Blog

  • Puan Maharani Ajak Perempuan di Parlemen Jadi Pelopor Kemajuan Budaya Indonesia Melalui Desain Batik


    GK, Jakarta –
    Seusai memimpin Rapat Paripurna DPR RI ke-16 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2021-2022 di Gedung Nusantara II DPR RI, Senayan Jakarta Jumat (18/2/2022) pagi tadi.

    Ketua DPR RI Puan Maharani menyempatkan hadir di acara pameran dan pengumuman pemenang Lomba Desain Batik bertema Perempuan dan Rempah Indonesia yang digelar oleh Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPP-RI).

    “Ketika berbicara tentang batik, sesungguhnya kita sedang bicara tentang karya adiluhung karya yang bernilai tinggi dari kebudayaan atau peradaban Indonesia yang sudah ditekuni oleh orang Indonesia secara turun temurun. Kita bicara batik, maka sebenarnya kita bukan hanya bicara tentang selembar kain atau pakaian yang dilukis dengan motif. Batik adalah bagian dari keunikan budaya Indonesia, bagian dari jati diri orang Indonesia yang harus selalu kita jaga dan kita lestarikan.” Pernyataan ini disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani dalam sambutannya sebelum mengumumkan nama-nama pemenang lomba desain yang diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.

    Menurut Ketua DPR RI perempuan pertama ini, terus merawat dan menghidupi batik yang termasuk dalam ragam wastra nusantara merupakan salah satu wujud nyata dari apa yang pernah disampaikan Presiden pertama Sukarno, bahwa orang Indonesia perlu memiliki berkepribadian yang berlandas pada kebudayaan bangsa. Membuat lomba desain motif batik seperti yang dilakukan oleh KPP-RI ini, menurut Puan, merupakan bagian dari gotong royong besar rakyat untuk melestarikan dan memajukan kebudayaan Indonesia.

    “Dalam kesempatan ini, saya juga ingin mengajak perempuan-perempuan di parlemen supaya terus menjadi pelopor kemajuan budaya Indonesia. Bukan hanya batik, tapi seluruh wastra atau pun kebudayaan Indonesia yang bisa kita pergunakan, bisa kita pakai, bisa kita lestarikan, dan tentu saja kita jaga sebagai warisan budaya yang memang milik Indonesia. Karena sekarang ini banyak sekali produk budaya Indonesia yang kalua tidak kita patenkan, produk budaya Indonesia kemudian diklaim milik negara lain,” katanya.

    Puan yang tampil elegan dengan gaun hitam dan blazer batik berwarna sogan itu menggaris bawahi pentingnya para anggota parlemen untuk meresapi, menrawat dan menghidupi terus budaya Indonesia. “Inilah tugas kita untuk bisa ikut menjaga dan melestarikan apa yang menjadi budaya Indonesia. Bukan hanya cara berpakaian, tetapi juga, bagaimana cara kita menjalankan tugas sebagai anggota parlemen. Karena budaya itu mencakup tata cara kita berbicara dan berperilaku, bukan hanya berpakaian,” ia menegaskan.

    Digelar dengan skala nasional, 91 desain motif batik dikirimkan para perajin batik dari berbagai wilayah di Indonesia pada panitia lomba yang membuka pendaftaran selama tiga pekan pada November 2021 lalu. “Dari 91 desain motif yang masuk, kami memilih 20 sebagai finalils dan memilih lima pemenang. Rencananya, desain motif batik ini nanti bisa menjadi pilihan motif untuk menjadi seragam para perempuan parlemen baik di pusat mau pun di daerah,” kata Casytha A. Kathmandu, anggota DPD RI Provinsi Jawa Tengah yang menjadi ketua panitia lomba.

    Krisdayanti, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan yang besama dengan Ratu Ngadu Bonu Wulla (anggota Fraksi Partai Nasdem), Kanjeng Ratu Hemas (anggota DPD RI dari Provinsi DI Yogyakarta) dan Arzeti Bilbina (Fraksi PKB) mengatakan, baru kali ini ia menjuri lomba desain motif batik yang temanya perempuan dan rempah.

    “Tema itu tampaknya membuat motif-motif yang dilahirkan para peserta yang sebagian besar adalah perajin batik juga menjadi unik. Dalam motif batik jadi bisa ada cabai, asam, cengkih, bunga lawang dan rempah-rempah lainnya. Perempuan dan rempah Indonesia ini bisa menjadi pemantik ide dan imajinasi para peserta untuk menerjemahkannya. Saya senang, pemenangnya anak muda, baru 16 tahun, berbakat dan mudah-mudahan bisa menjadi motivasi anak muda lain untuk terus melestarikan batik,” ungkap Krisdayanti.

    Sebagai tindak lanjut lomba, Presidium KPP-RI, Dewi Asmara (Fraksi Partai Golkar) mengatakan pihak KPP-RI akan menjadikan motif batik yang terpilih sebagai pemenang menjadi batik untuk seragam perempuan parlemen tidak hanya di pusat, melainkan juga di daerah tingkat satu hingga tingkat dua. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi sekaligus upaya para perempuan parlemen untuk terus merawat dan menghidupkan batik sebagai warisan budaya Indonesia. [red]

  • Tim Patroli SS-SB Kodim 0410/KBL Lakukan Patroli Wilayah Guna Tingkatkan Kamtibmas Wilayah

    GK, Bandar Lampung — Dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Tim Patroli Setiap Saat Siap Bergerak (SS-SB) Kodim 0410/KBL melaksanakan patroli wilayah.

    Patroli tersebut rutin dilakukan sekaligus memberikan imbauan kepada seluruh komponen masyarakat untuk ikut bersama-sama peduli dan aktif dalam menjaga stabilitas Keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Hal itu, di ungkapkan Letda Inf Sunarto SE selaku Perwira Pengawas di Markas Kodim 0410/KBL, Sabtu (19/2) sore.

    “Ya, Patroli ini rutin di laksanakan setiap harinya guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif sehingga warga masyarakat di wilayah Kota Bandar Lampung merasa aman, nyaman dan terlindungi,” kata Letda Sunarto.

    Lanjutnya, Letda Sunarto berharap patroli ini dapat mencegah terjadinya tindak pidana kejahatan sehingga kehadiran tim Patroli ini benar-benar memberi kenyamanan dan ketentraman masyarakat Kota Bandar Lampung.

    “Patroli ini diharapkan dapat mencegah rencana kejahatan yang mungkin bisa timbul di masyarakat sehingga diharapkan kemanaan dan ketertiban masyarakat di Kota Bandar Lampung dapat terus meningkat,” pungkasnya.

    Dalam pelaksanaannya, tim Patroli melaksanakan mobilisasi ke beberapa tempat fasilitas umum, Mall, poskamling, pemukiman penduduk dan obyek vital, SPBU, tim patroli juga mengajak warga masyarakat wilayah Bandar Lampung untuk selalu disiplin memakai masker saat bepergian dalam mematuhi protokol kesehatan karena Pandemi Covid 19 ini belum berakhir. [Red]

  • Unila Beri Gelar Profesor Kapolda Banten Rudy Heriyanto Adi Nugroho

    GK, Bandar Lampung – Universitas Lampung (Unila) memberi gelar profesor kepada Kapolda Banten Irjen Pol. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, S.H., M.H,. Pemberian gelar secara resmi dilakukan pada kegiatan Pengukuhan dan Orasi Ilmiah Profesor Fakultas Hukum Universitas Lampung, Sabtu, 19 Februari 2022, di GSG Unila.
    Irjen Pol. Dr. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, S.H., M.H., yang juga dosen tidak tetap FH Unila dikukuhkan menjadi Guru Besar dalam Bidang Ilmu Mediasi Kepolisian. Pada kesempatan tersebut ia menyampaikan orasi ilmiahnya berjudul “Mediasi Kepolisian dalam Rangka Mencapai Restorative Justice (Solusi Atas Keadilan dan Kepastian Hukum).
    Dalam orasinya ia membahas tentang mediasi kepolisian sebagai upaya penyelesaian perkara pidana di luar pengadilan melalui diskresi kepolisian oleh Polri. Dimana hal ini menjadi harapan sebagian besar masyarakat sehingga keadilan tidak lagi dilihat sebagai pembalasan, tetapi telah bergeser menjadi keadilan sebagai langkah untuk perbaikan atau pemulihan keadaan.
    Hal ini karena keadilan restoratif menekankan pada pemulihan kerusakan akibat kejahatan, melalui restitusi materiil maupun simbolik, membangun kembali harga diri pelaku, dan mengembalikan mereka kepada masyarakat. Lebih jauh lagi, keadilan restoratif memberi fasilitas bagi pemulihan komunitas dengan menegaskan nilai yang dirusak oleh pelaku kejahatan.
    Berdasarkan perjalanan panjang bertugas menangani ribuan perkara baik yang sederhana hingga yang rumit, ia kemudian dapat merumuskan tiga hal. Pertama, perlu adanya penyelesaian perkara di luar pengadilan oleh Polri dalam pelaksanaan tugas penyelidikan dan penyidikan.
    Kedua, memastikan proses penyelesaian perkara di luar pengadilan oleh Polri berkepastian hukum dan mencerminkan rasa keadilan di masyarakat.
    Terakhir gagasan tentang penerapan Online Dispute Resolution sebagai salah satu upaya menuju polisi 4.0, mengingat perkembangan teknologi informasi yang terus mengalami kemajuan.
    Penyelesaian perkara pidana di luar pengadilan melalui diskresi kepolisian oleh Polri yang berkepastian hukum dan mencerminkan rasa keadilan masyarakat, dilakukan dengan tetap memperhatikan asas legalitas yang ada, namun lebih mengutamakan prinsip keadilan. Hal ini juga didukung Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif.
    Acara pengukuhan ini menambah lagi daftar panjang guru besar yang telah dikukuhkan Unila melalui program Percepatan Guru Besar.
    Prof. Dr. Karomani, M.Si., selaku Rektor Unila mengaku bangga karena Unila telah menorehkan prestasi luar biasa terkait penambahan jumlah guru besar yang sangat signifikan.
    “Saya bangga menjadi warga Unila karena kita sudah menorehkan prestasi yang luar biasa,” ujarnya saat diwawancarai sejumlah awak media.
    Pemberian gelar ini turut dihadiri sejumlah tamu undangan di antaranya sekretaris Mahkamah Agung, ketua Mahkamah Konstitusi, wakil Gubernur Banten, jajaran Polda Banten, serta jajaran pimpinan Universitas Lampung.
  • Hadapi Pilratin Lampung Barat, Danyon B Pelopor Siagakan Personel Brimob


    GK, Lampung – Dalam menghadapi Pesta Pemilukada yang akan dilaksanakan Serentak di Kabupaten Lampung Barat, Komandan Batalyon B Pelopor menyiapkan dan Menyiagakan 1 SST Personel Brimob Batalyon B Pelopor di Mako Batalyon B Pelopor Gunung Sugih pada Sabtu, 19 Februari 2022.

    Rangakaian Pelaksanaan Pilratin Serentak di Kabupaten Lampung Barat yang akan dilaksanakan pada 21-24 Februari 2022 ini menyiagakaan Team Pengamanan dari Kepolisian Resort Lampung Barat dan Pasukan Anti Anarkis dari Satbrimob Polda Lampung. Dimana Personel Polri yang bertugas untuk mengamankan jalannya tahap Pungut dan Hitung Suara.

    Personel Brimob yang bergabung dengan Polres Lampung Barat akan melaksanakan Pengamanan dengan Meningkatkan Patroli Cipta Kondisi aman, agar tidak terjadi rangkaian kejahatan yang bermodus pada ranah politik.

    Mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid 19, Personel Polres dan Brimob mempunyai misi untuk dapat menekan dan menahan Angka Suspek Covid 19 di Kab. Lampung Barat. Tentunya dengan melaksanakan himbauan kepada masyarakat yang melaksanakan Pemilihan agar selalu menjaga jarak dan tidak berkerumun. Sehingga Pesta Demokrasi ini berjalan dengan aman dan damai. [Red]

  • Diduga SMAN 1 Semaka Lakukan Pungli Modus Daftar Ulang

    GK, Investigasi – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus diduga melakukan pungutan liar (Pungli), dengan cara menarik sejumlah biaya Sekolah kepada wali murid pada tahun ajaran 2020/2021.

    Berdasarkan Surat Edaran Dinas Pendidikan Provinsi Lampung nomor 420/1062/V.01/DP.2/2020 berisikan,

    “Dalam rangka meningkatkan aksesabilitas dan mutu pembelajaran bagi peserta didik di Sekolah, serta pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Covid-19, diminta kepada Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB Negeri dan Swasta se-Provinsi Lampung penerima dana BOS reguler dan BOSDA, untuk tidak melakukan penarikan SPP atau sumbangan lainnya terhadap wali murid peserta anak didik”.

    Hal demikian tidak berlaku untuk wali murid SMAN 1 Semka, disinyalir orangtua/wali murid dibebani biaya untuk pembangunan Sekolah dan iuran lainnya. Dengan modus daftar ulang siswa/i baru.

    Setiap ajaran baru Komite Sekolah SMAN 1 Semaka mengadakan musyawarah orang tua/wali murid peserta didik baru untuk menentukan besaran dana yang akan ditanggung selama siswa menempuh pendidikan di SMAN 1 Semaka tersebut.

    Salah satu wali murid yang enggan di sebut nama nya, mengatakan sangat keberatan atas apa kebijakan pihak Sekolah, “Sebenarnya saya sangat keberatan karena saya ini orang tidak mampu, tapi kita tidak bisa menolak karena itu sudah di musyawarahkan kepada para wali murid bersama komite sekolah,” katanya.

    Masih menurutnya, “Namun itu bukan musawarah dan mufakat, melainkan pengumuman karena ketika sampai di Sekolah, para Pengurus Komite mengumumkan “ini lho anggaran Dana yang kita butuhkan,” ungkapnya.

    “Untuk anak kelas 1 atau kelas X, jumlah biaya daftar ulang RP. 2.600.000 pembayaran bisa di angsur,” tambahnya.

    Hal serupa juga disampaikan oleh wali murid siswi kelas 2 atau kelas XI, yang namanya enggan untuk disebutkan.

    Ia mengatakan, “Hasil musyawarah wali murid dan komite sekolah untuk tahun ajaran 2020/2021 biaya daftar ulang sebesar Rp.1.800.000,- anak saya sudah ngangsur karna setiap akan semester siswa dipinta angsuran pembayaran,” jelasnya.

    Jika mengacu pada PP Nomor 48 tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan, Permendikbud No. 75/2016 tentang Komite sekolah pasal 12 huruf (b), dan Permendikbud No. 44/2012 tentang Pungutan liar dan sumbangan pada pendidikan dasar, hal yang terjadi di SMAN 1 Semaka tersebut jelas bertentangan dengan Regulasi yang ada.

    Dalam permendikbud No. 44/2012 dijelaskan perbedaan antara Pungutan liar dengan sumbangan.

    Pungutan adalah penerimaan biaya pendidikan baik berupa uang dan/atau barang/jasa pada satuan pendidikan dasar yang berasal dari peserta didik atau orangtua/wali secara langsung yang bersifat wajib, mengikat, serta jumlah dan jangka waktu pungutannya di tentukan oleh satuan pendidikan dasar.

    Sumbangan merupakan penerimaan biaya pendidikan baik berupa uang dan/atau barang/jasa yang diberikan oleh peserta didik, orangtua/wali, perseorangan atau lembaga lainnya kepada satuan pendidikan yang bersifat sukarela, tidak memaksa, tidak mengikat dan tidak ditentukan oleh satuan pendidikan baik jumlah maupun jangka waktu pemberiannya.

    Sumarno Selaku Kepala SMAN 1 Semaka saat diminta konfirmasi diruang kerjanya, ia berdalih dan menjawab,

    “Sudah lah tidak usah komfirmasi seperti itu. Kita enakin aja, silaturahmi saja ngobrol enak,” kata Kepala SMKN 1 Semaka.

    Menyikapi hal yang terjadi Arman selaku Ketua DPW LEMBAGA Kader Militan Jokowi (KAMIJO) Provinsi Lampung, pada hari Jumat (18/2/2022) mengataka, bahwa jika demikian adanya maka pihak SMAN 1 Semaka telah menabrak aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

    “Disatuan Lembaga Pendidikan gunanya untuk Meningkatkan Sumberdaya Manusia (SDM) dengan mencerdaskan Anak Bangsa, bukan untuk membodoh-bodohi atau manipulasi wali murid,” kata Ketua DPW Kamijo.

    Arman meminta pihak terkait untuk menindak atas pungutan yang terjadi di SMAN 1 Semaka.

    “Untuk Dinas terkait agar dapat segera mengaudit serta meninjau ulang dan mengevaluasi atas pungutan yang terjadi di SMAN1 Semaka,” tandasnya. [Tim]

  • Ketua DPRD Lampung Hadiri Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

    GK, Lampung – Ketua DPRD Lampung hadiri Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang digelar di Kelurahan Suka Jawa, Lampung Tengah, Sabtu (19/02)

    Mingrum Gumay SH., MH mengungkapkan, kegiatan ini merupakan upaya peningkatan dan kembali mengingatkan hakikat dan nilai ideologi Pancasila serta wawasan kebangsaan dalam bermasyarakat.

    ” Di era saat ini, kita jangan lengah mengenal dan menyikapi nilai Pancasila, karena kesenjangan dalam bermasyarakat kita saat ini boleh jadi kita tidak menerapkan nilai Pancasila yang salah satu kandunganya memiliki nilai toleransi dan semangat gotong royong ” Ujar Mingrum

    Mingrum juga mengingatkan bahwa di kondisi pandemi dengan variant Omicron masyarakat tidak boleh terkesan egois dengan tetap melakukan kegiatan yang mengumpulkan orang dengan jumlah besar.

    ” Virus ini akan cepat bisa dikendalikan dengan catatan kita harus patuh dan konsisten melakukan prokes, Pemerintah lakukan sejumlah aturan untuk menyelamatkan rakyat jadi jangan disikapi berbeda ” Lanjut Mingrum

    Terakhir, Mingrum berharap masyarakat suka Jawa menjadi contoh bagi desa lainnya dalam menerapkan dan menjalankan serta saya berharap tidak ada kasus terkonfirmasi disini.

    ” Kalau semua sehat, ekonomi bergerak dan ini sebagai upaya kita membantu pemulihan ekonomi nasional ” Tutup Mingrum. 

  • Mencuri Hp Korban yang sedang Cas, Menggunakan Batang Singkong


    GK, Lamtim – Petugas Kepolisian Polsek Melinting, Kabupaten Lampung Timur, berhasil mengungkap kasus tindak pidana, pencurian telepon genggam.

    Kapolres Lampung Timur AKBP Zaky Alkazar Nasution, S.H, S.IK, M.H, didampingi Kapolsek Melinting IPTU Saipullah, S.H, pada Jumat (18/2), menjelaskan bahwa inisial tersangka adalah HA (31) warga Desa Tanjung Aji, Kecamatan Melinting.

    Berdasarkan Data Pihak Kepolisian, tersangka diduga mengawali aksi kejahatannya, dengan cara membuka jendela kamar, kemudian mengambil telepon genggam milik korban, dengan bantuan batang singkong yang bercabang.

    Petugas Kepolisian Polsek Melinting yang mengetahui tersangka tengah menjalani penahanan di Mapolsek Labuhan Maringgai, karena terlibat dalam kasus yang berbeda, segera melakukan proses pemeriksaan dan pengembangan terkait tindak pidana pencurian telepon genggam tersebut.

    Untuk melengkapi berkas penyelidikan, Polisi juga telah mengamankan Kotak Telepon Genggam, Tas Kecil, Senter, Obeng, Tang, dan Sandal, sebagai barang bukti. [Red]

  • Babinsa Koramil 410-02/TBS Monitoring Peristiwa Kebakaran di PT Jago Jaya Expres


    GK, Bandar Lampung — Babinsa Koramil 410-02/TBS Kodim 0410/KBL Serda Biterman bersama aparat Kepolisian setempat monitoring peristiwa kebakaran perkantoran dan mess PT Jago Jaya Expres 1 di Jln. Udang 1 RT 12 LK 01 Kelurahan Garuntang Kec. BW Kota Bandar Lampung, Jumat (18/02/2022).

    Saat di konfirmasi, Serda Biterman  menjelaskan bahwa, Peristiwa kebakaran itu terjadi dikarenakan adanya konsleting listrik yang menyebabkan 1 buah bangun mess dan perkantoran serta 3 unit sepeda motor dan barang barang lainnya terbakar. 

    Lanjutnya, Api kebakaran berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar dengan dibantu warga sekitar. 

    “Sekitar pukul 11.45 WIB, api berhasil di padamkam oleh petugas Damkar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, kerugian akibat dari kebakaran ini diperkirakan kurang lebih sekitar 250.000.000 (Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah),” terangnya. [Red]

  • Kapolsek Kota Agung Bina Keakraban dengan Purnawirawan Polri dan Warakawuri


    GK, Tanggamus – Dalam rangka membina keakraban Kapolsek Kota Agung AKP Sugeng Sumanto, S.E., M.H., menggelar silaturahmi dengan purnawirawan Polri dan warakawuri, Kamis (17/2/22) pagi.

    Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah purnawirawan diantaranya AKP (Purn) Syamsul Ahyan, Ipda (Purn). Jupri Masir, Ipda (Purn). Dahlan Sarbu, Bripka (Purn). I Nyoman dan Bripka (Purn). Ahmad Zuruddin.

    Dalam kegiatan yang digelar di Mapolsek Kota Agung itu juga dihadiri Kabag Ops Kompol Bunyamin, S.H., M.H., mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, S.I.K.

    Kapolsek Kota Agung AKP Sugeng Sumanto mengungkapkan, kegiatan tersebut digelar dalam rangka bina keakraban, silaturahmi dan perkenalan Purnawirawan Polri dan warakawuri.

    “Kami bangga dan berterima kasih yang sangat tinggi kepada sesepuh yang hadir. Kami telah melaksanakan tugas dengan baik dan tentunya karena peran para sesepuh purnawirawan,” ungkap AKP Sugeng Sumanto.

    Sambungnya, dalam kegiatan tersebut juga diisi dengan coffee morning, sarapan bersama dan meminta masukan dalam pelaksanaan tugas kedepan.

    “Alhamdulillah, para purnawirawan juga memberikan saran dan masukan kepada kami dalam menjalankan tugas di wilayah hukum Polsek Kota Agung,” tandasnya.

    Sementara itu, Bripka (Purn). Ahmad Zuruddin mengaku sangat berterima kasih atas silaturahmi tersebut dan membuatnya bangga sebab purnawirawan dilibatkan memberikan masukan serta saran dalam pelaksanaan tugas Polri khususnya Polsek Kota Agung.

    “Kami akan terus mendukung dan membantu pelaksanaan tugas Polsek Kota Agung dalam pelayanan tugas kepada masyarakat yang lebih baik,” ucapnya. [Ar]

  • Dukung Pembangunan Di Wilayah, Plh Danramil 410-06/Kedaton Hadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan


    GK, Bandar Lampung – Plh Danramil 410-06/Kedaton Kapten Cpl Made Diazmika turut hadir dalam kegiatan musyawarah rencana pembangunan tingkat Kecamatan yang bertempat di Aula Kantor Kecamatan Kedaton Jalan Rusa No 80 RT 03 LK 1 Kelurahan Sukamenanti Kecamatan Kedaton Kota Bandar Lampung. Kamis (17/02/2022).

    Kapten Cpl Made Diazmika mengatakan, musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) kelurahan adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan (stakeholder) kelurahan, untuk menyepakati rencana kegiatan pada tahun anggaran berikutnya,

    “Peran TNI melalui satuan Komando Kewilayahan (Koramil) adalah salah satu pendukung program percepatan pembangunan di wilayah binaannya sesuai tugas pokok membantu tugas pemerintah daerah dan membantu pemerintah daerah dalam bidang pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.

    Dalam kesempatan tersebut Kpaten Cpl Made Diazmika memberikan imbauan agar nanti dalam pelaksanaannya tidak terjadi penyalahgunaan anggaran, sehingga program pembangunan benar-benar tepat sasaran. [Red]

  • Wagub Chusnunia Tinjau Operasi Pasar Minyak Goreng, di Pasar Sidowaras, Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah

    GK, Lampung Tengah – Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim, didampingi Wakil Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, meninjau Operasi Pasar Murah (OPM) Minyak Goreng, yang dilaksanakan di Pasar Sidowaras, Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (17/2/2022).
    OPM tersebut diselenggarakan Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung serta Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.
    Pelaksanaan Operasi Pasar Murah minyak goreng ini juga berdasarkan arahan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan serta bekerjasama dengan PT. Tunas Baru Lampung dan PT. Domus Jaya. Dalzm OPM ini didistribusikan paket minyak sebanyak 3000 liter ke Kecamatan Bandar Mataram dan 1000 liter ke Kecamatan Bumi Ratu Nuban.
    Selain meninjau OPM, Wagub juga meninjau secara langsung proses bedah rumah warga di Desa Sidowaras.
    Bedah rumah ini dilaksanakan dalam rangka merespons cepat aduan masyarakat di daerah itu bahwa ada rumah warga bernama Poniyem hampir ambruk.
    “Kami dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten serta masyarakat bahu-membahu dan alhamdulillah bisa bersama-sama membenahi rumahnya,” ujar Wagub Nunik.
    Wagub juga menyerahkan beberapa bantuan berupa paket sembako, obat-obatan, alat masak, selimut, kasur dan sebagainya.
    Wagub Nunik berharap masyarakat dapat lebih cepat tanggap untuk melaporkan kejadian-kejadian yang ada disekitarnya melalui platform yang ada seperti sosial media maupun call center milik Pemerintah Provinsi Lampung dengan nomor 0811-7905-000.
    “Laporan yang sifatnya medesak akan segera kami tangani,” tegasnya. (Rls)
  • Orang Menyebutnya ‘Sederhana tapi Kena’, Pemimpin Untuk Pekon Balak yang Siap Membawa Pembaharuan

    GK, Lambar – Menyongsong Pemilihan Peratin yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 Februari nanti, yang akan diikuti oleh sebanyak 60 pekon di Kabupaten Lampung Barat mengundang perhatian masyarakat khususnya Pekon Pekon Balak, Kecamatan Batubrak.

    Pasalnya, Pekon Pekon Balak dalam kontestasi Pilratin serentak ini di ikuti 5 kandidat, yang merupakan putra-putra terbaik di Pekon Balak, selain merupakan ibukota dari Kecamatan Batubrak, Pekon Balak juga sebagai pusat dari sebuah Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Bekhak, Kepaksian Pernong Lampung.

    Tidak berlebihan bila masyarakat Pekon Balak berharap seorang figur dan pemimpin yang mampu membawa pembaharuan dalam berbagai bidang yang selama ini masih menjadi permasalahan krusial bagi pekon tersebut diantaranya adalah Pengembangan/pelestarian Kebudayaan, pembangunan SDM, Pengelolaan SDA berkelanjutan dan Integrasi koordinasi kerjasama pemerintah pekon dengan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan yang masih minim, terlebih peran serta lembaga-lembaga kemasyarakatan pekon yang harus dibenahi menjadi sorotan utama.

    Agus irawan, seorang Calon Peratin No. Urut 1, besar dan di lahirkan di Pekon Balak pada tanggal 17 Juli 1977 Anak ke-5 dari 5 bersaudara dari pasangan Syahbudin dan Siti Khodijah, sosok yang terbilang muda dan sederhana, yang kehadirannya dalam kontestasi pilpratin gelombang I ini, kehadirannya menyita perhatian masyarakat ketika kemunculannya dengan membawa Perspektif baru, program kerja, konsep pemikiran arah pembangunan yang segar dan rasional, ditopang pula oleh latar belakang personal dalam bermasyarakat yang baik, maka wajar jika hadirnya “mamak Agus” sapaan akrabnya dalam kontestasi Pilratin ini disambut oleh masyarakat Pekon Balak dengan suka cita dan mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat.

    Selain Visi dan misi yang diusung Program Kerja yang di tawarkan juga sangat sesuai dan mampu Untuk menjadi jawaban atas apa yang pernah menjadi harapan Bupati lampung barat H. Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Drs. H. Mad Hasnurin yang disampaikan dalam sebuah acara Deklarasi Damai para Calon Peratin di GOR Aji Saka bebrapa waktu yang lalu.

    “Saya berharap bagi bapak ibu yang terpilih di tahun 2022 ini, harus melakukan kajian dan identifikasi apa yang menjadi persoalan di Pekon, tawarkan ide-ide dan gagasan serta pemikiran bagaimana memecahkan persoalan, lakukan lompatan pembangunan”.

    Berikut adalah Visi Misi Agus irawan yang menjadikannya sebagai calon yang oleh masyarakat pekon balak yang menyebutnya dengan isitilah “Sederhana tapi Kena”

    Visi:

    “Menjadi penyelengara penerintah yang jujur, Transparan, Berbudaya untuk meujudkan Masayarakat Pekon Balak yang Mandiri dan Sejahtera ”.

    Misi:

    1. Optimalisasi peran penerintah pekon dalam pelayanan terhadap masyarakat
    2. Memperkuat nilai-nilai luhur masayarakat
    3. Memperkuat fungsi lembaga pekon dan lembaga kemasyarakatan pekon
    4. Meujudkan suasana aman dan kondusif
    5. Melayani dengan sepenuh hati

    5. Program kerja unggulan 

    1. Pajak Bumi dan Bangunan (Gratis)
    2. Pelayanan Administrasi Cepat dan Prima
    3. Peningkatan Iman dan Taqwa
    4. Pembangunan Insfrastruktur dan peningkatan Ekonomi masyarakat dengan mengedepankan musyawarah dan sekala prioritas
    5. Pelastarian Budaya dengan menjaga Kearipan lokal

    Salah seorang Pemuda Pekon Balak, menuturkan pendapatnya mengenai sosok Agus Irawan yang mencalonkan diri sebagai Calon Peratin No. Urut 1 tersebut bahwa Agus Irawan adalah seorang yang sederhana, muda, dan dekat dengan masyarakat, dengan program kerja yang masuk akal.

    “Mamak Agus itu, programnya jelas terperinci dan masuk akal, dia juga seorang yang enak diajak diskusi tak sungkan saat diminta pendapat dan mampu memotivasi bagi anak-anak muda untuk maju tanpa menghadirkan sekat seolah sebagai seorang senior yang wajib dihormati sehingga sangat nyaman untuk mengadu dan bertukar fikiran, ini yang dinamakan sosok sederhana tapi kena,” ucapnya.

    Hingga saat ini dukungan kepadanya masih terus mengalir, terlihat dengan antusiasnya masyarakat dari enam pemangku di pekon tersebut yang akan menentukan pilihannya pada hari rabu tanggal 23 Februari 2022 mendatang, untuk meujudkan pekon balak yang mandiri dan sejahtera. [Red]
  • Sandi Nayoan dan SMSI Diskusi Terkait Hukum dan Kebhinnekaan Dalam Dunia Media


    GK, Jakarta – Pengacara Sandi Nayoan atau yang lebih dikenal sebagai “Midun” dalam serial Sengsara Membawa Nikmat berkunjung ke kantor pusat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) pada Selasa malam (15/2).

    Dalam kunjungan tersebut, Sandi Nayoan dan pengurus SMSI Pusat diskusi terkait isu hukum dalam dunia jurnalistik dan kebhinnekaan di Indonesia.

    Dalam diskusi yang berlangsung hingga Rabu dinihari tersebut, Ketua Umum SMSI, Firdaus membuka diskusi dengan menjelaskan berbagai program SMSI Pusat serta isu terbaru terkait keinginan SMSI agar Dewan Pers mengakomodasi berbagai organisasi jurnalis dan organisasi perusahaan media agar dimudahkan menjadi konstituen Dewan Pers.

    “Saat ini, ada standar ganda dan ambang batas dalam Peraturan Dewan Pers didalam penetapan perusahaan media yang menjadi konstituen Dewan Pers,” jelas Firdaus.

    Menurut Firdaus, jika TV hanya memiliki 8 anggota dan dapat menjadi konstituen Dewan Pers, semestinya berbagai organisasi pers yang berada di daerah serta berlatar belakang keagamaan dan daerah juga bisa diakomodir.

    “Standar ganda yang diterapkan dan ambang batas yang ada dalam peraturan Dewan Pers tentang organisasi pers menyumbat peluang berkembangnya berbagai organisasi pers berbasis daerah dan keyakinan tertentu untuk menjadi konstituen. Saya merindukan tumbuh kembangnya usaha pers dan asosiasi wartawan berbasis kedaerahan dan yang berlatar belakang keagamaan seperti tumbuhnya asosiasi Wartawan Melayu, Asosiasi Wartawan Aceh, Asosiasi Wartawan Papua, Jurnalis Sulawesi, Paguyuban Wartawan Katolik, Persatuan Wartawan Nasrani, Jurnalis Pesantran, Jurnalis Muslim, LAPMI, Jurnalis Kampus, dan lainnya” urai ketua Umum SMSI ini.

    “Jika berbagai organisasi yang berbasis kedaerahan dan berbagai latar belakang tersebut dapat tumbuh dan berkembang sebagai konstituen Dewan Pers, dengan begitu fungsi Dewan Pers dalam meningkatkan Kwatitas dan kwalitas serta akses perusahaan dan jurnalis kedunia luar dapat terus dioptimalkan,” ungkap Firdaus.

    Ditegaskannya, kebhinekaan itu takdir, sehingga kita tidak usah tabu untuk terus bersama hidup berdampingan. Dan organisasi pers yang banyak dan datang dari berbagai latar belakang semestinya dapat menjadi arah dan inspirasi hidup berdampingan bagi masyarakat.

    Kepada SMSI, Sandi Nayoan yang berprofesi sebagai pengacara menyarankan agar produk hukum yang diterbitkan oleh Dewan Pers diuji di mahkamah Agung.

    “Kepres Pengurus Dewan Pers dapat digugat ke PTUN. Sedangkan Peraturan Dewan Pers dapat di uji di Mahkamah Agung jika ada aturan yang dianggap merugikan,” ujar Sandi Nayoan.

    Menurut Sandi, dirinya siap membantu SMSI jika diperlukan.

    “Saya siap membantu jika akan menggugat ke PTUN dan Mahkamah Agung jika diperlukan” ujar Sandi.

    Dalam pertemuan tersebut Ketua Umum SMSI Firdaus didampingi Ketua Bidang Tehnologi Agusti Rahmat, kepala Departemen Humas dan kerjasama Aji Waskita. Sementara Sandi Nayoan didamping dua orang staf lawyernya. [Red]

  • Kenali Ancaman Siber, Pertahankan Ideologi Pancasila dan NKRI

    GK, Jakarta — Di era digital sekarang ini kita harus mengenali ancaman siber terhadap negara dalam berbagai bentuk secara cermat, agar kita mampu mempertahankan dan menegakkan ideologi Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

    Demikian disampaikan oleh Komandan Pusat Sandi dan Siber TNI Angkatan Darat Brigjen TNI Iroth Sonny Edhie dalam rapat terbatas bersama Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus, di Markas Besar TNI AD di Jakarta, Selasa, 15 Februari 2022.

    “Tujuan TNI Angkatan Darat jelas, menjaga pertahanan RI dari berbagai sisi, bersama rakyat,” kata Iroth yang memimpin jalannya rapat didampingi beberapa perwira tinggi dan menengah di jajaran TNI AD.

    Menurut Firdaus, rapat terbatas tersebut menindak lanjuti ajakan Kasad Dudung Abdurachman kepada SMSI untuk bersama optimalkan segala potensi untuk penguatan idiologi Pancasila dan NKRI.

    Rencana kerjasama kedua lembaga, yakni SMSI dan Angkatan Darat akan di rumuskan dalam beberapa program yang bisa di-kerjasama-kan mulai dari tingkat pusat sampai daerah-daerah.

    “Harapan kami kerjasama SMSI dan TNI AD tidak berhenti di tingkat pusat, tapi ditindak-lanjuti secara teknis oleh pengurus SMSI Provinsi dengan dukungan Pangdam maupun Danrem di wilayah masing-masing, sebagaimana arahan Bapak KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman dalam pertemuan sebelumnya, yaitu bersama optimalkan segala potensi untuk penguatan idiologi Pancasila dan NKRI,” kata Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus.

    Anggota Pembina SMSI Pusat Drs. KH. M. Ma’shum Hidayatullah, MM juga menyampaikan pandangannya, di era digital ini kerja sama di bidang publikasi yang paling tepat adalah bersama SMSI yang beranggotakan lebih dari 1.700 pengusaha media pers siber di seluruh Indonesia.

    “Apalagi nanti ditambah dengan Millennials Cyber Media (MCM) yang merupakan jaringan media siber kaum milenial, SMSI akan menjadi mitra yang tepat dalam penyebaran informasi,” tutur Ma’shum yang diperkuat oleh pendapat pembina SMSI Pusat Mayjen TNI (Purn) Herwin Supardjo. “Saya sepakat dengan apa yang disampaikan pak kiai, dan akan terlibat aktif bersama melakukan pembinaan pada SMSI” tuturnya.

    Sementara itu penasihat SMSI Pusat Ervik Ary Susanto yang hadir dalam rapat tersebut bersama Sekjen SMSI Mohammad Nasir dan Humas SMSI Wisnutomo, sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Brigjen Iroth Sonny Edhie, bahwa kerjasama ini akan saling mendukung membawa dampak positif.

    Dalam kerja sama ini, kata Ervik, kita bisa mengoptimalkan segenap potensi dan langkah nyata untuk penguatan ideologi Pancasila dan NKRI, khususnya kepada generasi milenial. “Nanti kita dorong MCM sebagai organisasi otonom SMSI tumbuh di tiap daerah,” kata Ervik.

    Selain itu kata Ervik, kita bisa turut berkontribusi memberi masukan kepada pemerintah terkait kebijakan strategis yang berkeadilan dalam rangka peningkatan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. “Di sini kita usulkan ada diskusi serial tentang kebangsaan dengan pembicara Tokoh TNI/Purnawirawan dan wartawan,” tuturnya. 

    Tentu saja, kita turut menangkal informasi hoax di seputar implementasi kebijakan pemerintah. Nanti ada tim monitoring dari tim khusus SMSI dan TNI AD.

    Dan yang tidak kalah penting, tutur Ervik adalah bersama-sama membangun kepercayaan publik terhadap TNI AD selaku garda terdepan dalam menjaga Ideologi Pancasila dan NKRI. [Red]

  • Masyarakat Dua Pekon Harapkan Jembatan Penghubung


    GK, Wonosobo – Miris terlihat jembatan yang menghubungkan antara Pekon Negeri Ngarip dan pekon Banjarsari Dusun Tiga Pedukuhan Pejajahan, Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus, Rabu (16/2/22).

    Pasalnya jembatan penghubung kedua Pekon tersebut sangat rawan kecelakaan saat di lintasi warga.

    Menurut keterangan Jarni warga Pekon Negeri Ngarip, ia mengatakan, “Jembatan ini pernah kami bangun secara swadaya di dua pedukuhan ini, belum sampai satu tahun tapi sudah rusak lagi, karena kita bangun secara swadaya. Lagi pula darurat jembatan kayunya,” katanya.

    Jarni juga mengatakan jembatan darurat tersebut untuk akses jalan anak sekolah, serta untuk warga 2 Pekon Dusun Pejajahan jika mau shalat jumat yang keberadaan Masjidnya di Banjar Sari.

    “Jembatan ini untuk anak-anak sekolah, dari Pedukuhan Pekon Negeri Ngarip Dusun Pejajahan kalau mau sekolah kan muter dulu apa lagi belum satu minggu ini, warga setempat pas kebetulan saudara saya sama anaknya, jatuh dari atas jembatan, untungnya saudara saya dan anaknya itu tidak apa-apa,” terangnya Jarni.



    Dilain pihak Suhaili selaku Kepala Pekon Negeri Ngarip setelah meninjau langsung kelokasi atas laporan warganya yang berkali-kali kecelakaan karena melintas jembatan darurat tersebut betul-betul ia sangat perhatin melihat kondisi jembatan yang sudah rapuh.

    Suhaili mengatakan, “Jembatan yang terletak diantara 2 Pekon ini, pernah dari tahun 2018, 2019, 2020, 2021, kita ajukan ke Dinas terkait yakni Dinas PUPR nyatanya sampai sekarang belum juga ada respon,” ucapnya.

    Suhaili serta masyarakat setempat berharap kepada instansi terkait khususnya Dinas PUPR Kabupaten Tanggamus, untuk bisa meninjau langsung ke lokasi dan merealisasikan harapan masyarakat untuk membangun jembatan penghubung 2 Pekon tersebut, mengganti jembatan darurat yang ada saat ini. [Ar]

  • Dinas Pendidikan Akan Panggil Kepala SMPN 2 Wonosobo, Terkait Adanya Dugaan Penyimpangan Dana BOS


    GK, Tanggamus – Terkait Dugaan penyimpangan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun Anggaran (2020) Badariah Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, diduga telah melakukan korupsi dengan cara menyimpangkan dana BOS yang digulirkan Pemerintah pada Tahun Ajaran (TA) 2020, sehingga mengakibatkan kerugian uang negara.

    Menurut keterangan Arman Selaku ketua DPW Kader Militan Jokowi (KAMIJO) Provinsi Lampung. Ia mengatakan, ditengah masa pandemi Covid -19 yang tengah melanda dunia khususnya Indonesia, ternyata tak menyurutkan niat sejumlah oknum dalam melakukan penyimpangan penggunaan anggaran negara, salah satu diantaranya ialah Lembaga Pendidikan.

    Arman menambahkan, “Seperti yang terjadi di SMPN 2 Kecamatan Wonosobo, penyelenggara pendidikan yang didanai Pemerintah melalui Dana BOS Reguler untuk kegiatan pembelajaran dan ekstrakulikuler TA 2020, diduga kuat itu fiktif,” terangnya.

    Masih menurut Arman, “Pasalnya, sejak pandemi pada awal Tahun 2020, seluruh proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) tatap muka di seluruh indonesia khususnya di Tanggamus baik tingkat SD, SMP dan SMA dilaksanakan secara Daring (Online) tak terkecuali di SMPN 2 Kecamatan Wonosobo,” katanya.

    Selanjutnya Ketua DPW KAMIJO Provinsi Lampung itu menyampaikan, “Namun yang terjadi dalam laporan penyerapan penggunaan dana BOS SMPN 2 Wonosobo untuk anggaran pembelajaran dan ekstrakulikuler tetap terserap, meskipun di masa Pandemi covid -19,” imbuh Arman.

    Dari bantuan dana BOS yang di terima oleh pihak sekolah SMPN 2 Kecamatan Wonosobo yang memiliki jumlah peserta didik 460 siswa/i pada tahun 2020. Pemerintah telah menggelontorkan anggaran senilai Rp. 506.000.000,- untuk kegiatan, keperluan dan kebutuhan sekolah tersebut.

    Ia menyampaikan, penyaluran dana BOS tersebut dibagi dalam 3 tahap yaitu :

    Pada tahap 1. Sebesar Rp. 151.800.000,-

    Pada tahap 2. Sebesar Rp. 202.400.000,- dan

    Pada tahap 3. Sebesar Rp. 150.480.000,-

    “Adapun untuk komponen Program dan kegiatan pembelanjaan banyak menimbulkan tanda tanya. Seperti pada rincian;

    1. Pelaksanaan Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler besaran anggaran Rp. 23.000.000,-. Ini menjadi pertanyaan karena Kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) ditiadakan apa lagi kegiatan ekstrakurikuler, kok ada anggaran sebesar ini?

    2. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) besaran anggaran Rp. 11.000.000,-. Dalam pendaftaran siswa baru sekarang semua melalui online dengan link yang sudah disediakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten. Lantas anggaran itu di gunakan untuk membiayai apa?

    3. Pelaksanaan Kegiatan Assasmen /Evaluasi Pembelajaran besaran anggaran Rp. 30.973.800,-. Lagi-lagi apakah semenjak ada musibah virus covid-19 ada para guru atau Kepala Sekolah SMPN 2 yang memberikan assasmen atau mengadakan kunjungan pendampingan belajar tatap muka ke rumah-rumah para siswanya.?

    4. Pelaksanaan administrasi kegiatan sekolah besaran anggaran Rp. 36.482.200,-

    5. Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan besaran anggaran Rp. 10.000.000,-. Apakah di saat Pandemi dinas atau sekolah masih ada kegiatan workshop, pelatihan atau seminar.?

    6. Pengembangan perpustakaan besaran anggaran Rp. 50.935.000,-. Pengadaan buku perpustakaan atau buku pedoman guru maupun siswa masih belum tercukupi sehingga ada anggaran sebesar ini di masa Pandemi, lalu kemana anggaran sebelumnya?

    7. Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah besaran anggaran Rp. 117.617.000,-. Sesuai dengan juklak dan juknis BOS untuk biaya perawatan gedung sebesar 15% dari pagu dana BOS. Mengapa anggara melebihi dari aturan?

    8. Penyediaan alat multimedia besaran anggaran Rp. 13.000.000,-. Pada suasana Pandemi, sekolah sebaiknya memanfaatkan anggaran lebih banyak untuk pengadaan alat multimedia. Tapi mengapa justru anggaran ini sangat kecil.?

    9. Pembiayaan angganan daya dan jasa besaran anggaran Rp. 180.698.500, juta. Disini terlihat sangat jelas dan fantastis karna untuk biaya pulsa data guru maupun siswa sudah di tanggung oleh pemerintah melalui Kemendikbud. Lalu untuk membiayai apa anggaran sebesar ini?

    10. Pembayaran honor besaran anggaran Rp. 36.660.000,-. Sesuai dengan Permendikbud juklak dan juknis BOS bahwa guru yang diberi honor adalah yang sudah memiliki UNPTK.

    Dari anggaran dana BOS Reguler dalam masing-masing komponen program dan kegiatan tersebut di duga ada kejanggalan banyak yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan peruntukannya. Diduga itu hanya akal-akalan Oknum Kepala SMPN 2 Wonosobo bersama beberapa stafnya untuk mengelabuhi Pemerintah dan masyarakat, terutama wali murid agar mendapatkan keuntungan besar untuk memperkaya diri.

    Saat awak media mencoba untuk meminta konfirmasi dan klarifikasi, Senin 14/02/2022 jam 09.30, Badariah selaku Kepala SMP 2 tidak masuk, di Jam Kerja. Bahkan menurut salah satu guru menyebutkan setiap hari Senin tidak pernah masuk. Badariah juga tidak merespon saat dihubungi via telepon.

    Lalu keesokan harinya Awak media mencoba menyambangi Kepala SMPN2 Wonosobo tersebut, guna konfirmasi, ia menyatakan,

    “Sudahlah jangan di beritakan,” kata Kepala Sekolah tersebut.

    Selanjutnya Awak media mencoba konfirmasi ke Dinas Pendidikan Tanggamus, dan pihak Dinas melalui Kabid Kepegawaian, Helpin Rianda mengatakan akan segera memanggil Badariah Kepala Sekolah SMP 2.

    “Kita akan panggil Kepala Sekolahnya yang diduga telah melakukan korupsi dana BOS tersebut,” kata Helpin (Tim )

  • Anggota Koramil 410-02/TBS Ikuti Pertemuan Lintas Sektor Kecamatan Kemiling


    GK, Bandar Lampung — Anggota Koramil 410-02/TBS menghadiri kegiatan Pertemuan Lintas Sektor Puskesmas Kecamatan Kemiling, Kota Bandarlampung, Rabu (16/2).

    Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Kemiling Bandarlampung.

    Babinsa Sertu Sandra mengatakan Kegiatan membahas masalah kesehatan warga yang ada di wilayah kecamatan Kemiling.

    “Selanjutnya menampung keluhan warga tentang pemberian pelayanan yangg telah di laksanakan oleh pihak Puskesmas Kemiling serta tanya jawab tentang masalah kesehatan,” katanya

    “Kegiatan tersebut berjalan tertib dan ama,” Sambungnya.

    Kegiatan tersebut dihadiri Camat Kemiling di wakili oleh Sekcam, Staf Dinas kesehatan Bandarlampung, Lurah Kec Kemiling, . Kepala Puskesmas Kemiling, Babinsa Kecamatan Kemiling, Bhabinkamtibmas dan Kader pos yandu Kecamatan Kemiling. [Nnd]

  • Bupati Tanggamus Terima Audiensi dari DDS


    GK, Tanggamus — Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, menerima kunjungan audensi dari Donor Darah Sukarela (DDS) Kabupaten Tanggamus, di Ruang Rapat Bupati Tanggamus, Selasa (15/2/2022).

    Turut mendampingi Bupati, Asisten Bidang Pembangunan Sukisno, Kepala Dinas Sosial Zulfadli dan Kepala Dinas Kesehatan Taufik Hidayat.

    Sementara dari Donor Darah Sukarela (DDS) Kabupaten Tanggamus dihadiri oleh Ketua DDS Bayu Santoso beserta jajaran.

    Bayu Santoso dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa tujuan pihaknya adalah untuk bersilaturrahmi sekaligus menyatakan siap bersinergi dengan Pemerintahan Kabupaten Tanggamus, dibidang sosial dan kesehatan.

    Sementara Bupati Dewi Handajani, menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan DDS Kabupaten Tanggamus serta mengapresiasi kinerja dan kontribusi DDS selama ini.

    Lebih lanjut, Bupati menerangkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanggamus juga memiliki program yang berkaitan dengan sosial kemasyarakatan, yaitu Program Jum’at Berkah, yang dalam pelaksanaannya berkoordinasi dengan Baznas Tanggamus, dengan menghimpun zakat dan sedekah dari jajaran pegawai Pemkab Tanggamus, untuk selanjutnya disalurkan langsung kepada masyarakat yang berhak. 

    “Kami dari Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan OPD terkait, mengucapkan terima kasih, mensuport, bersenergi, serta siap bekerja sama kedepannya. Apalagi manfaatnya untuk kepentingan dan kesehatan buat masyarakat di Kabupaten Tanggamus,” tandas Bupati. [Ar]

  • Tim Yayasan Alamanda Berkunjung Ke Rumah Lansia di Waykerap


    GK, Tanggamus – Ketua Yayasan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Alamanda, Roswati Purwantari, M.Pd,. beserta jajaran tim-nya mengunjungi rumah Armani (87) di Pekon Waykerap Banding Agung Kecamatan Semaka, Kabupaten Tanggamus, Selasa (15/02/2022)

    Roswati Purwantari, M.Pd,. menyampaikan, “Kita mengunjungi rumah Armani, lansia (87) di Pekon waykerap. Karena hari ini kami dari kunjungan di Pekon Betung Kecamatan Pematang Sawa, sembari pulangnya sekalian saya bersama tim mampir” jelasnya.

    Masih kata Roswati dalam kunjungannya, “Kita membawakan sembako dan mendata untuk melengkapi persyaratan perobatan dan korsi roda, kunjungan ini semoga bermanfaat dan mudah-mudahan bisa meringankan dari beban saudara kita yang butuh bantuan,” imbuhnya.

    Matsuki anak dari Armani mengatakan, “Atas bantuan Roswati selaku ketua Yayasan LKS dan tim , kami merasa sangat terharu dan kami ucapkan terimakasih,” tutupnya.

    Di tempat yang sama Matzurani Alumbu selaku Kepala Pekon Waykerap, mewakili keluarga Armani, ia mengatakan, “Sangat berterimakasih kepada Roswati Ketua Yayasan LKS Alamanda Kabupaten Tanggamus beserta timnya, yang sudah peduli dengan warganya semoga untuk kedepannya Yayasan LKS Alamanda semakin jaya dan sukses,” terangnya. [Ar]

  • Ketua DPRD Lampung Menerima Silaturrahmi Ikatan Jurnalis Provinsi

    GK, Lampung – Ketua DPRD Lampung menerima silaturahmi Ikatan Jurnalis Provinsi (IJP) dalam rangka persiapan pemilihan Ketua untuk kepengurusan yang baru nantinya. Rabu (16/02)

    Ketua DPRD Lampung, Mingrum Gumay SH., MH mengatakan wadah organisasi profesi wartawan dalam bingkai wilayah kerja harus segera di rekonsiliasi kembali agar mudah dilakukan penataan.

    ” Prinsipnya saya mendukung tugas-tugas jurnalistik, dan IJP harus bisa mengakomodir jurnalis yang melakukan liputan di DPRD Provinsi Lampung agar bisa menjadi wadah komunikasi dan penyerap aspirasi jurnalis itu sendiri ” Ujar Mingrum

    Mingrum juga meminta jajaran DPRD Lampung untuk membantu kerja jurnalis dan tidak mengesankan menghalangi atau memperhambat.

    ” Media sebagai sarana komunikasi dan publikasi, jadi bagaimana masyarakat tau kinerja wakil rakyatnya kalau tidak di bantu oleh rekan rekan jurnalis ” Pungkasnya

    Ketua pelaksana, Bayumi Adinata menjelaskan
    kehadiran Panitia Pemilihan Ketua Ikatan jurnalis Provinsi (IJP) dalam rangka sosialisasi sekaligus silaturahmi.

    ” Sebetulnya IJP sudah lama, ini akan kita coba aktfikan kembali, terimakasih Ketua DPRD telah menerima dan merespon ini dengan baik ” Imbuhnya.