Talang Padang – Sigerlink.com,
Dunia pendidikan Lampung tengah diperbincangkan dengan julukan “awan gelap”, akibat tuduhan beberapa kepala sekolah menyalahgunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk kepentingan pribadi.
Namun, SMKN 1 Talang Padang membuktikan bahwa pendidikan bisa bersinar terang dengan manajemen keuangan yang jujur.
Di bawah kepemimpinan Jamnur Hardy, pengelolaan dana BOS dari pusat dijalankan dengan penuh transparansi, sesuai peraturan.
Setiap rupiah digunakan untuk mendukung fasilitas pembelajaran dan aktivitas ekstrakurikuler, yang membuka peluang bagi siswa meraih prestasi.
Hasilnya, Diniyah Putri raih medali di Kejuaraan Daerah Festival III Putri Nur Aini juara 2 dalam Pencak Silat Raden Intan Championship II dan M. Alif (XI TKR 2) emas di Olahraga Kabupaten (PORKAB), dengan banyak prestasi lain mengikuti.
Kisah ini mengajarkan bahwa akuntabilitas bukan hanya soal menghindari kesalahan, tetapi juga kunci untuk menumbuhkan prestasi dan kepercayaan.
SMKN 1 Talang Padang jadi contoh bahwa integritas dalam mengelola dana publik bisa membawa hasil membanggakan.
Setelah dikenal sebagai contoh keberhasilan integritas dalam mengelola dana BOS di tengah isu korupsi di pendidikan Lampung, Jamnur Hardi Kepala Sekolah SMKN 1 Talang Padang membuka selubung sistem pengawasannya yang kokoh.
Di bawah kepemimpinan Jamnur Hardy, setiap tahap penggunaan dana dari pusat diatur dengan aturan ketat.
Terdapat tim pengawas internal yang terdiri dari guru, staf, dan perwakilan siswa yang memeriksa setiap pengeluaran, mulai dari pembelian alat praktik hingga biaya aktivitas ekstrakurikuler.
Semua transaksi dicatat secara rinci dalam buku akuntansi yang terbuka untuk diperiksa oleh komite sekolah dan pemerintah daerah.
Selain itu, laporan penggunaan dana dipublikasikan di papan informasi sekolah dan grup warga masyarakat agar transparansi terjaga.
Sistem ini tidak hanya mencegah penyalahgunaan, tetapi juga memastikan dana digunakan secara optimal untuk mendukung prestasi.
Seperti yang terbukti, siswa berhasil meraih medali di Festival Daerah, juara pencak silat, dan emas di PORKAB.
Hal ini mengajarkan bahwa pengawasan yang baik adalah pondasi untuk pendidikan yang berkualitas dan terpercaya.(Ys)
