain dan atau menampilkan data pribadi milik pihak lain secara tanpa hak.

    Tindakan tegas yang akan diambil, yakni dengan melakukan koordinasi bersama pihak Kepolisian untuk melakukan tindakan hukum bagi pengguna tersebut.

     

    Sumber

  • Dilaporkan ke KPK, Kaesang Akui Manfaatkan Statusnya Sebagai Anak Presiden dalam Bangun Bisnis

    Dilaporkan ke KPK, Kaesang Akui Manfaatkan Statusnya Sebagai Anak Presiden dalam Bangun Bisnis

    Sigerlink.com – Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dilaporkan ke KPK terkait dugaan terlibat KKN dan pencucian uang.

    Bisnis yang digeluti Kaesang pun menjadi sorotan.

    Beberapa bulan lalu, Kaesang pernah menceritakan tentang bisnis yang ia bangun sampai saat ini.

    Hal tersebut ia ungkapkan dalam tayangan video Youtube di Podcast Deddy Corbuzier.

    Dikutip dari Hops.id–jaringan Suara.com, Minggu (16/1/2022), adik dari Gibran tersebut, mengatakan ia memang menggunakan privilese untuk berbisnis.

    Kaesang berterus terang bahwa ia menjalankan bisnis karena statusnya privilese sebagai anak Presiden Jokowi.

    “Ya itu memang namanya privilese. Kan saya mengakui itu ok, lha gimna iya kan. Itu lah, saya nggak akan bilang, saya kerja mati-matian, ngapain. Kita mau pembelaan bagaimana pun, itu memang pasti ada privilese kan. Namanya pebisnis ya kita maksimalin apa yang kita punya, tapi tanggung kawab itu saja,” ujar Kaesang, dikutip dari Hops.id–jaringan Suara.com.

    Lebih lanjut, ia mengaku, privilese tersebut menjadi faktor penting yang mendorongnya terjun berbisnis.

    “Kita harus ngakuin ada privilese itu. Itulah kenapa waktu itu aku bikin bisnis pun salah satunya nggak ada ketakutan, ah masih ada bapak yang masih bisa backup lah (andai gagal),” bebernya.

    Kaesang juga menjelaskan bahwa ia berbisnis mulai dari nol.

    Di dalam perjalanan bisnisnya, ia dibantu dengan statusnya sebagai anak Jokowi.

    “Aku usaha dari nol nih, tapi dari nol sampai ke 100 nih, 1,2,3 itu lurus alhamdulillah, harus aku akui kan ada privilese itu. Kayak bisnis Sang Pisang, bisa laris salah satunya orang-orang kenal saya karena anaknya bapak, asal duitnya halal kan nggak masalah kan,” katanya.

    Status sebagai anak Jokowi membuat Kaesang percaya diri untuk terjun berbisnis.

    Meski demikian, Kaesang mengatakan, previlese tersebut jangan sampai digunakan untuk korupsi.

    “Harus aku ngakuin jujur, kita gunakan privilese kita semaksimal mungkin, tapi tanggung jawab jangan privilese itu buat korupsi. Itu ya nggak boleh,” tandasnya.

     

    Sumber