Blog

  • Diduga Pelaku Ujaran Kebencian Diamankan Satreskrim Polresta Bandar Lampung

    GK, Bandar Lampung – Diduga pelaku ujaran kebencian diamankan Satreskrim Polresta Bandar Lampung, pada hari Selasa (18/1/2022).

    Berawal dari obrolan yang berada di PU (Perbincangan Umum) Akun Aplikasi Taxi Online menuai ketidakterimaan beberapa pihak. Perlu diketahui bahwa Akun Aplikasi Taxi Online ini merupakan aplikasi jasa online Maxim untuk Driver, sedangkan Akun Aplikasi untuk pelanggan (customer) disebut Maxim.

    Pada obrolan yang ada di PU itu bertuliskan, “Dpet penumpang suku lamp*ng.bayar nya kurang dasar suku Lamp*ng buyan tukang begal bejad,” tulis dalam postingan akun yang bernama Erlangga.

    Melihat tulisan tersebut, Orba selaku orang Lampung yang berasal dari Anak Tuha, Lampung Tengah yang juga berada dalam grup PU itu membalas chat-an akun yang bernama Erlangga dengan meminta agar dia menghidupkan alarm yang ada di akun taxi drivernya.


    “Pemilik akun Erlangga itu merespon chat-an saya di grup dengan langsung menghidupkan alarmnya. Serta dia membuat order fiktif melalui akun aplikasi maxim customer, dengan menulis “Siapa yang gak suka gw nyepam di PU (perbincangan umum) sini kamuorang k*nt*l gw Erlangga,” kata Orba menceritakan. 

    Lalu Orba bersama rekan-rekannya mencari titik akun Erlangga itu yang berada di jalan Urip, namun tidak ditemukan. Dan karena tidak menemukan orang tersebut, sekitar pukul 12 malam mereka menghentikan pencarian.

    Keesokan hari, Orba dan rekan-rekannya mendatangi kantor Maxim untuk meminta data akun yang bernama Erlangga, dan di system itu terkoneksi di hp milik HS.

    “Lalu kami mencari HS, dengan data alamat yang kami dapat dari kantor Maxim dan kami berhasil menemukannya di rumahnya jalan H. Umar gang damai, Sumur Putri Kecamatan Teluk Betung Selatan,” ujar Orba.

    Setelah bertemu mereka membawa HS ke kantor Maxim untuk diminta keterangan lebih jelas.

    “Sesampai di kantor maxim kami memerikas hp dia untuk mencari tau kebenaran akun Erlangga ada di HP nya, dan ternyata ada di HP HS akun itu,” jelas Orba.

    Ternyata di kantor maxim sudah ada petugas Kepolisian Polresta Bandar Lampung, lalu pelaku dibawa ke Mapolresta untuk diperiksa.

    Orba dan rekan-rekannya juga ikut ke Polresta untuk membuat laporan. Dan jam 9 malam mereka pulang setelah memastikan HS ditahan usai di BAP.

    Garis Komando mengkonfirmasi ke pihak Polresta Bandar Lampung, Kasat Reskrim Kompol Devi Sujana, S.H., S.Ik., M.H., melalui Humas AKP. Halimatus, S.Ik menyampaikan, “Perkara sedang di sidik, tersangka sudah ditahan,” ujarnya, Jumat (21/1). [Sur]
  • Kompi 4 Batalyon A Pelopor Brimob Polda Lampung  Tingkatkan Patroli Antisipasi Kasus C3

    GK, Bandar Lampung – Personel Brimob Kompi 4 Batalyon A Pelopor Brimob Polda Lampung meningkatkan patroli sebagai antisipasi kasus curas, curat, dan curanmor (C3) di wilayah hukum polresta Bandar Lampung, Jumat(21/1/2022).

    Hal ini dilakukan guna menambah kenyamanan masyarakat, khususnya di Kota Bandar Lampung dan sekitar nya.

    Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan perintah Dansat Brimob Polda Lampung Kombes Pol Wahyu Widiarso Suprapto, S.IK., M.Si. agar setiap Jajaran Satuan Brimob Polda Lampung rutin dan giat dalam melaksanakan patroli. Kehadiran anggota Brimob melalui patroli ini diharapkan lebih dirasakan oleh masyarakat. Selain itu, patroli ini juga bertujuan berdialog dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas.

    Ditempat terpisah Danki 4 Yon A Pelopor Akp Budi SetiyarsoS.H.,M.H, 

    menjelaskan Bahwa patroli dilaksanakan oleh satu regu terdiri dari 6 personil dengan sasaran jalur rawan pemalakan dan premanisme yaitu di daerah Panjang Kota Bandar Lampung. Patroli ini dilaksanakan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat dan kepada masyarakat bila ada gangguan terhadap pelaku C3 atau premanisme, segera laporkan ke kami. Dengan cepat akan kami tindaklanjuti,” kata Akp Budi Setiyarso S.H.,M.H. [Nnd]

  • Mabes Polri Kerahkan Tim TAA Usut Kecelakaan Beruntun di Balikpapan


    GARIS KOMANDO, Jakarta – Mabes Polri melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) bergerak cepat untuk mendalami serta mengusut penyebab terjadinya peristiwa kecelakaan beruntun di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), yang melibatkan satu unit truk tronton dengan beberapa kendaraan roda empat dan dua. 

    “Mabes Polri akan turunkan tim TAA (traffic accident analisis) Korlantas Polri ke TKP,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jakarta, Jumat (21/1).

    Menurut Dedi, tim itu nantinya akan memastikan penyebab utama dari terjadinya peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia itu.

    “Untuk back up proses pembuktian secara ilmiah penyebab kecelakaan menonjol tersebut yang mengakibatkan saat ini 5 orang meninggal dunia dan 14 orang luka-luka,” ujar Dedi.

    Sejauh ini, kata Dedi, berdasarkan keterangan dari supir truk tronton tersebut, kendaraan yang dikendarainya mengalami rem blong saat melintas di lampu merah Muara Rapak. 

    “Keterangan supir tuck tronton pompa angin rem tidak berfungsi sehingga menyebabkan terjadinya rem blong,” ucap Dedi.

    Pasca-kejadian itu kepolisian saat ini melakukan evakuasi terhadap para korban, berkoordinasi dengan BNPB dan dinas terkait, melakukan evakuasi kendaraan, olah tempat kejadian perkara (tkp), dan pendataan korban di rumah sakit. [Red]

  • Terancam Hukuman Mati, 2 Tersangka Narkotika Di Tangkap Dit Narkoba Polda Lampung

    GK, Bandar Lampung – Polda Lampung kembali gagalkan dan mengamankan dua orang pelaku peredaran gelap narkotika jenis sabu dari jaringan antar provinsi.

    Direktur Narkoba Polda Lampung Kombes Pol Aris Supriyono melalui Wadirresnarkoba AKBP FX Winardi Prabowo didampingi Kasubdit 1 Kompol Wahyu Hidayat dan Kasubbid Penmas Bid Humas AKBP Rahmad Hidayat pada saat menggelar konferensi pers di mapolda Lampung mengatakan, berawal dari informasi masyarakat kemudian ditindaklanjuti oleh tim dari Ditresnarkoba Polda Lampung dengan melakukan penyelidikan.

    “Dari hasil lidik tersebut, kami berhasil melakukan upaya paksa terhadap dua orang tersangka dan mengamankan narkotika jenis sabu”, kata Winardi, Jumat (21/1/2022) siang.


    Tersangka inisial SH diamankan di rumah kontrakanya di jalan Raden Pemuka Kelurahan Jagabaya II Way Halim Bandar Lampung dan berhasil mengamankan narkotika jenis sabu seberat 1,97 kg, lanjutnya.

    “Dari hasil pengembangan, kami berhasil mengamankan kembali narkotika jenis sabu di rumah orang tua tersangka SH yang berada di wilayah Lampung Tengah sebanyak 5,25 kg. Jadi keseluruhan narkotika jenis sabu yang diamankan sekitar 7,23 kg. Dari keterangan tersangka SH narkotika jenis sabu tersebut didapat dari pelaku ZS alias KS (DPO),” imbuhnya.

    Sedangkan tersangka lainya inisial FH diamanakan di wilayah Natar Lampung Selatan.

    “Tersangka FH ini yang membuka rekening tabungan dibeberapa bank untuk aliran dana transaksi narkotika. Kami juga mengamankan buku tabungan atas nama tersangka FH.,” jelas Winardi.

    Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersanga SH dijerat dengan pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati dan paling singkat 6 tahun penjara serta denda 1 sampai 10 milyar.

    Sedangkan untuk tersangka FH dijerat dengan pasal 137 UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda 1 sampai 10 milyar. [Sur]

  • Cegah Musibah Banjir, Babinsa Serka Usmawan Bersama Warga Laksanakan Pembersihan Sungai


    GK, Bandar Lampung — Melalui Program jum’at bersih grebek sungai, Serka Usmawan Babinsa Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur Kodim 0410/KBL bersama warganya bersihkan rumput dan sampah di sepanjang kali RT 01 dan RT 07 LK 1 Kelurahan Pematang Wangi Kecamatan Tanjung Senang Kota Bandar Lampung. Jum’at (21/01/2022)

    Serka Usmawan mengungkapkan bahwa kebersihan dan keindahan lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat, terutama kali yang mengalir di sekitar lingkungan kita tersendat maka akan mengakibatkan banjir dan pasti akan merugikan bagi kita sendiri, maka dari itu sangat dibutuhkan kesadaran seluruh masyarakat untuk memelihara dan menjaga kebersihannya dari rumput liar dan sampah yang mungkin menumpuk.

    “Sebagai Babinsa, saya harus mampu menjadi motor pendorong dan penggerak bagi masyarakat, untuk selalu peduli dalam menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan sekitar kita,” tuturnya.

    “Lewat kegiatan seperti ini juga, kita semua dapat lebih menjalin kebersamaan dan kerjasama antara aparatur pemerintah setempat, TNI dan POLRI bersama masyarakat untuk melakukan segala kegiatan berat dengan bergotong-royong,” pungkas Serka Usmawan.

    Tak hanya kegiatan Jumat Bersih saya juga selaku Babinsa memberikan himbauan kepada warga masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker pada saat beraktivitas di luar rumah dan mencuci tangan dengan air mengalir sebelum masuk rumah.

    “Semua kegiatan di hari jum’at ini, menjadi cerminan bahwa lingkungan yang bersih, sangat menentukan pola hidup yang sehat di lingkungan masing-masing, sehingga akan menciptakan sikap yang sehat dalam hidup bermasyarakat,” tutupnya. [Nnd]

  • Pelaku Penganiayaan Hingga Meninggal Dibekuk


    GK, Bandar Lampung –  Seorang pemuda dirumahnya yang berada di Kampung Harapan Jaya, LK. II RT. 012 Kelurahan Panjang Selatan Kecamatan Panjang Kota Bandar Lampung A. Rapli Bahtiar (21) meninggal dunia setelah diduga dianiaya oleh seseorang yang merupakan saudara sepupu kandung yang tinggal satu rumah dengan korban, berinisial FN (15).

    Peristiwa tersebut disampaikan oleh Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol. Ino Harianto, SIK., yang diwakili oleh Kapolsek Panjang Kompol Adit Priyanto, S.H.,S.IK.,M.M, terjadi pada Senin, 18 Januari 2022 jam 18.30 WIB.

    Peristiwa terjadi Ketika pelaku disuruh oleh korban untuk membereskan karung yang berantakan didapur namun pelaku menolak lalu terjadi ribut mulut dan saling pukul lalu dipisah oleh saksi berinisial AP, kemudian kembali ribut diruang tamu dan kamar korban dan selanjutnya pelaku masuk ke kamarnya lalu mengambil sebuah gunting yang berada diatas meja, kemudian kembali menghampiri korban dan dengan gunting ditangan kanannya berusaha menusuk tangan korban namun tidak kena, lalu pelaku kembali menusuk korban hingga mengenai leher sebelah kanan korban hingga mengeluarkan darah, melihat hal tersebut saksi langsung membantu korban dan mencari pertolongan sedangkan pelaku melarikan diri sambil membuang alat yang digunakan pelaku.

    Kapolsek menjelaskan kronologis penangkapan yang terjadi pada hari Selasa tanggal 18 Januari 2022 Pukul 21.30 WIB Kapolsek bersama Tim Buser Unit Reskrim Polsek melakukan upaya penangkapan pelaku dengan mencari informasi kepada kerabat terdekat sehingga akhirnya pelaku dapat ditangkap saat sedang dalam pelarian dijalan daerah Kampung Umbul Jantung, Kecamatan Panjang, selanjutnya pelaku diamankan.

    Kemudian menurut kapolsek, kasus ini akan terus dikembangkan dan dilanjutkan dengan memeriksa saksi-saksi serta mencari barang bukti lain. [Red]

  • PWI – IKWI dan Polda Lampung Bagikan 200 Nasi Kotak 


    GK, Bandar Lampung – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung bersama Polda Lampung membagikan 200 nasi kotak di seputaran Kantor PWI Lampung, Jumat (21/1/2022).

    Kegiatan ini adalah program “PWI Peduli” yang merupakan agenda rutin dalam rangka membantu masyarakat yang membutuhkan.

    Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah, mengatakan kegiatan PWI Peduli adalah salah satu program yang mengumpulkan donasi kemudian disalurkan kepada masyarakat.

    “Kami siap menerima donasi baik dari pengurus PWI Lampung sendiri maupun dari pihak pemerintah maupun swasta,” kata Wira sapaan akrabnya.

    Kedepannya, lanjut Wira, PWI Peduli bukan hanya membagikan nasi kotak, tetapi berbagai kebutuhan masyarakat seperti sembako, kebutuhan Protokol Kesehatan seperti Hand Sanitizer, masker dan lainnya.

    Ia berharap, melalui PWI Peduli dapat sedikit meringankan beban masyarakat khususnya di Lampung.

    “Jika ingin ada yang berkolarasi, kami siap menampung dan akan membagikan bersama pengurus PWI dan IKWI Lampung,” tandasnya.

    Sementara, perwakilan Polda Lampung, Iptu Heni Gustiana mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan berbagi kepada kaum duafa.

    “Kita menyiapkan 100 sampai 200 nasi kotak dan selalu berbeda-beda wilayah pembagiannya,” ujar Iptu Heni.

    Ia berharap, kedepan dapat berkolaborasi kembali dengan PWI Lampung dalam kegiatan sosial seperti ini.

    Ketua Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Lampung, Yenni Puspasari, mengatakan akan mendukung program PWI Peduli.

    “Semoga kegiatan ini meringankan saudara-saudara kita dan kedepan lebih baik lagi,” tandasnya. [sur]

  • Danramil 422-04/Balik Bukit Mengerahkan Anggotanya Untuk Membersihkan Badan Akibatnya Bencana Alam Tanah Longsor


    GARIS KOMANDO, Liwa – Akibat Hujan Yang Cukup Deras Bencana tanah longsor kembali terjadi di Jalan Lintas Liwa Krui tepatnya di Km3 Pekon Kubu Perahu, Kec.Balik Bukit, Kab. Lambar yang mengakibatkan akses lalulintas terganggu karena matreal longsor menutupi hampir seluruh badan jalan sepanjang LK 10 m, Kamis Malam (20/01).

    Sebagai upaya penanganan, karena terdampak pada akses, Danramil 422-04/Balik Bukit Kapten Inf Waniran Mengajak Anggotanya Bersama Dengan BPBD Kab. Lampung Barat Dan Camat Balik Bukit saling bahu- membahu membersihkan jalan yang tertutup tanah longsor tersebut.

    Mereka bekerjasama menangani bencana alam agar Jalan Lintas Liwa Krui Ini dapat di akses kembali.

    Diketahui, tanah longsor yang terjadi tersebut disebabkan curah hujan yang cukup deras menguyur di wilayah Kabupaten Lampung Barat. 

    Dijelaskan Kapten Inf Waniran bahwa tanah longsor yang menutupi Aksesnya Jalan Lintas Liwa Krui Akibat curah hujan Yang Cukup Deras sehingga pengendara tidak bisa untuk melewatinya.

    “Kami bersama Tim BPDB Dan Camat Balik Bukit melaksanakan kegiatan kerja bakti untuk membersihkan tanah longsor agar jalan bisa di akses lagi menggunakan kendaraan,” ujarnya.

    Ditempat Terpisah Komandan Kodim 0422/LB Letkol Czi Anton Wibowo Menghimbau, “Agar Masyarakat Yang Melintasi Jalan lintas Liwa-Krui senantiasa waspada terhadap segala ancaman bencana alam dalam musim hujan seperti sekarang ini,” ucapnya.

    “Kami menghimbau agar warga apabila ada kejadian di wilayahnya agar segera melapor dengan cepat dengan harapan dapat segera di tangani dengan cepat,” ujar Dandim. [Red]

  • Jaga Kebersihan dan Keindahan Lingkungan, Babinsa Peltu Mansyah Ikut Gotong Royong di Wilayah Binaan


    GK, Bandar Lampung — Babinsa Koramil 410-06/Kedaton Kodim 0410/KBL Peltu Mansyah bersama perangkat kelurahan Rajabasa dan mahasiswa KKN dari Universitas Lampung melaksanakan gotong-royong pembersihan lingkungan di Jln. Komplek Terminal Rajabasa RT/LK 04/02 Rajabasa Kota Bandar Lampung, Jum’at (21/1).

    Babinsa Peltu Mansyah menjelaskan gotong – royong tersebut merupakan kegiatan rutin di laksanakan setiap minggunya di wilayah binaan.

    “Ini merupakan program pemerintah kota Bandarlampung yang bertujuan untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan,” kata Babinsa.

    Peltu mansyah mengatakan dalam kegiatan tersebut juga melakukan pembersihan aliran atau saluran parit.

    “Adapun tujuannya tidak untuk menegah terjadinya musibah banjir saat musim hujan,” pungkasnya.

    Hadir dalam kegiatan antara lain Lurah Kelurahan Rajabasa, Kepala lingkungan dan RT Se-kelirahan Rajabasa, Linmas Kelurahan Rajabasa, warga setempat dan Mahasiswa KKN Unila. [Sur]

  • Kapolda Lampung Tandatangani PKS Dengan BPPB


    GK, Bandar Lampung — Kapolda lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno, menghadiri pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPPB) dengan Polda Lampung, di Hotel Emersia Bandar Lampung, Kamis (20/1/2022).

    Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Rektor Universitas Muhamadiyah Kotabumi, beserta Pejabat Utama Polda Lampung.

    Selain kegiatan penandatangan PKS, di gelar acara Wicara (Talk Show) dan Diskusi dengan tema Optimalisasi kerja sama antar lembaga dalam upaya pemartabatan bahasa indonesia sebagai bahasa negara.

    Polri itu sangat berkepentingan dengan Kantor bahasa di bidang penyidikan untuk penguatan penyidikannya, itulah kerja sama yang kita cari yaitu penyidik Polri dengan pengembangan bahasa, kata Kapolda lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno mengawali sambutannya.

    Dalam perkembangannya saat ini diharapkan bisa bekerjasama dengan baik seperti dalam pemecahan kasus menyangkut UU ITE yang melibatkan ahli bahasa, imbuhnya.

    “Ini penting untuk mengimplementasikannya, terutama di tengah meningkatnya penggunaan media sosial, yang memudahkan untuk berkomunikasi, tapi harus juga dikontrol dalam berbahasa dan berucap,” kata Hendro.

    Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Kerjasama antara Polda Lampung dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, dan di akhiri sesi poto bersama. [Nnd]

  • Menjadi Pemimpin Tidaklah Mudah

    Opini oleh : Jeffry Noviansyah

    Menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah, secara normatif kepemilikan jiwa no acting yang sederhana menjadi modal utama, juga dapat menjadi indikator positif, wawasan luas, bijaksana, bahkan fyuur… semua demi orang banyak.

    Di era Jokowi, niat baik untuk memajukan desa-desa tertinggal perlu mendapat applause dari rakyat Indonesia, dengan tujuan untuk memudahkan transportasi masyarakat, meremajakan desa bahkan mempercantik desa yang jarang disorot publik.

    Di era Jokowi, menjadi seorang Pemimpin Desa merupakan jabatan yang empuk untuk diperebutkan, mengapa tidak? Sejak adanya bantuan Dana Desa yang nilainya ratusan juta hingga milyaran rupiah ini, berbondong-bondong individu mencalonkan diri atau dicalonkan untuk menjadi Pemimpin Desa atas dasar ingin memajukan desa dengan ketentuan syarat yang telah ditetapkan.

    Namun pada kenyataannya setelah seorang individu terpilih menjadi seorang Pemimpin Desa, tak jarang di lapangan banyak persoalan yang menjadi sorotan masyarakat dalam pembangunan desa. Dari penggunaan Dana Desa tidak sesuai dengan spec pengajuan, belum lagi buruknya kualitas bahan serta hasil dan lain sebagainya.

    Terbukti program Presiden Jokowi yang sudah masuk 8 Tahun ini hanya sekian persen saja pembangunan dari anggaran Dana Desa yang terealisasi. Para oknum berebut mendapat keuntungan pribadi ketimbang buat kemaslahatan.

    Tentu ini menjadi tugas ekstra bagi KPK atau penegak hukum lainnya. Padahal banyak juga Kepala Desa yang sudah dijebloskan kedalam jeruji besi. Namun bukannya menjadi pelajaran bagi para oknum Pemimpin Desa nakal lainnya, justru malah mengoret celah mulus yang dirasa bakal tak terendus.

    Menjadi Pemimpin Desa bukan sebuah pekerjaan yang aji mumpung hanya karna ada masa selesai. Menjadi Kepala Desa merupakan pengabdian, jika ada capaian keberhasilan kelak nama akan dijunjung sampai ke ubun-ubun.

    Semoga di negeri ini masih banyak Pemimpin Desa yang baik demi masyarakatnya, demi kemajuan desanya, juga demi nama baiknya.

  • Pasar Legi Beroperasi Lagi, Siap Jadi Motor Kebangkitan Ekonomi Pasca Pandemi


    GK, Solo, 20 Januari 2022 – Pasar Legi Solo yang terbakar pada 29 Oktober 2018 lalu, telah selesai dibangun ulang dan Kamis (20/1) pagi tadi diresmikan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani yang hadir didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono dan Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Rehabilitasi Pasar Legi ini dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

    Sejak sepekan sebelum peresmian Pasar Legi, para pedagang yang sejak lama berjualan di sana dan sempat terpaksa harus pindah karena kebakaran pada 2018 ini, telah kembali beraktivitas di pasar yang kini memiliki tiga lantai dengan berbagai fasilitas yang lebih baik dari sebelumnya.

    Puluhan buruh angkut, lelaki dan perempuan, gesit berseliweran di antara kios-kios berterali besi abu-abu yang masih cemerlang warnanya. Ibu Sukinem, buruh angkut yang sudah lebih dari 30 tahun bekerja di Pasar Legi mengaku senang bisa kembali ke lokasi lama dengan kondisi pasar yang lebih baik dan bersih.

    Bawang merah, bawang putih, sayuran segar, bumbu dapur, rempah-rempah dan berbagai produk kebutuhan pokok tertumpuk berlimpah di tiap kios milik pedagang yang sibuk melayani pembeli, yang salah satunya adalah Ketua DPR yang tak sungkan berjongkok untuk memilih tempe yang dijajakan di lantai oleh seorang penjual. Puan juga membeli beberapa kilo bawang merah, dan sayuran lain serta sohun di beberapa kios berbeda.

    “Beberapa waktu pasca kebakaran, saya pernah datang ke Pasar Legi dan setelahnya saya sampaikan pada Mas Walikota dan Pak Menteri PUPR, kita perlu menjaga komitmen untuk merenovasi Pasar Legi agar bisa lebih baik dari sebelum kebakaran terjadi,” kata Puan. Pasar Legi, dikatakannya, sempat hendak dibuka kembali pada 2021. “Tapi kasus COVID-19 melonjak, jadi rencana pembukaan kembali harus ditunda dan baru hari ini bisa dilakukan,” ungkapnya.

    Puan berharap Kementrian PUPR dan Pemerintah Kota Solo bisa bersama-sama menjaga dan merawat Pasar Legi. “Saya dengan, kalau hujan besar ada bagian-bagian pasar yang mengalami tampias dan menyebabkan genangan air yang dikhawatirkan bisa jadi banjir. Ini harus diantisipasi. Dicarikan solusinya supaya bisa teratasi,” ucapnya.

    Pada para pedagang dan pengunjung Pasar Legi, Puan menitip pesan untuk tetap menjaga prokes. “Sekarang ini kita masih dalam suasana pandemi. Pedagang pasar dan pembeli harus tetap jaga prokes, kesehatan, ketertiban ya?” cetusnya. Ia senang mendengar kabar kalau seluruh pedagang di Pasar Legi telah dua kali mendapat vaksinasi.

    Menurut Puan, pasar merupakan sebuah tempat di mana denyut kehidupan masyarakat dapat dilihat. “Di pasar kita bisa melihat apakah ekonomi berjalan atau tidak. Kita bisa melihat bagaimana pedagang beraktivitas dan berinteraksi dengan pembeli, juga bisa mengevaluasi bagaimana harga-harga barang yang diperjualbelikan, stoknya ada atau tidak,” Puan mengatakan.

    Ia juga menekankan, betapa pun kemajuan pembangunan berjalan serta digitalisasi masuk ke berbagai lini kehidupan, pasar trdisional harus tetap dipertahankan karena di situ rakyat bisa memasarkan hasil usahanya.

    Selain kondisi bangunan yang jauh lebih baik dari sebelum kebakaran, Pasar Legi yang baru ini juga hadir dengan sentuhan modernitas melalui sistem pembayaran digital yang akan bisa diterapkan dalam transaksi. “Saya sudah mencoba pembayaran menggunakan pembayaran digital tadi saat belanja. Dipinjami ponselnya Mas Gibran,” katanya. 

    Dalam konferensi pers yang digelar di pelataran Pasar Legi setelah tinjauan ke dalam pasar dilakukan, Puan memberikan beberapa catatan yang ia harap bisa dicarikan solusinya oleh Pemerintah Kota. “Tadi waktu mencoba membayar non tunai di lantai dasar, ternyata tidak ada sinyal sehingga pembayaran harus dilakukan secara konvensional. Mungkin ada baiknya seluruh area di Pasar Legi ini dipasangi wifi agar tidak menghambat transaksi,” katanya.

    Pada kunjungan ke Pasar Legi, perempuan yang pernah menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manysia dan Kebudayaan itu juga sekaligus melakukan pengecekan harga-harga bahan pokok. “Harga minyak goreng masih mahal, meskipun pemerintah telah melakukan operasi pasar. Saaya akan meminta pemerintah menetralkan harga-harga supaya segera kembali normal,” katanya. [Red]

  • Resmikan Rusun Ponpes Al Quran Azzayadiy dan Sanggar Inklusi di Sukoharjo, Puan Maharani Harapkan Masa Depan Yang Baik Bagi Anak Bangsa



    GARIS KOMANDO, Sukoharjo – Gerimis, tak menyurutkan langkah kaki ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri tiga agenda kerja yang telah direncakan di Kabupaten Sukoharjo, pada Rabu (19/1) siang hingga petang hari.

    Didampingi Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Panglima Kodam (Pangdam) IV Diponegoro Mayjen Rudianto, sejumlah kepada daerah tingkat 2 di Jawa Tengah dan beberapa koleganya di DPR RI, Puan meresmikan gedung Rumah Susun (Rusun) Pondok Pesantren Al-Quran Azzayadiy, Sanggrahan, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

    Rusun yang pembangunannya dikerjakan oleh Kementrian PUPR terssbut, dibangun atas usul Puan ketika ia masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. “Tentu saja, gotong royong dari kita semua untuk bisa membangun Rusun Ponpes Al Quran Azzayadiy ini merupakan niat baik. Tentu saja rumah susun ini harus dijaga baik-baik. Jangan setelah diresmikan kemudian tidak dipelihara sehingga jadi cepat rusak,” kata Puan.

    Ia berharap, meski akan ada ribuan santri dan santriwati yang silih berganti menetap dan belajar di Ponpes Al Quran Azzayadi, gedung, ruangan, dan segala sesuatu yang berada di Rusun tersebut menjadi sebuah tempat yang bermanfaat dan dirawat dengan penuh tanggung jawab hingga masa yang akan datang.

    Puan juga menginginkan, para santri dan santriwati dapat belajar dengan tenang dan gembira di ponpes tersebut. “Santri dan santriwati di sini semoga akan bisa membangun bangsa Indonesia sesuai dengan harapan dan cita-cita Bapak pendiri bangsa, Bung Karno, bahwa Indonesia harus menjadi Indonesia yang adil Makmur damai aman dan sejahtera,” katanya.

    Usai acara peresmian, Puan meninjau ruangan hunian di dalam Rusun tersebut, dan berinteraksi dengan para santriwati yang tengah mengaji di kamar yang telah rapi terisi ranjang susun dan area belajar yang menyenangkan.

    Dari Ponpes Al Quran Az-Zayadiy, Puan melanjutkan kunjungannya ke Gedung Serbaguna Cemani, di mana tengah dilangsungkan acara vaksinasi bagi anak-anak usia 6-11 tahun, serta pemberian vaksin dosis ketiga atau booster, bagi 100 warga lansia di Kabupaten Sukoharjo.

    Meski kunjungan berlangsung cukup singkat karena masih ada agenda lain yang menanti, Puan menyempatkan diri menyapa dan berbincang dengan anak-anak dan lansia yang tengah divaksin. Ia berkeliling menghampiri setiap meja vaksin dan dengan ramah menanyakan kabar dan menyampaikan bingkisan kecil yang ia bawa sebagai cinderamata bagi warga di gedung serbaguna Cemani itu.

    Setelahnya, Puan dan rombongan segera melanjutkan perjalanan ke Sanggar Inklusi Tunas Wijaya di Kecamatan Bendosari, untuk meresmikan dua Sanggar Inklusi paling baru yang dibangun di Kabupaten Sukoharjo, yakni Sanggar Inklusi Tunas Wijaya yang didatanginya itu, serta Sanggar Inklusi Permata Hati yang ada di Kecamatan Polokarto. “Jadi, prasastinya ada dua yang ditandatangani oleh Bu Puan,” kata Bupati Etik Suryani sambil tersenyum.

    Ia kemudian menjelaskan pada Puan perihal Sanggar Inklusi yang merupakan sebuah program rintisan masyarakat yang kemudian didukung dan dikembangkan secara baik oleh Pemkab Sukoharjo untuk menciptakan ruang pelayanan kesehatan yang bagi anak-anak berkebutuhan khusus yang ada di 12 Kecamatan di seluruh Kabupaten.

    “Jumlah anak berkebutuhan khusus yang terdaftar di semua Sanggar Inklusi kami mencapai 475 orang. Alhamdulillah dari 12 kecamatan kami sudah mendirikan delapan gedung sanggar inklusi. Masih kurang empat tapi insyaallah tahun ini selesai, sudah terbangun semua,” kata Etik.

    Menurutnya, anak-anak berkebutuhan khusus membutuhkan perhatian dan pelayanan kesehatan khusus yang coba disediakan secara cuma-cuma oleh Pemkab Sukoharjo. “Berbagai terapi, yakni fisioterapi, okupansi dan terapi wicara kami sediakan secara gratis tidak dipungut biaya apapun” Etik menjelaskan. Selain itu, dikatakan Etik, di setiap Sanggar Inklusi pun diadakan pelatihan Bina Diri yang memberikan pelajaran keterampilan dasar seperti memakai baju sendiri, menyisir rambut, memakai sepatu, mandi dan sebagainya bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar dapat melakukannya secara mandiri.

    Dalam kesempatan tersebut, Puan menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemkab Sukoharjo, para terapis yang ditugaskan oleh Dinas Kesehatan untuk memberi pelayanan kesehatan serta para relawan yang terlibat di semua Sanggar Inklusi atas kegigihan dan ketulusan mereka merawat dan memberikan terapi yang baik bagi semua anak-anak berkebutuhan khusus tersebut. “Anak-anak betkebutuhan khusus ini juga anak-anak Indonesia yang harus kita berikan kesempatan untuk tumbuh dengan baik hingga bisa jadi manusia berdaya,” kata Puan.

    Terdiri dari masyarakat yang tergerak hatinya untuk membantu para anak berkebutuhan khusus untuk memiliki kualitas hidup yang lebih baik, relawan menjadi salah satu ujung tombak keberlangsungan Sanggar Inklusi di seluruh Kecamatan di Sukoharjo tersebut.

    Puan mengaku amat terperanjat ketika ia mendengar nominal honorarium para relawan di semua Sanggar Inklusi yang hanya 200 ribu per bulan. “Meski ketergerakan hati menjadi alasan para relawan membantu, tapi mereka, menurut saya, layak mendapatkan apresiasi yang lebih baik lagi,” kata Puan. Ia mengatakan amat memahami bila Pemkab memang memiliki keterbatasan anggaran hingga belum dapat memberikan apresiasi yang lebih layak. Untuk itu, Puan menegaskan, DPRD harus bisa memperjuangkan dan membantu mencarikan jalan keluar. “Itu sebabnya saya ajak teman-teman dari DPR dalam kunjungan ke sini, agar bisa langsung dipikirkan, apa yang bisa kita lakukan untuk memberi apresiasi yang lebih layak bagi para relawan ini,” ungkap Puan yang langsung memberi garis bawah dan cetak tebal dalam sambutannya terkait honorarium para relawan tersebut.

    Gerak hati memang melandasi digagas dan berkembang baiknya Sanggar Inklusi di Sukoharjo. “Kami ingin membantu anak-anak berkebutuhan khusus memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Senang rasanya kalau mereka mengalami perubahan yang lebih baik setelah bergabung dalam Sanggar Inklusi,” Endang, Kepala Sanggar Inklusi Tunas Wijaya mengatakan. [Red]

  • Bantuan Erupsi Gunung Semeru dari Warga Lampung Sudah Tersalurkan



    GK, Bandar Lampung – Tiga hari pasca erupsi Gunung Semeru, armada kemanusiaan Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) berupa FoodBus dan FoodTruck sudah tiba dilokasi pengungsian di Kecamatan Candipuro Lumajang Jawa Timur. Kini warga terdampak erupsi tak perlu khawatir dengan kebutuhan makanan setiap hari. Nasi Kuning, lauk pauk dan air mineral tersaji apik dalam sebuah paket bento.

    Tak hanya menunggu warga terdampak mengambil paket makanan, relawanpun dengan semangat mengantar hingga kerumah warga dilereng Gunung Semeru. Warga yang membersihkan puing-puing rumah tampak bahagia menikmati setiap suap dengan lahap. Disana jalanan tampak berwarna abu-abu sedikit gelap karena lahar panas yang sudah mengendap sehingga kendaraan relawan rentan terperosok.

    Setelah kebutuhan pangan tercukupi, relawan juga terus berikhtiar memenuhi kebutuhan warga berupa hunian yang layak. Terletak disebuah tanah lapang Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, kerangka bangunan berbahan baja ringan mulai terlihat. Rencananya ratusan unit ditahap awal akan berdiri dilokasi tersebut. Warga juga tampak bergotong royong membuat batako yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan ICS.

    Tangis haru juga dirasakan Ibu Salamah (69 tahun) ketika menerima bantuan rombong dagangan atau gerobak usaha setelah meja kecil yang digunakan untuk jualan gorengan tersapu material erupsi. Sebagai kepala keluarga dan tidak dapat membaca serta menulis membuat tak punya pilihan pekerjaan selain berjualan gorengan.

    Sudah 20 tahun meja sederhana tersebut menampung makanan kecil seperti cilok dan kue-kue. Hasil yang didapatkan tidak banyak tapi dapat untuk makan dan biaya anak anak sekolah. Dengan logat bahasa Maduranya yang kental, Ibu Salamah menyambut relawan dengan senyumnya yang khas. Ibu Salamah diuji dengan penyakit reumatik yang membuat beliau susah berjalan. Dengan ujian tersebut tak menyurutkannya untuk tetap berjualan. Diantara Ibu Salamah, masih ada ratusan pedagang lain yang membutuhkan bantuan Wakaf Usaha Produktif.

    Menurut Marketing Komunikasi ACT Bandar Lampung Ari Prayoga, Bantuan pangan dan obat-obatan terus dikirim dari Cabang ACT se-Sumbagsel diantaranya 3 truk kemanusiaan Selain itu, 2.000 porsi makanan setiap hari diproduksi oleh Humanity FoodBus dan Humanity FoodTruck dibagikan kepada warga terdampak baik dipengungsian maupun disekitar rumah warga. Tak berhenti sampai disitu, ratusan unit Integrated Humanity Shelter (ICS) juga tengah dibangun dengan didahului aktivasi Sentra Pembuatan Batako. Relawan juga terus membersamai adik-adik terdampak dengan program Trauma Healing.

    Tampak keceriaan murid Taman Kanak-Kanak Darma Wanita bermain dengan relawan dari ACT Jambi, sembari memegang paket perlengakapan Sekolah dan Biskuit, adik-adik mengikuti arahan dari relawan. Program tersebut diharapkan dapat mengurangi rasa trauma pasca menyaksikan erupsi.

    “Alhamdulillah, bantuan dari masyarakat Lampung Sudah disalurkan kepada warga yang membutuhkan, saat ini bantuan berupa program Recovery seperti pembangunan ICS masih terus berlangsung, dukungan terbaik dari sahabat dermawan masih dinanti warga terdampak,” tutupnya.

    Salurkan bantuan anda para dermawan

    Melalui Rekening Kemanusiaan

    Aksi Cepat Tanggap

    BSI 7164 1542 75

    Careline

    0852-6888-0088

    ACT Bandar Lampung

    Jl. Hos Cokroaminoto No.52, Rw. Laut, Kec. Enggal Kota Bandar Lampung, Lampung 35213. [rls]

  • Dandim 0410/KBL Secara Resmi Membuka RAT Primer Koperasi Kartika Gatam 10 Tutup Buku Tahun 2021


    GK, Bandar Lampung — Komando Distrik Militer 0410/KBL menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Primer Koperasi Kartika Gatam 10 tutup buku tahun 2021. Yang bertemakan “Dengan Semangat Kebersamaan, Kemandirian dan Kerja Keras Kita Tingkatkan peran Koperasi Angkatan Darat dalam menunjang kesejahteraan Prajurit dan ASN TNI AD”.

    Bertempat di Markas Kodim 0410/KBL Jln. Imam Bonjol, Langkapura, Kota Bandar Lampung. Rabu 19 Januari 2022. Pelaksanaan RAT tersebut di buka secara resmi oleh Dandim 0410/KBL Kolonel Inf Faisol Izuddin Karimi. 

    Pada kesempatan itu, Rachmawati Kasi Kelembagaan Koperasi Bandar Lampung mengatakan kegiatan ini merupakan RAT tercepat No 4 pada penyelenggaraan di tahun 2022.

    “Koperasi ini sudah sangat baik. Perizinan koperasi juga sudah masuk masa perpanjangan dan atas perintah Walikota Bandar Lampung akan di bantu izin perpanjangan koperasi melalui dinas koperasi dan semua gratis, tidak ada pungutan biaya,” tuturnya.

    Sementara itu, Dandim menyampaikan agar momen tersebut dapat dimanfaatkan untuk kemajuan Koperasi Kartika Gatam 10.

    “Manfaatkan waktu yang ada ini, untuk memberi penjelasan secara maksimal dan sedetail mungkin dengan tidak ada yang di tutup-tutupi kepada seluruh anggota koperasi. Sehingga kedepannya tidak ada keraguan dan kecurigaan antara kita dengan pengurus koperasi,” ucap Dandim Faisol.

    Lanjutnya, Dandim mengatakan bahwa tujuan dibentuknya koperasi yang paling mendasar adalah untuk kesejahteraan anggota. Kesejahteraan itu, akan di peroleh apabila koperasi berjalan dengan baik dan maksimal.

    “Saya berharap buka peluang sebesar-besarnya dengan pihak luar. Saya yakin masih banyak peluang diluar sana. Yang penting usaha tersebut bisa dipertanggung jawabkan dan diketahui oleh anggota,” imbuhnya.

    Kemudian, Dandim membuka secara resmi RAT Primer Koperasi Kartika Gatam 10 tutup buku tahun 2021.

    “Bismillahirahman nirrohim, Rapat Anggota Tahunan Primer Koperasi Kartika Gatam 10 tutup buku tahun 2021, secara resmi di buka,” tutupnya.

    Hadir dalam kegiatan antara lain Kasdim 0410/KBL Letkol Inf Dr Drs Imam Safei SH.,MH, Perwira Staf, Danramil Jajaran, Ketua Koperasi 043/Gatam Letda Inf Sitorus, Ketua Koperasi Unit 10 Dim 0410/KBL Kapten Inf Bunyamin, Bintara, Tamtama, PNS dan pengurus Persit KCK Cabang XXX Dim 0410/KBL. [Sur]

  • Rugikan Ratusan Nasabah Dari Berbagai Penjuru Nusantara, Polda Jateng Bongkar Arisan Online Beromzet 4 M


    GARIS KOMANDO, JATENG – Kepolisian Daerah Jawa Tengah berhasil membongkar arisan online yang merugikan ratusan nasabah, dengan nilai kerugian mencapai lebih dari Rp 4 miliar. Arisan online ini dikendalikan dan dikelola ibu rumah tangga dan menjaring kaum perempuan sebagai nasabah potensialnya.

    Direktur Reskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Johanson Ronald Simamora mengatakan arisan online yang merugikan ratusan nasabah itu, berasal dari dua kelompok berbeda. Yakni di Kota Semarang dan di Kabupaten Demak. Pernyataan itu dikatakan saat menggelar konferensi pers ungkap kasus di Kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, Selasa (18/1/2022).

    Kombes Pol Johanson menjelaskan, salah satu pengelola arisan online sebelum ditangkap sempat melarikan diri ke Bali dan Surabaya dengan menggunakan uang arisan nasabahnya. Sedangkan satu tersangka lainnya, ditangkap di rumah tanpa perlawanan.

    Menurut Kombes Pol Johanson, salah satu kelompok arisan online itu mampu menipu 169 korban nasabahnya dan dikelola TPL warga Demak. Sedangkan satu kelompok lain dikelola tersangka IN, warga Kota Semarang dan telah menjalankan bisnisnya selama satu tahun lebih dengan 14 orang sebagai korbannya.

    “Menjanjikan arisan online kepada korban, kemudian pada saat jatuh tempo bahwa arisan ini korban tidak mendapatkan keuntungan. Oleh karena itu, korban melaporkan kepada Krimsus, dan kami tindak lanjuti. Bahwa kegiatan arisan online ini telah dilaksanakan tersangka kurang lebih satu tahun. Laporan kami terima pada tanggal 11 Januari kemarin, dan kami tindak lanjuti. Potensi kerugian dari kedua modus ini kurang lebih Rp 4 miliar, sehingga kami bergerak cepat untuk melakukan pengungkapan kasus tersebut,” kata Kombes Pol Johanson.

    Lebih lanjut Kombes Pol Johanson menjelaskan, selain menangkap kedua tersangka pengelola arisan online itu pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti. Beberapa barang bukti yang diamankan itu di antaranya adalah buku tabungan, sejumlah gawai dan transkrip percakapan WhatsApp.

    “Kami kenakan dengan UU tentang ITE, yaitu Pasal 45 dengan ancaman maksimal enam tahun penjara dan denda maksimal Rp1 miliar,” pungkas Kombes Pol Johanson.

    Dirreskrimsus Polda Jateng menambahkan, bagi masyarakat yang merasa menjadi member korban arisan Ilegal ini agar melaporkan ke Ditreskrimsus Polda Jateng di website http://pengaduan.reskrimsus.semarangkota.go.id/ untuk segera ditindaklanjuti. [Red]

  • Polda Lampung Akan Tindak Tegas Bagi PPLN Yang Tidak Karantina

    GK, Bandar Lampung – Polda Lampung akan menindak tegas bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) maupun masyarakat yang terkonfirmasi positif covid-19 namun tidak melakukan karantina yang benar sesuai aturan yang berlaku,

    Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno melalui Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, bersama unsur tiga pilar yang tergabung dalam Satgas Penanganan covid-19 di Provinsi Lampung yaitu TNI-Polri dan Pemda masih akan terus menjalankan pengawasan terhadap Inpres Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Penegakkan Disiplin Protokol Kesehatan.

    “Terutama bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) maupun masyarakat yang terkonfirmasi positif covid-19 namun tidak melakukan karantina yang benar sesuai aturan yang berlaku,” kata Pandra disela-sela kegiatan visit ke Ketua DPRD Provinsi Lampung, Selasa (18/1/2022) siang.

    Pandra menjelaskan, hal itu sesuai dengan asas Salus Populi Suprema Lex Esto atau keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi.

    “Jika ada pihak-pihak yang tidak mengindahkan himbauan untuk karantina maka dapat dikenakan sanksi sebagaimana yang tertera dalam Pasal 14 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan,” kata Pandra.

    Dalam Pasal 14 UU Wabah Penyakit Menular, lanjut Pandra terdiri dari 3 ayat, adapun Ayat pertama menyebutkan bahwa siapa pun yang dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam UU, diancam dengan pidana penjara selama-lamanya 1 tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp1 juta.

    “Pada Ayat 2 berbunyi barang siapa karena kealpaannya mengakibatkan terhalangnya pelaksanaan penanggulangan wabah sebagaimana diatur dalam UU, diancam dengan pidana kurungan selama-lamanya 6 bulan dan/atau denda setinggi-tingginya Rp.500 ribu,” imbuhnya.

    Selanjutnya pada Pasal 93 UU Kekarantinaan Kesehatan, setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan sehingga menyebabkan kedaruratan kesehatan masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp100 juta.

    “Untuk penegakan karantina kesehatan diawasi oleh Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad). Lembaga itu terdiri dari unsur TNI atau Polri, kementerian/lembaga terkait, relawan yang dipimpin oleh Pangkotama operasional TNI di bawah kendali Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan atau Pangkogabwilhan,” tegas Pandra.

    Penegasan ini disampaikan Pandra kepada Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang melakukan pelanggaran dengan tidak melakukan karantina.

    Pandra juga menghimbau kepada masyarakat agar benar-benar mentaati protokol kesehatan secara ketat dan mengikuti program vaksinasi di gerai-gerai vaksin secara gratis.

    “Hal ini tentunya untuk menjaga kekebalan imunitas secara kelompok atau herd immunity,” tutupnya. [Nnd]

  • Kabid Humas Polda Lampung Kunjungi Ketua DPRD Provinsi Lampung

    GK, Lampung – Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad di dampingi Kasubbid Penmas (Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat) AKBP Rahmat Hidayat beserta personil staf Bidhumas, berkunjung ke Kantor DPRD Provinsi Lampung, Selasa (18/1/2022) pagi.
    Bertempat diruang Ketua DPRD Provinsi Lampung, Kabid Humas disambut hangat oleh ketua DPRD Mingrum Gumay, bersama Kabag Fasilitasi Aspirasi Humas Soleha HY, Kasubbag Protokol Dedhi Irawan, Kasubbag Fasilitasi Aspirasi Masyarakat Ferrari Khadafi dan beberapa personil staf Sekretariat DPRD Provinsi Lampung.
    Ketua DPRD memulai perbincangan dengan mengucapkan selamat datang kepada Kabid Humas Polda Lampung, dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan Kabid Humas beserta rombongan. Sebelumnya ketua DPRD memperkenalkan beberapa staf Sekretariat DPRD yang turut menyambut kedatangan Kabid Humas di ruang kerja ketua DPRD.
    Beberapa penyampaian ketua DPRD di sambut baik oleh Kabid Humas Polda Lampung di antaranya lebih mempererat hubungan silaturahmi yang baik, karena dengan hubungan yang baik maka tujuan bersama untuk memajukan Provinsi Lampung akan lebih mudah.
    Pandra mengatakan, “Tujuan kami kesini seperti apa yang telah di sampaikan oleh ketua DPRD yaitu bagaimana kita sama-sama mewujudkan Provinsi Lampung, yang aman nyaman dan kondusif sehingga investor dapat merasa nyaman berinvestasi di Provinsi Lampung,” ujarnya.
    “Kami juga ingin bertukar informasi melalui media Humas Sekretariat DPRD, sesuai program Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo tentang manajemen media, jadi peran humas tidak hanya membuat berita tentang kasus-kasus kriminal saja, tetapi kita mampu memberikan edukasi pada masyarakat tentang wawasan kebangsaan, cinta tanah air dan anti terhadap gerakan yang mengarah kepada radikalisme,” imbuhnya.
    Satu hal yang menarik di sampaikan oleh Pandra, bahwa dalam majalah Tribrata Polda Lampung, yang biasanya kami distribusikan khusus internal Polda Lampung, kedepannya kami juga ingin memasukkan majalah tersebut ke bagian humas DPRD dan di dalamnya kami juga ingin mengisi kegiatan bersama dengan jajaran staf DPRD Provinsi Lampung.
    Lanjut Pandra, dalam kunjungan ini kami juga menyampaikan amanah dari bapak Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno terkait penanganan Covid-19, TNI dan Polri sebagai ujung tombak penanganan covid-19 dan penegakkan disiplin protokol kesehatan, Kapolda berpesan pada kita semua, apabila bepergian keluar negeri baik dalam rangka dinas maupun pribadi, sekembalinya dari bepergian tetap menjalankan aturan dari pemerintah yaitu menjalani tahapan karantina, tutupnya. (Red)
  • Wagub Lampung Keynote Speaker Diskusi SMSI

    GK, Bandar Lampung – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim jadi keynote speaker dalam diskusi publik bertajuk “Ekonomi Lampung Dibawa Kemana 2022” yang digelar SMSI Lampung di Sekretariat SMSI Lampung, Jl. Gatot Subroto pada Rabu (19/1/2022).

    Di samping itu juga menghadirkan nara sumber lainnya, seperti perwakilan Bank Indonesia (BI), Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, APINDO, dan akademisi.

    Ketua SMSI Lampung, Donny Irawan menjelaskan pada Selasa (18/1/2022), diskusi publik ini untuk memberikan ruang pada pemerintah, akademisi, pengusaha dan masyarakat untuk memberikan gagasan pada Pemprov Lampung.

    “Sebagian sudah konfirmasi bakal hadir,” ucapnya. 

    Mantan Anggota DPRD Lampung inipun mengajak pemilik media online yang sudah berbadan hukum untuk bergabung di SMSI. Saat ini anggota SMSI Lampung yang sudah terdata ada 178 media online, SMSI juga sudah menjadi konstituen Dewan Pers. 

    Donny juga mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan pemprov Lampung, untuk memberikan edukasi yang baik pada masyarakat, dengan menjembatani informasi antara pemerintah selaku pemangku kebijakan dan masyarakat. 

    “Kami juga ingin mengadakan diskusi publik antara Pemprov Lampung dan para narasumber yang berkompeten. Mungkin dua bulan atau tiga bulan sekali,” ucapnya. 

    Ketua pelaksana diskusi publik SMSI, Deni Kurniawan mengatakan, dalam waktu dekat SMSI Lampung akan mengadakan diskusi publik pada 19 Januari 2021 mendatang dengan tema ‘Mau Dibawa Ekonomi Lampung?’.

    Diskusi ini akan menghadirkan banyak narasumber yang paham akan masalah ekonomi, baik dari unsur pemerintah, pengusaha, swasta, akademisi dan lainnya. 

    “Kami ingin mengedukasi masyarakat lewat diskusi publik,” imbuhnya. [Rls]

  • Polda Lampung Tetapkan Tersangka Pelarangan Ibadah Di Tulang Bawang


    GK, Bandar Lampung – Polda Lampung menetapkan satu orang tersangka dugaan tindak pidana penghasutan dimuka umum dengan menghentikan ibadah umat kristiani pada saat Natal di Gereja Protestan Indonesia (GPI) Tulang Bawang, Lampung yang sempat viral beberapa waktu yang lalu.

    Direktur Reserse Kriminal Umum ( Dir Reskrimum) Polda Lampung Kombes Pol Reynold Hutagalung melalui Kepala Sub Direktorat 1 Keamanan Negara (Kasubdit 1 Kamneg) Polda Lampung AKBP Dodon Priyambodo didamping Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat ( Kasubbid Penmas) Bid Humas Polda Lampung AKBP Rahmad Hidayat pada saat konferesi pers mengatakan, pihaknya telah menetapkan seorang tersangka berinisial IMR bin BR (46) warga kampung Banjar Agung Tulang Bawang.

    “Tersangka diduga telah melakukan penghasutan dan mengajak orang dikampungnya untuk menghentikan ibadah Natal dan pemalangan pintu gereja pada 25 Desember 2021 silam,” kata Dodon, Selasa (18/1/2022) siang.

    Modus tersangka ini, lanjut Dodon, dengan menggunakan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No.8 dan 9 Tahun 2006 yang sifatnya hanyalah pedoman agar kepala daerah menjaga kerukunan. Tidak ada sangsi pidana hanya sifatnya administratif atau bersifat hanya pembinaan dan pemberitahuan.

    Dari hasil pemeriksaan, tersangka IMR ini sudah lama menghalang- halangi kegiatan peribadatan para jamaat GPI Tulang Bawang.

    “Sudah tiga kali, yang terakhir pada 25 Desember 2021. Sudah 22 saksi yang diperiksa yakni dari pihak gereja 9 orang, pemda 3 orang, saksi terkait surat 2 orang dan 8 orang yang masih didalami terkait dengan keterlibatannya,” imbuhnya.

    Barang bukti yang diamankan terkait perkara ini berupa 3 unit Handphone berisikan rekaman penghasutan untuk mengajak rekan-rekannya menghentikan kegiatan di gereja, surat-surat yang salah satunya ditujukan kepada Bupati Tulang Bawang 12 November 2021, 1 unit flashdisk berisi data digital hasil penarikan data terhadap 1 unit HP merk Samsung, 34 keping papan, 1 batang kayu bulat, 2 lembar banner bertuliskan “GPI Ditutup”.

    Akibat perbuatannya tersangka IMR dijerat dengan pasal 14 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1946 dan atau pasal 160 KUHPidana dan atau pasal 175 KUHPidana dengan ancaman 10 tahun penjara. [Nnd]